Maurizio Sarri Indikasikan Pensiun di Juventus
Serafin Unus Pasi | 26 Januari 2020 07:40
Bola.net - Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Maurizio Sarri. Sang pelatih mengakui bahwa ia bisa pensiun dari dunia sepakbola setelah kontraknya habis di Juventus.
Sarri bisa dikatakan merupakan salah satu pelatih gaek di Italia. Ia mengawali karirnya sebagai pelatih tim amatir sebelum pada tahun 2008 ia melatih Hellas Verona.
Sejak saat itu reputasi Sarri berkembang menjadi salah satu pelatih top Italia. Pada musim panas kemarin, ia menerima tawaran untuk melatih Juventus di usianya yang memasuki angka 61 tahun.
Sarri mengakui bahwa ia kini tengah mempertimbangkan untuk pensiun dari dunia manajerial. "Setelah merasakan pengalaman ini [melatih Juventus], saya mungkin bisa berhenti melatih," ujar Sarri yang dikutip Goal International.
Baca komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.
Usia Lanjut
Sarri mengakui bahwa usianya yang sudah menginjak 61 tahun menjadi salah satu pertimbangan mengapa ia ingin pensiun.
Ia menilai bahwa di usianya tersebut, energinya mulai terkuras habis sehingga ia tidak yakin bisa melanjutkan karir manajerialnya untuk waktu yang lama.
"Saya pensiun atau tidak tergantuk apakah saya masih memiliki energi yang tersisa atau apakah saya bisa berpikir bahwa saya bisa melatih dengan baik lagi."
Bukan Pengaruh Tekanan
Sarri sendiri membantah bahwa ia mulai mempertimbangkan pensiun karena tekanan besar sebagai manajer Juventus. Ia menilai sama sekali tidak memiliki masalah dengan tekanan di Juventus.
"Tekanan bukanlah penyebab hal ini, karena tekanan dari luar seharusnya tidak mempengaruhi anda. Namun yang mempengaruhi adalah ketika motivasi anda hilang sehingga lebih baik untuk mengakhirinya."
"Saya tidak tahu apakah saya akan tetap menjadi Sarri yang sama setelah kontrak saya di Juventus habis. Jika iya, maka saya akan melanjutkan karir saya, dan jika tidak maka saya akan berhenti." ujarnya.
Laga Berikutnya
Dini hari nanti, Sarri akan melakoni salah satu laga paling emosional dalam karirnya.
Ia akan kembali ke San Paolo, memimpin Juventus menghadapi mantan klubnya, Napoli.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













