Maurizio Sarri Punya Satu Keluhan di Balik Kemenangan Juventus: Hanya Kuat 70 Menit
Asad Arifin | 23 Juni 2020 09:35
Bola.net - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, senang dengan hasil yang didapat pada duel melawan Bologna. Akan tetapi, dia punya satu keluhan yakni Juventus belum mampu konsisten selama 90 menit.
Juventus menang dengan skor 2-0 atas Bologna pada laga pekan ke-27 Serie A 2019/2020, Selasa (23/6/2020) dini hari WIB. Dua gol Juventus pada laga di Renato dall'Ara dicetak Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.
Hasil tersebut menjadi angin segar bagi Juventus. Pasalnya, pada dua laga terakhir, Juventus gagal tampil bagus saat berjumpa AC Milan dan Napoli di Coppa Italia. Gelar juara pun melayang.
Berkat kemenangan atas Bologna, kini Juventus mendapatkan 66 poin di klasemen Serie A. Juventus unggul empat poin dari Lazio yang berada di posisi kedua. Lazio masih punya satu laga ekstra.
Belum Tampil 100 Persen
Juventus tampil agresif di babak pertama. Dua gol diciptakan pemain Si Nyonya Tua. Gol Ronaldo dari eksekusi penalti, sedangkan gol Paulo Dybala dari skema kerja sama yang apik. Juventus bermain bagus di babak pertama.
"Secara fisik, kami lebih tajam malam ini, karena kami mampu menjaga tempo dan intensitas selama 70 menit. Di Coppa Italia, kami 20-30 menit lebih sedikit," ucap Maurizio Sarri kepada Sky Sports Italia.
Penurunan permainan Juventus di babak kedua memang nampak nyata. Bahkan, pada beberapa momen, Juventus harus berjuang meladeni tekanan Bologna. Maurizio Sarri pun mengakuinya.
"Kami punya banyak peluang untuk mengakhiri laga dengan skor 3-0, tetapi energi kami habis jelang akhir dan kami harus bertahan lebih dalam. Ini bukan taktik atau filosofis, ini soal fisiologis," kata Maurizio Sarri.
"Kami kehabisan bahan bakar," jelas Maurizio Sarri.
Respon Kritik

Pasca kegagalan di Coppa Italia, Juventus mendapat banyak kritik. Juventus di bawah kendali Maurizio Sarri dinilai hanya bertumpu pada satu pemain dan mengabaikan permainan kolektif untuk meraih kemenangan.
"Punya pemain dengan individu level atas berarti bisa membantu Anda menyelesaikan laga, tetapi Anda harus bisa menempatkan seluruh tim agar memberikan yang terbaik," ucap Maurizio Sarri.
"Kami harus terus bekerja ketika para pemain bintang sedang tidak dalam performa terbaik. Tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa hari ini mereka tidak cukup tajam. Kami butuh opsi lain," kata Maurizio Sarri.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
5 Pelajaran dari Kemenangan Juventus Lawan Bologna: Penalti Lagi, Ronaldo!
Juventus Benarkan Negosiasi dengan Barcelona untuk Pertukaran Arthur dan Pjanic
Geser Rui Costa, Ronaldo Jadi Pemain Portugal Tersubur di Serie A
Hasil dan Klasemen Serie A: Juventus dan AC Milan Berjaya
Lagi-lagi Cetak Gol Lewat Penalti, Cristiano Ronaldo jadi Bahan Pergunjingan Warganet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
