Mazzarri: Vidic Dikartu Merah Karena Terbawa Tradisi Inggris
Editor Bolanet | 1 September 2014 14:40
- Allenatore Inter Milan, Walter Mazzarri mempertanyakan keputusan wasit Daniele Doveri yang mengkartu merah difensore Inter, Nemanja Vidic dalam laga kontra Torino (31/08). Mazzarri menganggap bahwa Doveri salah mengartikan arti tepuk tangan yang dilakukan pemain asal Serbia tersebut.
Insiden tersebut terjadi pada masa injury time, saat Vidic dinyatakan melanggar kapten , Kamil Glik. Vidic lantas memberikan gestur tepuk tangan ke arah Doveri, yang lantas diartikan sebagai isyarat sarkastik terhadap sang pengadil.
Mazzarri menyatakan bahwa memberikan tepuk tangan kepada wasit setelah dianggap melakukan pelanggaran adalah hal yang lazim terjadi di Premier League Inggris, kompetisi tempat Vidic bermain sebelumnya. Ia menganggap bahwa Doveri terlalu berlebihan merespon aksi pemain 32 tahun tersebut.
Wasit melakukan kesalahan. Seperti yang telah menjadi tradisi di Inggris, Vidic memberikan tepuk tangan kepada wasit atas keputusan pelanggaran yang diterimanya. Doveri salah paham, kartu merah itu sungguh absurd, ungkap Mazzarri seperti dilansir Mediaset.
Tak ada maksud dari Vidic untuk bersikap sarkastik atau menghina wasit. Benar-benar keputusan yang aneh.[initial]
(mp/mri)
Insiden tersebut terjadi pada masa injury time, saat Vidic dinyatakan melanggar kapten , Kamil Glik. Vidic lantas memberikan gestur tepuk tangan ke arah Doveri, yang lantas diartikan sebagai isyarat sarkastik terhadap sang pengadil.
Mazzarri menyatakan bahwa memberikan tepuk tangan kepada wasit setelah dianggap melakukan pelanggaran adalah hal yang lazim terjadi di Premier League Inggris, kompetisi tempat Vidic bermain sebelumnya. Ia menganggap bahwa Doveri terlalu berlebihan merespon aksi pemain 32 tahun tersebut.
Wasit melakukan kesalahan. Seperti yang telah menjadi tradisi di Inggris, Vidic memberikan tepuk tangan kepada wasit atas keputusan pelanggaran yang diterimanya. Doveri salah paham, kartu merah itu sungguh absurd, ungkap Mazzarri seperti dilansir Mediaset.
Tak ada maksud dari Vidic untuk bersikap sarkastik atau menghina wasit. Benar-benar keputusan yang aneh.[initial]
Baca Juga
- Inter Gagal Menang, Jesus Kritik Kepemimpinan Wasit
- 'Inter Mengidap Alergi Terhadap Pemain Italia'
- Cambiasso Kecewa Dengan Cara Inter Akhiri Kontraknya
- Gagal ke Inter, Momen Terburuk Vucinic di Italia
- Duet Dengan Osvaldo, Icardi Kebingungan
- Dodo: Treble Inter Hanyalah Masa Lalu
- Gelandang Baru Inter Ternyata Seorang Juventini?
- Bacca Tak Tertarik Pindah ke Inter
- Inter Siap Melelang, Campagnaro Tak Mau Hengkang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














