Mengapa Cristiano Ronaldo Pantas Ngambek pada Laga Kontra AC Milan? Ini Alasannya
Aga Deta | 13 November 2019 10:38
Bola.net - Cristiano Ronaldo belum lama ini membuat heboh pencinta sepak bola dunia. Namun, itu bukan karena prestasi yang ditorehkan bintang Juventus tersebut.
Sebaliknya, suporter justru menyoroti kontroversi yang terjadi pada pertandingan Juventus kontra AC Milan di Allianz Stadium, dalam laga pekan ke-12 Serie A, Senin (10/11/2019) dini hari WIB.
Bintang Portugal itu ngambek dengan keputusan sang pelatih, Maurizio Sarri. Pada menit ke-55, Sarri menarik keluar Ronaldo dan menggantinya dengan Paulo Dybala.
Cristiano Ronaldo marah atas keputusan yang dibuat allenatore Juventus itu. Ronaldo lantas meninggalkan lapangan tanpa memberi tos atau bersalaman dengan Sarri maupun sejumlah rekannya di Juventus.
Situasi tersebut membuat suporter sepak bola di seluruh dunia melontarkan komentar pedas. Sebagian dari mereka menilai Ronaldo bertingkah seperti anak-anak.
Sebagai seorang bintang, Ronaldo tidak sepantasnya melakukan tindakan yang dianggap tidak sopan tersebut. Namun, Bola.com menemukan fakta baru. Rekan setim Cristiano Ronaldo, Patrick Vieira, menganggap wajar sikap rekannya itu.
Vieira juga membeberkan sejumlah alasan masuk akal atas kemarahan Cristiano Ronaldo akhir pekan lalu.
Cristiano Ronaldo adalah Bintang

Bersama Lionel Messi dan Neymar, Cristiano Ronaldo adalah pemain besar. Seorang pemain besar tentu punya gengsi dan marwah yang harus dijaga.
Keputusan Maurizio Sarri menarik keluar Ronaldo disebut bisa mencederai marwahnya sebagai megabintang sepak bola. Jadi, wajar saja jika Ronaldo begitu marah akhir pekan lalu.
"Ronaldo itu pemain berkelas. Hanya Neymar dan Lionel Messi yang bisa sejajar dengannya saat ini," ujar Patrick Vieira melansir Football Italia, Selasa (12/11/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





