Mengenal Formasi 2-7-2 Racikan Thiago Motta: Kiper Adalah Striker, Striker Adalah Bek!
Asad Arifin | 8 April 2024 13:38
Bola.net - Thiago Motta mendapat banyak sorotan atas hasil kerjanya bersama Bologna pada musim 2023/2024 ini. Sang pelatih pernah membuat geger publik ketika menyebut formasi yang dipakai adalah 2-7-2.
Sebagai pemain, Thiago Motta punya karier yang gemilang. Dia pernah merasakan gelar juara liga ketika membela Barcelona, Inter Milan, dan PSG. Thiago Motta juga punya dua gelar juara Liga Champions dan mampir di final Euro 2012.
Pensiun pada 2018, Thiago Motta kemudian melanjutkan karier sebagai pelatih. Motta memulainya di PSG U-19. Setelah itu, dia mencoba peruntungan di Italia dengan melatih di Genoa, Spezia, dan Bologna.
Motta ditunjuk sebagai pelatih Bologna pada September 2022. Sejak saat itu, Motta mampu mengubah wajah Bologna. Dari sekedar tim papan tengah Serie A, Bologna bersaing untuk satu tempat di empat besar atau zona Liga Champions.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Formasi 2-7-2, Maksudnya Bagaimana?

Pada 2018 lalu, Thiago Motta pertama kali mengeluarkan istilah formasi 2-7-2. Tanpa penjelasan lebih lanjut, 2-7-2 akan jadi formasi yang rumit dan ekstrim. Namun, ini sejatinya hanya soal cara pandang posisi pemain saja.
Motta memakai istilah 2-7-2 karena dia melihat pemain dari kiri ke kanan, bukan dari bawah ke atas. Jadi, Motta melihat posisi pemain dari bangku cadangan ke sisi lapangan lain.
Jadi, formasi 2-7-2 racikan Motta ini pada prakteknya mirip dengan 4-2-3-1 atau 4-1-4-1 yang sekarang sering dipakai di Bologna. Pada formasi 2-7-2, kiper dianggap sebagai gelandang karena posisinya berada di area tengah lapangan. Sama dengan penyerang.
Agar lebih mudah, simak pada grafis berikut ini ya Bolaneters:
Kiper adalah Penyerang, Penyerang Adalah Bek

Ketika masih melatih Spezia, Motta lebih cenderung bermain pragmatis. Namun, di Bologna, dengan kualitas pemain yang lebih baik, Motta ingin timnya dominan dalam penguasaan bola. Motta punya tugas khusus untuk kiper dan penyerang.
"Saya tidak suka dengan angka-angka di lapangan karena bisa menipu. Anda bisa menjadi sangat ofensif dengan 5-3-2 dan bertahan dengan 4-3-3," ucap Motta.
"Tergantung pada kualitas para pemain. Saya pernah bermain dengan bek sayap akhirnya bermain sebagai nomor 9 dan 10. Penjaga gawang dihitung sebagai salah satu dari tujuh lini tengah. Bagi saya, penyerang adalah bek pertama dan penjaga gawang adalah penyerang pertama," ucap Motta.
Sumber: The Sun
Klasemen Serie A 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
Udinese vs Inter: Jadwal, Jam Kick-off, Siaran Langsung, Live Streaming, Statistik
Juventus Menang Tidak Meyakinkan Lawan Fiorentina, Massimiliano Allegri Panen Kritik
AC Milan: Menang, Menang, Menang, Menang, Menang, Menang, Menang
Christian Pulisic Versi AC Milan: Tajam!
Prediksi Udinese vs Inter Milan 9 April 2024
Head to Head dan Statistik: Udinese vs Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Portugal vs Kongo di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama, 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:41
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs Kroasia, 17 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Kongo 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
BRI Region 13 Malang Salurkan 125 Paket Sembako Melalui Majelis Agung GKJW
News 18 Juni 2026, 12:14
-
Hasil Uzbekistan vs Kolombia: Luiz Diaz Pimpin Kemenangan Los Cafeteros
Piala Dunia 18 Juni 2026, 11:01
-
Man of the Match Ghana vs Panama: Antoine Semenyo
Piala Dunia 18 Juni 2026, 10:56
-
Kylian Mbappe dan 'Rumah' Bernama Piala Dunia
Piala Dunia 18 Juni 2026, 10:06
-
Ronaldo Masuk Daftar, Ini 5 Pemain Tertua yang Tampil di Piala Dunia
Piala Dunia 18 Juni 2026, 09:54
-
Klasemen Grup L Piala Dunia 2026 Usai Inggris dan Ghana Menang
Piala Dunia 18 Juni 2026, 08:37
-
Hasil Ghana vs Panama: Black Stars Menang Dramatis Berkat Caleb Yirenkyi
Piala Dunia 18 Juni 2026, 08:09
-
Tempat Menonton Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







