Milan dan Inter, Lawan Terberat Del Piero
Editor Bolanet | 29 Desember 2012 18:30
- Mantan kapten , Alessandro Del Piero mengenang masa-masanya berkiprah di Serie A dan ia mengungkapkan jika duo Milan adalah klub terberat yang pernah dihadapinya.
Penyerang veteran Italia itu dilepas Bianconeri musim panas kemarin setelah mengabdi 19 tahun di Turin. Kini berseragam Sydney FC, Del Piero mengenang dengan indah saat-saat terindah dalam karirnya di Italia.
Lawan terberat saya tentu AC Milan dan . Keduanya adalah tim hebat dan selalu memberikan kami laga yang sulit, ucap pemain berusia 38 tahun itu pada Gazzetta dello Sport.
Meski tak bisa mengakhiri karirnya di Juventus, Del Piero tetap merasa kisah panjangnya bersama Si Nyonya Tua adalah yang terindah. Saya punya hubungan amat dalam dengan Juventus. Dan saya masih punya nasib baik bisa berhubungan erat dengan banyak pemain di sana, imbuhnya.
Del Piero juga menyebut jika hal yang paling disesalinya dalam karir adalah momen-momen final di mana Juventus tak bisa merasakan kemenangan. Sementara untuk gol favoritnya adalah ketika membobol gawang di musim 1994-1995 yang berujung pada sukses Juve menggondol scudetto. (foti/row)
Penyerang veteran Italia itu dilepas Bianconeri musim panas kemarin setelah mengabdi 19 tahun di Turin. Kini berseragam Sydney FC, Del Piero mengenang dengan indah saat-saat terindah dalam karirnya di Italia.
Lawan terberat saya tentu AC Milan dan . Keduanya adalah tim hebat dan selalu memberikan kami laga yang sulit, ucap pemain berusia 38 tahun itu pada Gazzetta dello Sport.
Meski tak bisa mengakhiri karirnya di Juventus, Del Piero tetap merasa kisah panjangnya bersama Si Nyonya Tua adalah yang terindah. Saya punya hubungan amat dalam dengan Juventus. Dan saya masih punya nasib baik bisa berhubungan erat dengan banyak pemain di sana, imbuhnya.
Del Piero juga menyebut jika hal yang paling disesalinya dalam karir adalah momen-momen final di mana Juventus tak bisa merasakan kemenangan. Sementara untuk gol favoritnya adalah ketika membobol gawang di musim 1994-1995 yang berujung pada sukses Juve menggondol scudetto. (foti/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pantau 2 Penyerang Yang Sedang Main di Piala Dunia 2026, Siapa?
Liga Italia 20 Juni 2026, 21:37
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Aljazair vs Austria: Riyad Mahrez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:19
-
Man of the Match Yordania vs Argentina: Giovani Lo Celso
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:09
-
Setelah Elliot Anderson, Manchester City Incar Pemain Chelsea Ini?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 10:30
-
Man of the Match Kolombia vs Portugal: Diogo Costa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:58
-
Man of the Match RD Kongo vs Uzbekistan: Yoane Wissa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:54
-
MU Melawan! Setan Merah Tingkatkan Tawaran untuk Mateus Fernandes!
Liga Inggris 28 Juni 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












