Moggi: Jadikan Juventus Sebagai Alasan, Napoli Pecundang!
Afdholud Dzikry | 2 Maret 2017 15:15
Bola.net - - Mantan petinggi Juventus, Luciano Moggi mengatakan Napoli sebagai tim pecundang karena menjadikan Juventus sebagai alibi atas kekalahan mereka dan memicu perdebatan tentang kelayakan Bianconeri menang.
Atmosfer sepakbola Italia memang memanas setelah leg pertama semifinal Coppa Italia antara tuan rumah Juventus melawan Napoli. Pada pertandingan yang dimenangkan Bianconeri dengan skor 3-1 itu, tuan rumah dinilai mendapatkan bantuan dari wasit lewat dua keputusan penalti yang mereka dapatkan.
Sebelumnya, Paolo Liguori, direktur TGCom24, bahkan mengatakan bahwa Bianconeri memiliki kuasa mutlak dan juga pengaruh yang sama besarnya seperti saat Calciopoli 2006 silam. Menanggapi hal itu, Moggi pun mengutarakan pendapatnya.
Saya menonton pertandingan ini dan saya tak melihat ada alasan untuk semua pemberontakan ini. Ini terlihat bagi saya seolah-olah Juventus sekali lagi digunakan lagi sebagai alibi para pecundang, seperti yang mereka lakukan pada tahun 2006. Kita telah kembali ke atmosfer 2006: di Italia menjadi superior dibanding yang lain tak diperbolehkan, ujarnya.
Saya membuat contoh: Milan. Mereka pergi ke Reggio-Emilia melawan Sassuolo, the Neroverdi tak mendapatkan sebuah penalti yang jelas dan ini semua seakan tak ada yang terjadi... apakah itu normal? tambahnya.
Juventus tak bermain baik di babak pertama, tapi Napoli tak signifikan. Umpan-umpan mereka, penguasaan bola mereka, ini semua hanya seperti membiarkan lawan bangkit. Mereka yang tak mengerti apapun tentang sepakbola bahkan mungkin berpikir mereka tampil baik, tapi Napoli bukan tim pada kondisi untuk menang, sambungnya.
Ditambahkan oleh Moggi bahwa permainan Juventus membaik di babak kedua setelah Juan Cuadrado masuk menggantikan Stephan Lichtsteiner.
Juventus tak bermain bagus. Kemudian Cuadrado datang dari bangku cadangan dan mengubah permainan, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Petakan 2 Alternatif Mateta, Termasuk Striker Manchester United
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:43
-
Dominasi 78 Persen Tapi Kalah, Juventus Ukir Sejarah Paling Memalukan di Serie A
Liga Italia 18 Januari 2026, 06:40
-
Man of the Match Cagliari vs Juventus: Elia Caprile
Liga Italia 18 Januari 2026, 05:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






