Mohamed Salah Musim 2016/2017: Sinar 'Maradona Berjenggot' untuk AS Roma
Asad Arifin | 30 Maret 2020 08:19
Bola.net - Mohamed Salah kini menjadi salah satu pemain terbaik Liverpool. Perannya sangat penting bagi klub. Namun, jika menengok ke belakang, musim 2016/2017 di AS Roma menjadi momen menentukan bagi Mohamed Salah.
Mohamed Salah bakal selalu dikenang sebagai salah satu pemain terbaik di klub. Pada musim 2019/2020 ini, dia berpeluang membawa Liverpool mengakhir 'puasa' gelar juara Premier League.
Sebelum Premier League dihentikan karena pandemi virus corona. The Reds sedang memimpin klasemen dengan keunggulan 25 poin dari Manchester City di posisi kedua. Liverpool hanya butuh enam poin tambahan untuk juara.
Gelar juara musim 2019/2020 memang belum jelas. Namun, setidaknya dia sudah punya satu gelar prestisius untuk Liverpool yakni Liga Champions musim 2018/2019. Mohamed Salah turut mencetak gol di laga final.
Kisah Mohamed Salah Terbuang dari Chelsea dan Bersinar di Serie A
Mohamed Salah menjadi perhatian saat Chelsea membelinya dari FC Basel pada 2014 lalu. Dana yang harus dibayar Chelsea tidak murah, 13,2 juta euro. Tidak murah karena saat itu Mohamed Salah bukan siapa-siapa.
Sempat digadang-gadang bakal menjadi bintang baru di Stamford Bridge, Mohamed Salah gagal bersinar di Chelsea. Dia tidak mendapat menit bermain sesuai harapan. Chelsea pun melepasnya.
Pada paruh kedua musim 2014/1015, The Blues melepas Mohamed Salah ke Fiorentina dengan status pinjaman selama enam bulan. Mohamed Salah mampu mencetak enam gol dan tiga assist untuk La Viola.
AS Roma, yang kala itu dilatih Luciano Spalletti, kemudian meminta klub mendatangkan Mohamed Salah. Pada musim 2015/2016, Mohamed Salah menjadi milik Roma dengan status pinjaman, sebelum dibeli semusim berikutnya dengan 15 juta euro.
Kisah Manis 'Maradona Berjenggot' di Serie A
Mohamed Salah sudah menunjukkan performa yang impresif untuk AS Roma di musim pertamanya, 2015/2016. Dia mampu mencetak 14 gol dan enam assist. Namun, musim tersebut hanya sebatas pemanasan bagi pemain dengan julukan 'Maradona Berjenggot' itu.
Performa terbaik Mohamed Salah untuk AS Roma terjadi pada musim 2016/2017. Bersama Edin Dzeko dan El Shaarawy dia menjadi trisula andalan di lini depan AS Roma. Mereka membawa Roma bersaing ketat dengan Juventus.
Roma memang gagal meraih scudetto Serie A musim 2016/2017, tetapi mereka mampu berada di posisi kedua dan hanya terpaut empat angka dari Juventus yang menjadi scudetto.
Sepanjang musim 2016/2017, Mohamed Salah memainkan 31 laga di Serie A. Pemain asal Mesir tersebut mampu mencetak 15 gol dari 80 shots yang dilepaskan. Mohamed Salah juga mampu membuat 11 asist. Performa gemilang.
Mohamed Salah kemudian juga menjadi pemain terbaik Afrika 2017.
Performa apik ini kemudian membuat Liverpool membelinya dengan harga 42 juta euro. Transfer yang patut disesalkan pihak Roma. Mohamed Salah harusnya pantas dihargai lebih mahal dari itu.
Sumber: Squawka
Baca Ini Juga:
- Kangen Sepak Bola? 5 Film Dokumenter Ini Mungkin Bisa jadi Obatnya
- Mengaku Fans Sejati Manchester United, Tahu 5 Top Skor Sepanjang Masa Klub?
- 5 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Manchester, Siapa Saja Selain Ryan Giggs?
- Daftar Prestasi Solskjaer Selama 1 Tahun Jadi Manajer Permanen MU, Mana yang Terbaik?
- 5 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Real Madrid, Ada Nama Cristiano Ronaldo?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


