Ogah Prestasi Treble-nya di Inter Milan Disamakan dengan Scudetto Conte, Mourinho: Gak Level!
Ari Prayoga | 9 Juli 2021 00:55
Bola.net - Jose Mourinho menegaskan bahwa prestas treble winners yang ia capai bersama Inter Milan tak layak dibandingkan dengan kesuksesan Antonio Conte meraih Scudetto musim 2020/21 kemarin.
Mourinho sukses mempersembahkan tiga gelar juara sekaligus bagi Inter pada musim 2009/10 silam, yakni Serie A, Coppa Italia, serta trofi Liga Champions.
Setelahnya, Inter sempat merasakan puasa gelar juara selama satu dekade lamanya sebelum akhirnya musim lalu sukses merengkuh Scudetto di bawah asuhan Conte.
Penegasan Mourinho
Kini, Mourinho baru diperkenalkan sebagai pelatih baru AS Roma. Dalam sesi konferensi pers, seorang jurnalis membandingkan prestasi treble-nya di Inter dengan Scudetto Conte musim lalu. Mourinho pun tersenyum kecut mendengarnya.
“Ada beberapa pelatih dalam sejarah klub yang tidak boleh Anda bandingkan dengan orang lain. Untuk klub ini, jangan bandingkan Capello atau Liedholm dengan pelatih lain," ujar Mourinho seperti dikutip Football Italia.
“Untuk Inter, jangan pernah membandingkan orang lain dengan Herrera atau saya, karena Anda tidak bisa melakukan itu,” tegasnya.
Konteks Ucapan Mourinho
Pernyataan Mourinho di atas merujuk pada fakta bahwa Fabio Capello dan Nils Liedholm merupakan dua pelatih tersukses sepanjang sejarah Roma.
Sementara itu, hanya ada dua orang yang sukses membawa Inter berjaya di pentas Liga Champions. Dua sosok itu adalah Mourinho dan Helenio Herrera.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


