Pelatih Milan Sebut Loftus-Cheek Sebagai Monster dan Ungkap Hubungannya dengan Leao
Editor Bolanet | 15 Maret 2025 08:29
Bola.net - Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, mengungkapkan bahwa dirinya sangat blak-blakan dalam berkomunikasi dengan Rafael Leao. Selain itu, pelatih asal Portugal ini juga menyambut kembalinya Ruben Loftus-Cheek, yang disebutnya sebagai "monster" secara fisik.
Conceicao menyampaikan hal ini dalam konferensi pers jelang laga Serie A melawan Como di San Siro pada Sabtu (27/4). Milan membutuhkan kemenangan untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen.
Leao, yang baru saja tampil sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-2 atas Lecce, disebut Conceicao sebagai salah satu pemain terbaik di Serie A. Sementara itu, Loftus-Cheek siap kembali memperkuat tim setelah pulih dari cedera.
Hubungan Conceicao dengan Leao

Conceicao mengaku memiliki hubungan yang sangat terbuka dengan Rafael Leao. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang jujur dan langsung adalah kunci untuk memaksimalkan potensi sang pemain.
“Saya tidak ingin fokus pada individu. Rafa adalah salah satu pemain terbaik di Serie A; dia bahkan bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Saya sudah berbicara dengannya; kami sangat blak-blakan satu sama lain,” kata Conceicao, seperti dikutip dari Milannews.
Conceicao juga memuji kesediaan Leao untuk membantu tim, baik sebagai starter, pemain pengganti di menit ke-40, atau bahkan di menit ke-90. Hubungan baik antara pelatih dan pemain ini diharapkan bisa membawa dampak positif bagi performa Milan.
Loftus-Cheek: Monster Fisik yang Siap Kembali

Ruben Loftus-Cheek akhirnya siap kembali memperkuat Milan setelah absen lama karena cedera. Conceicao menyebut pemain asal Inggris itu sebagai "monster" secara fisik dan sangat antusias memilikinya kembali.
“Saya belum pernah memilikinya dalam tim karena dia cedera, tapi sekarang dia sudah 100% fit. Dia belum siap bermain 90 menit, tapi saya sangat menyukainya. Dia gelandang yang sangat kuat dan bisa masuk ke kotak penalti lawan dengan baik,” ujar Conceicao.
Loftus-Cheek, yang mencetak 10 gol musim lalu, diharapkan bisa memberikan kontribusi besar di sisa musim ini. Conceicao yakin pemain berposisi box-to-box ini akan menjadi aset penting bagi Milan.
Tantangan di Lini Depan dan Pertahanan
Conceicao juga membahas tantangan yang dihadapi Milan di lini depan dan pertahanan. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim untuk mencapai keseimbangan dalam permainan.
“Kami telah bekerja pada berbagai aspek, terutama serangan, pertahanan, dan lini tengah. Semua ini adalah upaya kolektif, dimulai dari kiper hingga ke depan,” kata Conceicao.
Meski begitu, Conceicao mengaku belum yakin akan memainkan dua penyerang sekaligus, seperti Santiago Gimenez dan Tammy Abraham, dari menit awal. Strategi ini akan disesuaikan dengan kondisi pertandingan.
Masa Depan Theo Hernandez di Milan
Theo Hernandez, bek kiri andalan Milan, dikenal karena kemampuannya menyerang. Conceicao mengaku tidak ingin membatasi kemampuan Theo, tetapi mencari keseimbangan agar pemain asal Prancis itu tetap bisa berkontribusi di lini belakang.
“Saya tidak bisa membatasi kemampuan menyerangnya. Saya harus membiarkannya bermain bebas dan menemukan keseimbangan yang tepat agar dia bisa berkontribusi seperti yang dilakukannya melawan Lecce,” ujar Conceicao.
Dengan persiapan matang dan kembalinya Loftus-Cheek, Milan berharap bisa meraih kemenangan penting melawan Como. Kemenangan ini akan menjadi langkah besar dalam perburuan mereka meraih tiket Liga Champions musim depan.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Dengan Gaya Main Liverpool dan PSG, Como Akan Serang Milan
- Nggak Paham Bola! Ini Pembelaan Capello Pada Allegri Yang Taktiknya Dicap Kuno
- Jika Allegri Batal Dipilih, Ini Dua Alternatif Pengganti Conceicao di Milan Versi Capello
- Capello Dukung Reuni Allegri Dan Paratici di AC Milan
- Berubah Pikiran, AC Milan Tidak Jadi Permanenkan Joao Felix?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominasi 78 Persen Tapi Kalah, Juventus Ukir Sejarah Paling Memalukan di Serie A
Liga Italia 18 Januari 2026, 06:40
-
Man of the Match Cagliari vs Juventus: Elia Caprile
Liga Italia 18 Januari 2026, 05:03
LATEST UPDATE
-
Chelsea Bekuk Brentford 2-0, Liam Rosenior Full Senyum!
Liga Inggris 18 Januari 2026, 14:56
-
Cetak Gol Lagi di Bernabeu, Raul Asencio: Semoga Bisa Lebih Banyak Lagi!
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 09:37
-
Kalahkan Levante, Arbeloa Sanjung Mentalitas Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:53
-
Madridista Cemooh Skuad Real Madrid, Alvaro Arbeloa: Memang Sudah Selayaknya!
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:33
-
Michael Carrick Hanya Butuh 3 Hari untuk Hancurkan Sang Tetangga Berisik
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:10
-
Prediksi Wolves vs Newcastle 18 Januari 2026
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:00
-
MU 'Hancurkan' Manchester City, Peter Schmeichel: Terima Kasih, Carrick!
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:50
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Momen Kamera Tangkap Gerutu Declan Rice Usai Gagal Kalahkan Nottingham Forest
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48






