Pelatih Zenit Tak Mau Jadi Kambing Hitam Kegagalan Witsel ke Juve
Editor Bolanet | 3 September 2016 19:00
Witsel tampak seperti akan segera bergabung dengan raksasa Italia itu pada musim panas ini setelah sang gelandang dikabarkan telah mendarat di Turin dan menjalani tes medis, dan antara kedua klub telah sepakat dengan biaya 18 juta euro dan 3 juta euro bonus.
Namun pada akhirnya transfer tersebut batal terjadi setelah pihak Zenit membatalkan transfer tersebut karena tak mendapatkan pengganti Witsel di sisa waktu bursa transfer yang sangat mepet itu.
Sulit untuk menemukan seseorang yang berkualitas dalam dua hari. Saya telah memberikan segalanya. Saat di Nyon, dalam pertemuan antara pelatih UEFA, semua orang melihat saya, termasuk Max Allegri. Saya berbicara di telepon sepanjang hari, saya berbicara dengan 10 agen pemain, ujarnya.
Saya telah menemukan pemain tepat, di klub Rusia, tapi setelah mereka tahu kami tengah bernegoisasi untuk menjual Witsel ke Juventus, mereka mendongkrak harganya. Itulah yang membuat Witsel batal pindah, terangnya.
Sangat mudah untuk menyalahkan saya, tapi dalam kenyataannya adalah tak cukup waktu untuk menyelesaikan operasi dalam ukuran ini. Sungguh menyakitkan mendengar orang-orang mengatakan ini adalah kesalahan saya. Mari perjelas, pelatih bisa mengusulkan ide-ide, tapi tak pernah membuat keputusan di bursa transfer, sambungnya.
Saya telah memberikan izin Witsel untuk pergi, jika tidak, dia tak akan menjalani tes medis di Turin. Kami melakukan segala kemungkinan untuk membuat Witsel menjadi pemain Juventus, bahkan 10 menit sebelum bursa transfer di tutup, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




