Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Gia Yuda Pradana | 14 Februari 2026 11:17
Bola.net - Laga Pisa vs Milan pada pekan ke-25 Serie A 2025-2026 berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Rossoneri di Stadion Cetilar Arena, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat AC Milan tetap berada dalam jalur persaingan gelar juara musim ini.
Laga berlangsung ketat sejak awal karena Pisa mampu menahan tekanan tim tamu dengan pertahanan rapat. Milan membutuhkan momen individu untuk memecah kebuntuan dan memastikan tiga poin penting.
Gol penentu lahir pada menit-menit akhir lewat Luka Modric yang tampil efektif saat tim membutuhkan ketenangan. Kemenangan tersebut mempertegas bahwa Rossoneri masih memiliki daya saing dalam perburuan Scudetto.
Gol Modric Jadi Penentu Kemenangan

Ruben Loftus-Cheek membawa Milan unggul lebih dulu melalui sundulan di babak pertama. Akan tetapi, Niclas Fullkrug gagal menggandakan keunggulan setelah tendangan penaltinya mengenai tiang gawang.
Pisa menyamakan skor lewat Felipe Loyola setelah Milan kehilangan konsentrasi di babak kedua. Namun, Modric muncul sebagai penentu lewat tusukan ke kotak penalti yang diakhiri penyelesaian akurat.
“Itu penting bagi kami karena kami tidak boleh kehilangan kemenangan hari ini, sebab poin ini krusial untuk tetap berada dalam persaingan liga,” kata Modric kepada DAZN Italia. “Kami sedikit mengendur di babak kedua, lalu menekan lagi dan mencetak gol yang sangat berarti bagi kami.”
Rekor Usia dan Dukungan Suporter

Modric kini menjadi pemain tertua ketiga yang mencetak gol di Serie A pada usia 40 tahun 157 hari. Catatan itu hanya kalah dari Alessandro Costacurta dan Zlatan Ibrahimovic yang juga pernah membela Milan.
Para pendukung Milan bahkan melantunkan nyanyian khusus untuk gelandang asal Kroasia tersebut. Nyanyian itu sebelumnya identik dengan dukungan suporter Napoli kepada Diego Armando Maradona.
“Merupakan kehormatan mendengar mereka menyanyikan lagu itu untuk saya, terima kasih banyak,” ujar Modric dengan senyum. Ia mengaku momen tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus tampil maksimal di sisa musim.
Fokus Satu Pertandingan demi Satu Pertandingan

Pelatih Massimiliano Allegri terlihat aktif memberi instruksi kepada Loftus-Cheek agar lebih agresif masuk kotak penalti. Loftus-Cheek mengakui peran pelatih sangat membantu dalam terciptanya gol pembuka.
“Tidak banyak ruang di antara lini karena Pisa sangat rapat dan sulit ditembus,” kata Loftus-Cheek kepada DAZN Italia. “Pelatih terus meminta saya menyerang kotak penalti dan umpan silang itu berhasil saya manfaatkan.”
Ia juga menegaskan Milan tidak ingin terlalu jauh memikirkan persaingan dengan Inter di puncak klasemen. Namun, fokus utama tim adalah menjaga konsistensi permainan dari laga ke laga.
“Yang terpenting adalah fokus pada diri kami sendiri dan mengambil setiap pertandingan satu per satu,” ujar Loftus-Cheek. “Jika perhatian kami teralihkan pada tim lain, itu bisa merugikan kami.”
Laga Pisa vs Milan menjadi bukti bahwa setiap poin memiliki arti besar di fase akhir musim. Rossoneri masih harus bekerja keras jika ingin menjaga peluang juara hingga pekan terakhir kompetisi.
Sumber: Football Italia
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Juventus Angkut Kiper Baru dari Inggris
Liga Italia 17 Agustus 2026, 15:52
-
3 Sinyal Positif dari Kemenangan 2-0 Liverpool atas Como
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 09:40
-
Djed Spence dan Sejarah Panjang Inter Milan yang Membuatnya Tertarik Pindah ke Italia
Liga Italia 17 Agustus 2026, 08:35
-
Juventus Siapkan Transfer Ganda, Incar Fofana dan Tomori dari AC Milan
Liga Italia 17 Agustus 2026, 08:01
-
Kalah dari AC Milan, Performa MU Memang Se-Ampas Itu!
Liga Inggris 16 Agustus 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
