Pengakuan, Buffon Ternyata Sempat Menjadi Fans Inter Milan
Yaumil Azis | 19 Maret 2020 09:14
Bola.net - Gianluigi Buffon mengakui bahwa dirinya sudah menjadi fans Juventus sejak masih kecil. Namun karena suatu hal, ia jadi membelot dan mendukung klub rival, Inter Milan.
Buffon dikenal sebagai pemain yang sarat sejarah. Dan kebanyakan prestasinya ia raih selama menjadi penjaga gawang Juventus 17 tahun lamanya.
Sejauh ini, ia hanya kekurangan gelar Liga Champions saja. Sudah tiga kali dalam karirnya Buffon bermain di babak final. Namun, prestasi terbaiknya hanyalah jadi runner-up saja.
Tapi ada satu prestasi yang melengkapi karirnya, yakni juara Piala Dunia. Ia mendapatkannya saat memperkuat Timnas Italia pada tahun 2006 lalu. Dan ia, mungkin, takkan bisa mendapatkannya jika tidak bersinar saat bersama Juventus.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pengakuan Gianluigi Buffon
Sebagai legenda klub, Buffon tahu persis bagaimana rivalitas yang ada di antara Juventus dengan Inter Milan. Ia sudah melewati serangkaian duel legendaris yang dikenal dengan sebutan Derby d'Italia.
Namun siapa yang menyangka kalau pria berumur 42 tahun itu sempat membelot dan mendukung Inter Milan. Namun ia punya alasan, yakni karena Nerazzurri pada saat itu diasuh oleh Giovanni Trapattoni.
"Anda ingin pengakuan? Yang di mana tak pernah saya katakan? Sewaktu kecil, sekitar umur tujuh tahun, saya adalah seorang fans Juventus," ujar Buffon kepada Juventus TV.
"Namun saya jatuh cinta kepada Giovanni Trapattoni dan saat dia pindah ke Inter [di tahun 1986] saya jadi ragu karena kecintaan saya terhadap karakternya, lalu saya mendukung Inter," lanjutnya.
Pernah Mendukung Banyak Tim
Tidak hanya Inter, Buffon juga mendukung banyak klub Italia lainnya seperti Pescara dan Como. Bahkan ia juga pernah menjadi fans dari sebuah tim yang pernah berjaya di masa lampau, Genoa.
"Setelahnya saya mulai mendukung Pescara, Como, Avellino, Campobasso, dan kemudian sejak berusia 12 tahun, saya mulai mendukung Genoa," tambahnya.
"Ini membuat semakin jelas seberapa pentingnya sosok hingga melampaui sebuah tim. Trapattoni telah menyetrum saya," pungkas pria yang juga pernah memperkuat PSG itu.
(Goal International)
Baca juga:
- Gianluigi Buffon Ungkap Alasannya Kembali ke Juventus
- Paul Pogba Kenakan Seragam Juventus Saat Latihan, Untuk Apa?
- Pertukaran Pjanic dan Jorginho, Solusi Bagi Juventus dan Chelsea?
- Gelandang Juventus Ini Buka Suara Usai Dinyatakan Positif Terjangkit Virus Corona
- Fokus Conte di Bursa Transfer: Pemain Veteran, Seperti Pirlo atau Barzagli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
LATEST UPDATE
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35













