Penjelasan Ilmiah dari Lompatan Super Ronaldo Setinggi 2,56 Meter
Afdholud Dzikry | 19 Desember 2019 13:27
Bola.net - Mencetak gol-gol spektakuler melalui kaki kanan dan kaki kirinya memang sesuatu yang bisa dikatakan biasa untuk Cristiano Ronaldo. Namun mencetak gol sundulan spektakuler seperti yang ia lakukan ke gawang Sampdoria sangat spesial dan bisa dikatakan jarang terjadi.
Melawan Sampdoria di lanjutan Serie A, Kamis (19/12/2019) dini hari, Ronaldo mencetak sebuah gol sundulan yang membuat banyak orang berdecak kagum. Pada laga itu sendiri, Juventus menang dengan skor 2-1.
Sepasang gol Nyonya Tua masing-masing dicatatkan Paulo Dybala (19') dan Cristiano Ronaldo pada akhir babak pertama. Gol Ronaldo pada laga tersebut sangat sensasional karena ia melompat sangat tinggi sebelum melakukan sundulan.
Melansir dari The Sun yang dikutip dari Bola.com, Kamis (19/12/2019), tinggi lompatan Cristiano Ronaldo dalam laga tersebut mencapai 2,56 meter. Aksi Ronaldo tersebut langsung mengundang decak kagum.
Tak sedikit yang memberikan pujian untuk pesepak bola berusia 34 tahun itu. Termasuk sang pelatih Maurizio Sarri.
Cristiano Ronaldo memang dikenal memiliki segudang senjata untuk mencetak gol. Ya, eks pemain Real Madrid tak hanya piawai mencetak gol dengan kakinya melainkan juga anggota tubuh lainnya.
Satu di antara keterampilan mencolok yang dimiliki kekasih Georgina Rodriguez ialah lompatan yang begitu tinggi. Tak jarang Ronaldo melakukan aksi tersebut saat berada di lapangan.
Kondisi tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya, bagaimana Cristiano Ronaldo bisa melakukan lompatan yang begitu tinggi? Apakah hal tersebut merupakan kemampuan alamiah atau keterampilan yang ia latih?
Penjelasan Ilmiah
Pada 2011, para ilmuwan pernah mengecek kondisi fisik Cristiano Ronaldo yang diabadikan dalam sebuah film dokumenter "Ronaldo: Tested To The Limit". Dengan teknologi yang mumpuni, tubuh Ronaldo dianalisis untuk mendapatkan yang memengaruhi lompatan Ronaldo.
Dari hasil penelian yang dilakukan para ilmuwan tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan. Eks pemain Manchester United itu ternyata memiliki lemak tiga persen lebih sedikit ketimbang supermodel.
Ronaldo juga mempunyai lingkar paha 61,7 cm. Bahkan, Ronaldo bisa berlari sejauh 25 meter dalam waktu 3,61 detik, ia hanya 0,3 detik lebih lambat dari pelari cepat profesional.
Kondisi tersebutlah yang membuat Ronaldo bisa melompat begitu tinggi. Dengan bentuk tubuh seperti itu, Ronaldo bisa melompat setinggi 44 cm ketika dalam keadaan diam. Sangat biasa. Lompatan itu diukur dari permukaan tangah sampai telapak kakinya.
Namun, saat bermain di lapangan Ronaldo tentunya jarang melakukan lompatan dalam kondisi diam. Apabila dalam kondisi berlari dan ditopang otot tungkai yang kuat, Ronaldo bisa melompat hingga 78 cm. Luar biasa. Lompatan itu juga diukur dari permukaan tanah sampai kakinya.
Jadi, jika tinggi Ronaldo 1,87 meter; maka saat melompat maksimal mencapai 2,65 meter. Lompatan ini diukur dari permukaan tanah hingga kepala Ronaldo.
Lompatan itu lebih tinggi dari yang dicatatkan Ronaldo saat mencetak gol melawan Sampdoria.
Catatan tersebut juga lebih tinggi dari lompatan yang dilakukan para pemain NBA. Para pebasket biasanya hanya mampu melompat setinggi 71 cm (dari permukaan tanah sampai kaki).
Selain itu, gaya Ronaldo dalam mendorong tubuhnya ke atas hampir mencapai 5g atau mirip dengan yang biasanya dilakukan astronot saat lepas landas.
Sederet data tersebut tentunya ditunjang dengan teknik lompatan dan waktu yang tepat. Wajar tentunya jika Ronaldo kerap melakukan lompatan yang tinggi saat akan menyundul bola, seperti golnya ke gawang Sampdoria.
Sering Melakukannya
Cristiano Ronaldo tak hanya sekali melakukan lompatan tinggi saat mencetak gol. Ia juga pernah melakukannya saat bermain bersama Real Madrid.
Kala itu, pada babak 16 besar Liga Champions 2012/2013 melawan Manchester United, Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan dengan melompat tinggi demi mendapatkan bola yang siap dihalau Patrice Evra.
Sambil melentingkan tubuhnya, Ronaldo langsung menyundul bola sambil mengelabui Evra yang tak menggapai bola. Kemudian pada musim 2017-2018, Ronaldo kembali melakukannya saat mencetak gol salto spektakuler ke gawang klub yang kini ia bela, Juventus.
Tak banyak yang mengira, Ronaldo bisa melakukan aksi tersebut lantaran bola yang dikirim bek sayap El Real, Dani Carvajal, cukup tinggi dan tak mampu dijangkau pemain belakang Nyonya Tua.
Sumber: The42
Disadur dari: Bola.com (Faozan Tri/Yus Mei Sawitri)
Published: 19/12/2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Resmi Datangkan Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 26 Agustus 2026, 05:37
-
Juventus Resmi Lepas Michele Di Gregorio ke Bournemouth
Liga Italia 26 Agustus 2026, 05:23
-
AC Milan Bidik Jack Grealish: Solusi Kreatif Ruben Amorim di Sisi Kiri Lini Serang?
Liga Italia 25 Agustus 2026, 22:21
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
LATEST UPDATE
-
5 Statistik yang Membuktikan Bruno Fernandes Layak Jadi PFA Player of the Year 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 20:14
-
AC Milan Bisa Meledak Bersama Ruben Amorim: Bukan Pelatih Biasa!
Liga Italia 26 Agustus 2026, 18:44
-
Transfer Tottenham Musim 2026/2027: Sudah Habiskan Rp10,37 Triliun!
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 17:47
-
Alejandro Balde Sudah Ambil Keputusan, Manchester United Dipastikan Gigit Jari!
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 16:58
-
Transfer Youri Tielemans ke Manchester United Dapat Nilai 9
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:43
-
Arsenal dan Misi Treble Musim 2026/2027
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:12
-
Manchester United Siapkan Tawaran Rp1,03 Triliun untuk Eduardo Camavinga
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59









