Performa Lukaku Merosot, Conte Salahkan Mourinho
Richard Andreas | 31 Juli 2019 15:00
Bola.net - Antonio Conte begitu mendambakan Romelu Lukaku di Inter Milan. Conte yakin striker Manchester United itu masih layak dianggap sebagai salah satu striker terbaik di dunia, dia hanya salah digunakan oleh Jose Mourinho.
Kepergian Lukaku dari Old Trafford tampaknya tidak terhindarkan lagi. Kabarnya, Lukaku tidak puas hanya duduk di bangku cadangan karena Ole Gunnar Solskjaer lebih menyukai Marcus Rashford. Pergi adalan jalan terbaik.
Striker sehebat Lukaku tentu tidak akan sepi peminat. Inter Milan terlebih dahulu bergerak, tentu sesuai perintah Conte. Tak lama, Juventus juga mulai menimbang peluang mendatangkan Lukaku.
Keputusan ada di tangan Lukaku, tapi sepertinya striker Belgia ini sudah memahami kekaguman Conte. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kesalahan Mourinho
Menurut The Independent, Conte yakin Lukaku masih layak dianggap sebagai striker kelas dunia. Performa Lukaku merosot hanya karena kesalahan Jose Mourinho.
Mourinho meminta Lukaku bermain sebagai target man. Kala itu, Lukaku justru lebih sering memunggungi gawang lawan, sebab dia berperan sebagai tembok umpan untuk penyerang MU yang lain.
Conte tahu peran itu keliru. Mantan pelatih Chelsea ini yakin bisa memaksimalkan potensi Lukaku dalam peran complete forward alias lebih sering berlari di celah pertahanan lawan.
Ketajaman Lukaku
Lukaku bergabung dengan Setan Merah dua tahun lalu. Dia nyaris ke Chelsea dan bermain di bawah Conte, tetapi pada akhirnya MU membajak pergerakan Chelsea dan lebih dahulu merayu Everton.
Lukaku hanya mencetak 16 gol di Premier League di musim pertamanya bersama MU, dan hanya mencetak 12 gol di musim keduanya. Mourinho dipecat, nasib Lukaku semakin tidak jelas.
Perlakukan Lukaku di MU ini jauh berbeda dengan di timnas Belgia. Meski fisiknya tinggi-besar, Lukaku tetap bisa berlari mengecoh lawan. Dia sudah membuktikan itu bersama Belgia di Piala Dunia 2018 lalu.
Sayangnya, tidak ada kesempatan di MU bagi Lukaku. Pergi ke Serie A bisa jadi pilihan terbaik, entah ke Inter atau Juventus.
Baca Juga:
- Lepas Lukaku, MU Dapatkan Dybala, Mandzukic dan Rp 170 Miliar
- Setelah Kristiansund, Ini Jadwal Manchester United Selanjutnya
- Rooney Dukung Penuh MU Beli Harry Maguire
- Panggung Utama Manchester United Sekarang Jadi Milik Marcus Rashford
- Dybala ke MU, Solskjaer Bisa Mengulangi Kesalahan Ferguson dan Van Gaal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






