Perihal Tiga Gambar Monyet yang Kontroversial, Serie A Mengaku Minta Maaf
Yaumil Azis | 18 Desember 2019 09:48
Bola.net - Pihak penyelenggara Serie A sedang berupaya sekuat tenaga menghapus tindakan rasisme yang kerap terjadi di beberapa tahun terakhir. Namun langkahnya malah mendapatkan kritik keras dari berbagai kalangan.
Mereka baru saja merilis kampanye anti rasis dengan tiga gambar wajah monyet yang disejajarkan. Sang seniman, Simone Fugazzotto, berniat menyinggung tindakan rasis yakni suara monyet yang kerap ditujukan ke pemain berkulit hitam.
Namun, bukannya mendapatkan apresiasi, karya tersebut justru mendapatkan kecaman keras dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari klub raksasa Italia, AS Roma, yang menyampaikan keluhannya melalui media sosial.
"AS Roma sangat terkejut melihat apa yang tampak sebagai kampanye anti-rasis Serie A, yang menampilkan lukisan monyet-monyet di media sosial hari ini," tulis AS Roma, seperti yang dikutip dari Football Italia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Permintaan Maaf Serie A
Setelah mendapatkan kritikan bertubi-tubi, barulah pihak Serie A menyampaikan permintaan maafnya. Permohonan maaf tersebut tersampaikan dari mulut sang CEO, Luigi De Siervo.
"Saya meminta maaf kepada semuanya yang tersinggung oleh karya yang diciptakan Simone Fugazzotto bulan Mei lalu, di final Coppa Italia," ujar De Siervo ke awak media, seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Terlepas dari penjelasan sang seniman yang menjelaskan bahwa kreasinya adalah pesan melawan rasisme, karyanya masih dipertanyakan oleh banyak orang," lanjutnya.
Itikad Baik Serie A
De Siervo juga menjelaskan bahwa niat Serie A masih tetap sama. Yakni menghapus segala tindakan rasisme yang selalu terjadi dalam laga-laga Serie A, yang umumnya menyasar kepada pemain berkulit hitam.
"Apa yang tak bisa dipertanyakan adalah kecaman kuat dan terus-menerus dari Lega Serie A terhadap semua bentuk diskriminasi dan rasisme, yang berkomitmen menghapus tindakan tersebut dari liga kami," tutupnya.
Selama tahun 2019 ini, kasus rasisme kerap terjadi kepada banyak pesepakbola di Italia. Romelu Lukaku, yang baru saja direkrut Inter Milan dari Manchester United di musim panas kemarin, menjadi korbannya.
Ironisnya, kasus tersebut terjadi pada penampilan keduanya bersama Nerrazzurri di ajang Serie A. Tepatnya saat mereka bertemu Cagliari, yang beberapa bulan sebelumnya sempat disoroti karena permasalahannya dengan Moise Kean.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












