Pertahanan Terburuk Juventus Sejak 2007/08
Editor Bolanet | 14 September 2015 08:12
Juventus selalu kebobolan dalam tiga laga awalnya di Serie A musim ini. Pertahanan seburuk itu tak pernah dialami Juventus sejak musim 2007/08 silam.
Musim 2007/08, dilatih Claudio Ranieri, Juventus juga selalu kebobolan dalam tiga laga pertama mereka di Serie A. Namun bedanya, meski selalu kebobolan, Juventus bisa meraih dua kemenangan dan sekali kalah. Musim itu, musim pertama setelah kembali ke Serie A dari Serie B pasca-Calciopoli, Juventus besutan Ranieri finis peringkat tiga.
3 Laga pertama Juventus di Serie A 2007/08
Juventus 5-1 Livorno
Cagliari 2-3 Juventus
Juventus 0-1 Udinese.
3 Laga pertama Juventus di Serie A 2015/16
Juventus 0-1 Udinese
Roma 2-1 Juventus
Juventus 1-1 Chievo.
Ada satu persamaan dari dua periode tersebut, yakni munculnya nama , yang sama-sama mengalahkan Juventus 1-0 di Turin. Pada musim 2007/08, gol tunggal Udinese dicetak oleh Antonio Di Natale. Di musim 2015/16, Cyril Thereau memberi Gianluigi Buffon dan kawan-kawan start berupa kekalahan. [initial]
Klik Juga:
- Hasil Pertandingan Juventus vs Chievo: Skor 1-1
- Highlights Serie A: Juventus 1-1 Chievo
- Juve Masih Nihil Kemenangan, Ini Pembelaan Allegri
- Ingin Langsung Sukses di Era Baru Juve, Allegri Kini Realistis
- Cedera Lagi, Claudio Marchisio Menepi Empat Pekan
- Kinerja Juve Buruk, Marotta Mulai Peringatkan Allegri
- Allegri Diminta Lupakan Sukses Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



