Pesan Kaka untuk AC Milan: Tiru Jerman, Jangan Seperti Arsenal
Dimas Ardi Prasetya | 16 Oktober 2020 16:42
Bola.net - Legenda AC Milan Kaka menilai Rossoneri berada di jalur yang tepat untuk sukses dengan menggabungkan pemain muda dan tua, dan meminta mereka meniru skuat Jerman 2014 dan menghindari jalan yang pernah ditempuh Arsenal.
Milan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan sejak musim 2019-20 kemarin. Hal tersebut dimulai kala Zlatan Ibrahimovic mulai memperkuat Rossoneri.
Hadirnya pemain senior itu mampu memberikan efek positif pada para pemain muda Milan. Mereka termotivasi untuk tampil maksimal di setiap laga dan haus kemenangan.
Milan pun sukses meraih tiket ke Liga Europa musim 2020-21 ini. Musim depan, mereka mengincar hasil lebih baik yakni tiket ke Liga Champions.
Jalan yang Benar

Kaka pun merasa puas dengan apa yang diperlihatkan oleh AC Milan dalam beberapa bulan belakangan ini. Khususnya keputusan mereka untuk mengkombinasikan para pemain muda dengan pemain tua.
Hal ini, menurut Kaka, mirip dengan situasi saat ia pertama kali datang ke Milan pada tahun 2003 silam. Saat itu banyak pemain senior yang membimbingnya tampil lebih baik.
“Mereka memiliki campuran pemimpin dan anak muda. Ketika saya tiba, saya masih muda dan saya menemukan struktur yang membantu saya," kata Kaka kepada La Gazzetta dello Sport.
“Penting untuk melanjutkan. Bagi saya, Elliott fund telah menemukan jalan yang benar, garis yang dipertahankan oleh CEO [Ivan] Gazidis," serunya.
“Pekerjaan [Paolo] Maldini dan [Zvonimir] Boban sangatlah penting," tambah Kaka.
Jerman 2014 dan Arsenal

Lebih lanjut, Kaka mengingatkan AC Milan bahwa kombinasi pemain muda dan tua ini juga pernah berhasil menuai hasil positif di skuat timnas Jerman pada tahun 2014 silam. Saat itu Tim Panser akhirnya sukses meraih gelar Piala Dunia.
“Kami memikirkan model Jerman, tim nasional dari 2014. Saya suka pembaruan Milan tapi belajar dari para veteran itu fundamental," tegasnya.
Kaka juga memperingatkan Milan agar belajar dari Arsenal. The Gunners disebutnya mengambil keputusan yang kurang berimbang hingga akhirnya tak bisa meraih sukses besar.
"Mari kita pikirkan model Arsenal. Itu bagus, tapi mereka belum pernah menang dalam beberapa tahun terakhir. Kita perlu sedikit lebih konkret. Bagi saya ini bekerja lebih baik: pemimpin dan pemain muda untuk masa depan yang berkualitas," tandas Kaka.
Kaka membela AC Milan dalam dua periode berbeda. Total ia bermain di San Siro selama tujuh musim. Di sana ia total meraih lima gelar juara, termasuk satu Scudetto dan Liga Champions.
(Gazzetta dello Sport)
Berita AC Milan Lainnya:
- Prediksi Inter Milan vs AC Milan 17 Oktober 2020
- Juventus, Inter Milan, dan AC Milan: Rival di Lapangan, Akur Soal Bisnis
- Prediksi Formasi Inter Milan vs AC Milan di Derby Della Madonnina: Nerazzurri Pincang
- Menolak Lupa: Milan Pernah Bantai Inter 6-0 di Derby della Madonnina
- Cederanya Ternyata Cukup Serius, Alexis Sanchez Bisa Absen Lawan AC Milan
- Ingat Inter, AC Milan Saat Ini Hampir Tak Punya Kelemahan!
- Inter vs AC Milan, Donnarumma Girang dengan Kembalinya Zlatan Ibrahimovic
- AC Milan Sukses Dekati Inter, Gianluigi Donnarumma Optimis Sambut Derby della Madonnina
- Derby Milan, Vieri: Ibrahimovic Akan Main Dengan Sebatang Rokok di Mulutnya
- Sudah ada Mendy, Chelsea Masih Ngidam Donnarumma
- Serie A Jadi Liga Jompo, Kaka: Tetap Indah Kok!
- Kata Kaka Soal Ibrahimovic: Ia akan Buat Perbedaan di Milan Sampai Akhir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



