Pioli: Inter Harusnya Dapat Dua Penalti Lawan Juventus
Heri | 6 Februari 2017 07:14
Bola.net - - Manajer Inter Milan, Stefano Pioli mengaku kecewa dengan kinerja wasit dalam pertandingan melawan . Pioli merasa Inter seharusnya mendapatkan dua hadiah penalti dalam laga tadi, namun wasit Nicola Rizzoli tidak memberikannya.
Inter bertandang ke markas Juve dalam pertandingan giornata 23 Serie A. Meski pertandingan berjalan relatif berimbang, Juve bisa meraih kemenangan berkat gol tunggal Juan Cuadrado pada akhir babak pertama. Namun Pioli merasa timnya harusnya bisa mendapat hasil lebih baik seandainya wasit memberikan dua penalti itu.
Kami bisa mengimbangi Juventus dan menciptakan banyak peluang. Tapi ada berbagai insiden yang tidak menguntungkan kami. Tekel Mandzukic itu harusnya diganjar penalti. Saya juga mantan defender, saya tahu bahwa Chiellini sudah dilewati Icardi, lalu dia mengangkat sikutnya. Kami kalah karena perhatian kami teralih oleh gol mereka dan kesalahan kami sendiri. Selain itu semua keputusan wasit menguntungkan satu tim saja, keluh Pioli kepada Mediaset Premium.
Pioli bukan cuma marah kepada wasit saja. Ia juga marah kepada para pemain Inter. Ia kesal karena pasukannya tidak disiplin dalam menjaga pertahanan hingga Cuadrado bisa mencetak gol. Selain itu, ia juga memberi penjelasan soal ketegangan dengan wasit pada akhir pertandingan.
Saya marah ketika kami kebobolan. Saat lawan melakukan tendangan sudut, kami tidak mengambil posisi yang seharusnya. Hal itu membuat Cuadrado bisa mencetak gol, dia memang sudah kerap mengancam pertahanan kami sebelumnya. Pada akhir pertandingan, ada ketegangan. Bukan cuma karena kartu merah Perisic, tapi juga karena dua penalti yang tidak diberikan itu, imbuhnya.
Rizzoli mengkartu merah Perisic karena melakukan protes yang berlebihan. Selain itu, Samir Handanovic juga diganjar kartu kuning karena memprotes wasit. Rizzoli memang sangat tegas dengan menghadapi ucapan kasar pemain kepadanya. Musim lalu Rizzoli mengganjar Sami Khedira dengan kartu merah langsung karena dianggap menghinanya dalam pertandingan Juventus melawan Torino.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












