Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!

Serafin Unus Pasi | 21 September 2026 11:30
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Skuad AC Milan merayakan gol Diego Moreira ke gawang Lecce, Senin (21/9/2026) (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengakui bahwa dirinya memberikan lebih banyak kebebasan kepada para pemain saat menang telak 3-0 atas Lecce. Ia tidak ingin terlalu terpaku pada sistem permainan setelah belajar dari pengalamannya di Manchester United.

Milan memang membutuhkan kemenangan tersebut setelah sebelumnya hanya meraih hasil imbang melawan Juventus dan Lazio di Serie A. Mereka juga baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-2 dari Benfica di kandang sendiri pada ajang Liga Europa.

Advertisement

Amorim kemudian melakukan sejumlah perubahan. Salah satunya adalah mengubah pola build-up dari belakang dengan menggunakan empat pemain, bukan tiga seperti yang biasa diterapkan. Mario Gila juga diberikan posisi yang sedikit lebih melebar.

Perubahan tersebut berjalan efektif. Christian Pulisic mendapatkan kesempatan menjadi starter dan langsung membuka keunggulan Milan dengan gol klub pertamanya pada 2026. Adrien Rabiot dan Diego Moreira kemudian menambah dua gol pada babak kedua untuk memastikan kemenangan 3-0 atas Lecce.

Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Sesuai Kebutuhan Tim

Sesuai Kebutuhan Tim

Adrien Rabiot merayakan golnya ke gawang Lecce, Senin (21/9/2026) (c) AP Photo/Antonio Calanni

Diwawancarai DAZN seusai laga, Amorim membeberkan resep kemenangan timnya atas Lecce. Ia mengakui memberikan lebih banyak kebebasan bagi timnya sehingga mereka bisa bermain lebih cair di laga ini.

"Ini merupakan hasil pengamatan terhadap pertandingan dan karakteristik pemain. Tentu saya mendengarkan para pemain, tetapi seorang pelatih, terutama di klub besar, memang harus selalu mendengarkan mereka, melihat dan memahami karakter mereka," ujar Amorim.

"Namun, setiap pemain tentu ingin permainan diarahkan sesuai karakteristik mereka. Jika Anda ingin memiliki sebuah identitas permainan, hal itu memang tidak mudah."

2 dari 4 halaman

Belajar dari Pengalaman di Manchester United

Belajar dari Pengalaman di Manchester United

Skuad AC Milan merayakan kemenangan atas Lecce, Senin (21/9/2026) (c) AP Photo/Antonio Calanni

Amorim kemudian mengakui bahwa dirinya tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti ketika menangani Manchester United. Menurutnya, seorang pelatih harus mampu beradaptasi apabila karakteristik pemain yang tersedia tidak sepenuhnya sesuai dengan sistem yang ingin diterapkan.

"Pada akhirnya, semuanya tetap menjadi keputusan saya. Apa yang saya rasakan dalam beberapa pertandingan terakhir sama seperti yang saya rasakan ketika berada di Manchester United, dan saya tidak bisa melakukan kesalahan yang sama," tegasnya.

"Kadang-kadang kami tidak memiliki karakteristik pemain yang sempurna untuk bermain dengan cara tertentu. Jika memang demikian, kami harus beradaptasi."

3 dari 4 halaman

Belum akan Tinggalkan Skema Tiga Bek

Belum akan Tinggalkan Skema Tiga Bek

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim (c) AP Photo/Antonio Calanni

Amorim juga menegaskan bahwa penggunaan empat pemain dalam build-up bukan berarti Milan akan meninggalkan pola tiga bek secara permanen. Menurutnya, fleksibilitas menjadi hal penting agar tim memiliki lebih dari satu cara untuk membangun serangan.

"Saya pikir cara ini bekerja dengan baik hari ini. Pada pertandingan lain, kami bisa kembali melakukan build-up dengan tiga pemain. Yang terpenting adalah memiliki beberapa cara berbeda untuk bermain," jelasnya.

"Ini terutama penting di Italia karena para pelatih di sini sangat pintar. Mereka sangat baik dalam melakukan penjagaan satu lawan satu," pungkasnya.

LATEST UPDATE