Review: Balikkan Keadaan, Milan Bekuk Catania
Editor Bolanet | 1 Desember 2013 20:22
- Sempat tertinggal, AC Milan akhirnya berhasil mengejar dan berbalik mengungguli Catania 3-1 dalam laga lanjutan Serie A, Minggu (01/12) di Stadio Angelo Massimino.
Catania unggul terlebih dahulu lewat Lucas Castro di menit ke-13. Kemudian Milan membalas dengan tiga gol, masing-masing dari Riccardo Montolivo, Mario Balotelli dan Kaka.
AC Milan mengawali laga dengan mendominasi penguasaan bola guna memberikan tekanan kepada tuan rumah. Namun usaha Milan belum juga membuahkan hingga 10 menit pertama. Tak ada bahaya berarti yang diterima kiper Catania, Andujar.
Dalam keadaan tertekan, justru Catania yang lebih dahulu unggul berkat gol yang dicetak oleh Lucas Castro di menit ke-13. Bola hasil umpan silang Maxi Lopez membuat kekacauan di depan muka gawang Milan. Bonera gagal mengantisiapasi dengan baik hingga dapat dimanfaatkan maksimal oleh Castro.
Milan berupaya mengejar ketertinggalan dengan menambah tekanan kepada tuan rumah. Usaha Milan baru membuahkan hasil di menit ke-19 lewat gol balasan dari Riccardo Montolivo.
Emanuelson menemukan celah dari sayap kiri untuk kemudian melepas umpan silang yang diselesaikan dengan baik oleh Montolivo. Tendangan voli kapten Milan ini tak dapat dibendung oleh Andujar dan membuat kedudukan kembali imbang.
Laga sempat berjalan dengan tempo lambat usai terjadi dua gol, sebelum Milan kembali mendapat peluang emas di menit ke-30. Sayang penyelesaian Kaka tidak maksimal saat memanfaatkan umpan dari Montolivo. Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum.
Babak kedua dibuka dengan datangnya kesempatan emas untuk Milan di menit ke-52. Hanya saja, sundulan Nocerino dengan memanfaatkan umpan silang Kaka masih melebar di sebelah gawang.
Serangan bertubi-tubi Milan membuat Catania kewalahan, hingga akhirnya Mario Balotelli berhasil membawa Milan berbalik memimpin di menit ke-63. Tendangan bebas dari Mario Balotello mampu mengecoh Andujar dan membuat bola bersarang melalui pojok bawang gawang Catania.
Dalam keadaan tertinggal, petaka kembali menghampiri Catania, ketika Tachtsidis diusir keluar wasit di menit ke-64. Namun kemudian Catania hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke-67, jika saja bola upaya Plasil tidak melambung di atas mistar gawang.
Bermain dengan 10 orang, Catania kesulitan untuk bisa menahan tekanan demi tekanan dari Milan. Akibatnya Rossoneri berhasil kembali mencetak gol di menit ke-81. Gol ketiga Milan di laga ini dicetak lewat upaya yang sebelumnya bermain umpan satu dua dengan Montolivo.
Catania sempat mendapat dua peluang emas di menit akhir laga. Namun Milan berhasil mempertahankan skor 3-1 hingga wasit meniup peluit panjang.
AC Milan (4-3-2-1): Gabriel; Poli, Bonera, Silvestre, Emanuelson; Montolivo, De Jong, Nocerino; Birsa, Kaka; Balotelli (Alessandro Matri, 83').
Catania (4-3-3): Andujar; Peruzzi, Rolin, Spolli, Biraghi; Plasil, Tachtsidis, Castro (Tiberio Guarente, 68'); Barrientos (Sebastian Leto, 88'), Maxi Lopez, Monzon (Keko, 61'). (bola/mac)
Catania unggul terlebih dahulu lewat Lucas Castro di menit ke-13. Kemudian Milan membalas dengan tiga gol, masing-masing dari Riccardo Montolivo, Mario Balotelli dan Kaka.
AC Milan mengawali laga dengan mendominasi penguasaan bola guna memberikan tekanan kepada tuan rumah. Namun usaha Milan belum juga membuahkan hingga 10 menit pertama. Tak ada bahaya berarti yang diterima kiper Catania, Andujar.
Dalam keadaan tertekan, justru Catania yang lebih dahulu unggul berkat gol yang dicetak oleh Lucas Castro di menit ke-13. Bola hasil umpan silang Maxi Lopez membuat kekacauan di depan muka gawang Milan. Bonera gagal mengantisiapasi dengan baik hingga dapat dimanfaatkan maksimal oleh Castro.
Milan berupaya mengejar ketertinggalan dengan menambah tekanan kepada tuan rumah. Usaha Milan baru membuahkan hasil di menit ke-19 lewat gol balasan dari Riccardo Montolivo.
Emanuelson menemukan celah dari sayap kiri untuk kemudian melepas umpan silang yang diselesaikan dengan baik oleh Montolivo. Tendangan voli kapten Milan ini tak dapat dibendung oleh Andujar dan membuat kedudukan kembali imbang.
Laga sempat berjalan dengan tempo lambat usai terjadi dua gol, sebelum Milan kembali mendapat peluang emas di menit ke-30. Sayang penyelesaian Kaka tidak maksimal saat memanfaatkan umpan dari Montolivo. Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum.
Babak kedua dibuka dengan datangnya kesempatan emas untuk Milan di menit ke-52. Hanya saja, sundulan Nocerino dengan memanfaatkan umpan silang Kaka masih melebar di sebelah gawang.
Serangan bertubi-tubi Milan membuat Catania kewalahan, hingga akhirnya Mario Balotelli berhasil membawa Milan berbalik memimpin di menit ke-63. Tendangan bebas dari Mario Balotello mampu mengecoh Andujar dan membuat bola bersarang melalui pojok bawang gawang Catania.
Dalam keadaan tertinggal, petaka kembali menghampiri Catania, ketika Tachtsidis diusir keluar wasit di menit ke-64. Namun kemudian Catania hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke-67, jika saja bola upaya Plasil tidak melambung di atas mistar gawang.
Bermain dengan 10 orang, Catania kesulitan untuk bisa menahan tekanan demi tekanan dari Milan. Akibatnya Rossoneri berhasil kembali mencetak gol di menit ke-81. Gol ketiga Milan di laga ini dicetak lewat upaya yang sebelumnya bermain umpan satu dua dengan Montolivo.
Catania sempat mendapat dua peluang emas di menit akhir laga. Namun Milan berhasil mempertahankan skor 3-1 hingga wasit meniup peluit panjang.
AC Milan (4-3-2-1): Gabriel; Poli, Bonera, Silvestre, Emanuelson; Montolivo, De Jong, Nocerino; Birsa, Kaka; Balotelli (Alessandro Matri, 83').
Catania (4-3-3): Andujar; Peruzzi, Rolin, Spolli, Biraghi; Plasil, Tachtsidis, Castro (Tiberio Guarente, 68'); Barrientos (Sebastian Leto, 88'), Maxi Lopez, Monzon (Keko, 61'). (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
Liga Italia 5 September 2026, 13:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 08:09
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


