Review: Banjir Gol, AC Milan Curi Poin di Ennio Tardini
Editor Bolanet | 15 September 2014 03:59
Tampil tanpa Fernando Torres di lini depan yang absen karena cedera, AC Milan mengandalkan trio Jeremy Menez, Keisuke Honda dan Bonaventura di lini depan. Sementara Parma menumpuk banyak pemain di lini tengah dan hanya menempatkan Ishak Belfodil di lini depan.
Strategi Parma menumpuk banyak pemain di lini tengah ini membuat mereka mampu menguasai permainan di menit-menit awal. Pada menit keenam, Belfodil nyaris mencetak gol andai tendangan kerasnya tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Milan, Diego Lopez.
Usai peluang tersebut, Parma terus membombardir pertahanan Milan. Namun beberapa serangan yang dibangun Antonio Cassano dan Lodi belum mampu berbuah hasil.
Di tengah gencarnya serangan tuan rumah, tim tamu justru mampu mencuri gol terlebih dahulu pada menit ke-25. Adalah Giacomo Bonaventura yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan Keisuke Honda.
Namun gol tersebut langsung dibalas oleh tuan rumah. Berselang satu menit, Antonio Cassano mampu menyamakan kedudukan seteah memanfaatkan umpan dari Jorquera.
Usai gol tersebut, kedua tim mampu silih berganti membuat peluang. Namun tim tamu-lah yang mampu memaksimalkan peluang tersebut untuk mencetak gol lewat gol Keisuke Honda menit ke-37 dan melalui penalti Jeremy Menez di injury time babak pertama. AC Milan unggul 3-1 di babak pertama.
Tak ingin malu di depan pendukung sendiri, Parma mencoba bangkit di babak kedua. Pada menit ke-51, Felipe mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-3 setelah memanfaatkan umpan dari Jorquera.
Pada menit ke-58, tim tamu harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Daniele Bonera mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit karena dinilai menghadang tendangan Jorquera dengan lengannya.
Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh Parma. Serangan demi serangan semakin gencar mereka lancarkan ke pertahanan Milan. Namun sayang, justru tim tamu yang kembali menjauh melalui gol solo run dari Nigel De Jong.
Asa tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan kembali muncul pada menit ke-73. Tandukan keras dari Alessandro Lucarelli memanfaatkan assist Raffaele Palladino membuat skor berubah menjadi 3-4.
Pada menit ke-77, tuan rumah juga harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Felipe mendapatkan kartu kuning kedua karena dinilai melanggar Jeremy Menez.
Sama-sama bermain dengan sepuluh pemain, Milan kembali bangkit. Hanya berselang tiga menit dari kartu merah itu, Menez mencetak gol cantik memanfaatkan kesalahan dari lini pertahanan Parma. Skor kembali berubah menjadi 5-3 untuk keunggulan tim tamu.
Jelang pertandingan usai, tuan rumah sukses memperkecil skor menjadi 4-5 setelah Mattia De Sciglio mencetak gol bunuh diri karena kesalahan kiper Diego Lopez yang tak mampu mengontrol back pass pemain timnas Italia tersebut.
Di sisa waktu pertandingan, Parma terus mencoba untuk menyamakan kedudukan. Namun hingga pertandingan usai, skor 4-5 untuk keunggulan tim tamu tak berubah.
Susunan Pemain
: Mirante; Lucarelli, Ritovski, Felipe, De Ceglie; Lodi, Acquah, Jorquera (Coda 73'); Ghezzal (Palladino 65'), Belfodil (Bidaoui 79'), Cassano
AC Milan: Diego Lopez; De Sciglio, Bonera, Alex (Zapata 62'), Abate; Muntari, De Jong, Poli; Menez (Niang 89'), Honda (Rami 62'), Bonaventura (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




