Review: Milan Menyerah di Markas Fiorentina
Editor Bolanet | 17 Maret 2015 03:10
- AC Milan gagal meraih kemenangan saat berkunjung ke markas . Rossoneri dipaksa menyerah dengan skor 2-1 di Artemio Franchi, Selasa (17/03) dini hari.
Milan sempat membuka skor terlebih dahulu lewat usaha Mattia Destro. Namun kemudian tim tuan rumah berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Gonzalo Rodriguez dan .
Kedua tim memulai permainan dengan tempo yang cukup cepat. Tuan rumah tampil menggebrak di awal pertandingan dan ingin memanfaatkan laga kandang ini dengan sebaik-baiknya.
Setelah ditekan beberapa kali melalui Alberto Aquilani dan Josip Ilicic, Milan perlahan-lahan mulai bangkit dan berbalik menekan. Rossoneri sempat mengancam melalui Keisuke Honda, Mattia Destro dan Jeremy Menez, namun usaha ketiganya belum menemui sasaran.
Lini belakang Fiorentina memang bermain sangat bagus. Mereka tampil solid dan berhasil mematahkan serangan yang dilancarkan kubu tim tamu. Para pemain Milan dipaksa memutar otak untuk menembus ketatnya pertahanan La Viola.
Sepuluh menit jelang pertandingan berakhir, kendali permainan sudah kembali dipegang oleh Fiorentina. Pasukan Vincenzo Montella terus menekan lawannya untuk mencari gol pertama.
Peluang terakhir Fiorentina hadir melalui sepakan sepakan keras Aleandro Rosi dan Borja Valero dari luar kotak penalti, namun sayangnya belum ada yang berhasil mengubah kedudukan. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat wasit menghentikan babak pertama.
Keluar dari kamar ganti, Montella langsung melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Joaquin masuk menggantikan Micah Richards, sedangkan Alberto Aquilani ditarik dan digantikan Milan Badelj.
Fiorentina masih terus tampil menekan ke jantung pertahanan Milan. Namun justru Milan yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu di menit ke-56. Giacomo Bonaventura melepas tendangan keras dari luar kotak penalti, namun arah bola kemudian dibelokkan Mattia Destro sehingga menjadi gol.
Tertinggal satu gol membuat Fiorentina bereaksi cepat untuk segera membalas. Serangan demi serangan mereka lancarkan namun selalu menemui jalan buntu karena Milan bertahan dengan sangat baik.
Tampil tertekan memang memaksa Milan memperkuat lini pertahanannya. Namun hal tersebut rupanya mampu meredam semua serangan dari Fiorentina. Rossoneri praktis hanya menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Setelah melancarkan sejumlah serangan, akhirnya usaha Fiorentina untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit ke-83. Joaquin dari sisi kanan mengirim umpan ke dalam kotak penalti dan langsung disambut tandukan Gonzalo Rodriguez yang tak mampu dibendung kiper Diego Lopez.
Enam menit berselang Fiorentina berhasil menggandakan kedudukan. Hampir serupa dengan gol pertama, Basanta mengirim umpan silang dari sisi kiri ke dalam kotak penalti dan bola hasil tandukan Joaquin bersarang di gawang Milan.
Setelah melakukan serangkaian usaha, Milan akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan dari Fiorentina. Skor 2-1 masih tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Tambahan tiga poin ini membuat Fiorentina berada di posisi lima di klasemen sementara Serie A dengan 45 poin dari 27 laga. Sementara itu, pasukan Filippo Inzaghi belum beranjak dari peringkat 10 setelah mengumpulkan 35 poin.
Statistik Fiorentina - AC Milan:
Milan sempat membuka skor terlebih dahulu lewat usaha Mattia Destro. Namun kemudian tim tuan rumah berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Gonzalo Rodriguez dan .
Kedua tim memulai permainan dengan tempo yang cukup cepat. Tuan rumah tampil menggebrak di awal pertandingan dan ingin memanfaatkan laga kandang ini dengan sebaik-baiknya.
Setelah ditekan beberapa kali melalui Alberto Aquilani dan Josip Ilicic, Milan perlahan-lahan mulai bangkit dan berbalik menekan. Rossoneri sempat mengancam melalui Keisuke Honda, Mattia Destro dan Jeremy Menez, namun usaha ketiganya belum menemui sasaran.
Lini belakang Fiorentina memang bermain sangat bagus. Mereka tampil solid dan berhasil mematahkan serangan yang dilancarkan kubu tim tamu. Para pemain Milan dipaksa memutar otak untuk menembus ketatnya pertahanan La Viola.
Sepuluh menit jelang pertandingan berakhir, kendali permainan sudah kembali dipegang oleh Fiorentina. Pasukan Vincenzo Montella terus menekan lawannya untuk mencari gol pertama.
Peluang terakhir Fiorentina hadir melalui sepakan sepakan keras Aleandro Rosi dan Borja Valero dari luar kotak penalti, namun sayangnya belum ada yang berhasil mengubah kedudukan. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat wasit menghentikan babak pertama.
Keluar dari kamar ganti, Montella langsung melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Joaquin masuk menggantikan Micah Richards, sedangkan Alberto Aquilani ditarik dan digantikan Milan Badelj.
Fiorentina masih terus tampil menekan ke jantung pertahanan Milan. Namun justru Milan yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu di menit ke-56. Giacomo Bonaventura melepas tendangan keras dari luar kotak penalti, namun arah bola kemudian dibelokkan Mattia Destro sehingga menjadi gol.
Tertinggal satu gol membuat Fiorentina bereaksi cepat untuk segera membalas. Serangan demi serangan mereka lancarkan namun selalu menemui jalan buntu karena Milan bertahan dengan sangat baik.
Tampil tertekan memang memaksa Milan memperkuat lini pertahanannya. Namun hal tersebut rupanya mampu meredam semua serangan dari Fiorentina. Rossoneri praktis hanya menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Setelah melancarkan sejumlah serangan, akhirnya usaha Fiorentina untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit ke-83. Joaquin dari sisi kanan mengirim umpan ke dalam kotak penalti dan langsung disambut tandukan Gonzalo Rodriguez yang tak mampu dibendung kiper Diego Lopez.
Enam menit berselang Fiorentina berhasil menggandakan kedudukan. Hampir serupa dengan gol pertama, Basanta mengirim umpan silang dari sisi kiri ke dalam kotak penalti dan bola hasil tandukan Joaquin bersarang di gawang Milan.
Setelah melakukan serangkaian usaha, Milan akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan dari Fiorentina. Skor 2-1 masih tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Tambahan tiga poin ini membuat Fiorentina berada di posisi lima di klasemen sementara Serie A dengan 45 poin dari 27 laga. Sementara itu, pasukan Filippo Inzaghi belum beranjak dari peringkat 10 setelah mengumpulkan 35 poin.
Statistik Fiorentina - AC Milan:
Penguasaan bola: 57% - 43%
Shot (on goal): 18 (5) - 6 (2)
Corner: 8 - 8
Pelanggaran: 11 - 15
Kartu kuning: 3 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Fiorentina: Neto; Richards (Joaquin 45'), Rodriguez, Basanta; Rosi (Babacar 80'), Borja Valero, Aquilani (Badelj 45'), Kurtic, Pasqual; Ilicic; Gilardino.
AC Milan: Diego Lopez; Abate (Bonera 88'), Paletta, Mexes, Antonelli; Van Ginkel, Essien (Pazzini 90'), Bonaventura; Honda (Cerci 81'); Menez, Destro. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











