Review: Parolo, Aktor Kemenangan Parma Atas Milan
Editor Bolanet | 27 Oktober 2013 23:06
- Penuh drama. Deskripsi yang sempurna untuk menggambarkan laga antara Parma F.C kontra AC Milan. Bermain di Ennio Tardini, anak-anak asuh Roberto Donadoni sukses meraih kemenangan 3-2 (27/10/13).
Marco Parolo yang menjadi match of the match, memborong dua gol kemenangan timnya. Sementara mantan punggawa Milan; Antonio Cassano menyumbangkan satu gol. Sementara Alessandro Matri dan Matias Silvestre menyelamatkan muka timnya dari kekalahan telak.
Mario Balotelli yang bermain pada babak kedua saat menjamu Barcelona FC tengah pekan kemarin, kini kembali ke starting line-up Rossoneri. Sementara Rossoblu kembali diperkuat Jonathan Biabiany dan ditugaskan membantu Cassano dan Amauri dalam membangun skema serangan.
Sejak dimulainya pertandingan, Milan mencoba membangun serangan dari pinggir lapangan. Namun, pada menit ke 11, Riccardo Montolivo dkk harus tertinggal lebih dulu lewat gol Parolo melalui skema serangan balik. 1-0, Parma memimpin sementara.
Pasukan Massimiliano Allegri terus membangun serangan demi serangan guna menyamakan kedudukan, tetapi solidnya koordinasi lini belakangan Parma membuat serangan Milan mudah untuk dipatahkan.
Milan sebenarnya memiliki peluang emas untuk mengubah kedudukan. Birsa yang lepas dari kawalan bek Parma tinggal berhadapan dengan kiper Antonio Mirante. Sayang tendangannya membentur mistar gawang.
Biabiany kembali menjadi pemain berbahaya bagi Rossoneri. Sisi kiri pertahanan Milan dibuatnya kocar-kacir, sehingga melahirkan gol kedua Parma lewat kaki Cassano pada menit ke 45+1. Tak lama berselang wasit meniupkan peluit berakhirnya babak pertama.
Babak kedua berlangsung dan laga memasuki menit ke 51. Amauri berpeluang besar membawa Parma unggul tiga gol, namun Gabriel sanggup melakukan penyelamatan spektakuler untuk menepis tendangan tersebut.
Allegri memasukkan dan Alessandro Matri pada menit 52, guna menggantikan Andrea Poli dan Balotelli yang tampil kurang maksimal.
Pergantian itu terbukti efektif ketika Matri mencetak gol 'debut' bagi Milan, dan sukses memperkecil ketertinggalan dari Parma, saat laga memasuki menit ke 61. Apakah gol tersebut mampu menginspirasi rekan-rekan setimnya untuk menyamakan kedudukan?
Menariknya, dua menit berselang, Milan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2, setelah Matias Silvestre memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil skema tendangan pojok. Pertandingan semakin seru.
Rossoneri sukses mendominasi sisa laga hingga menit ke 90, sejumlah peluang diciptakan, namun hanya peluang dari Montolivo yang terbilang sangat mengancam gawang Parma dari kebobolan. Selebihnya Mirante sukses menghentikan beberapa peluang dengan mudah.
Kevin Constant yang tampil kurang baik sejak babak pertama, hampir membuat Milan kembali tertinggal dari Parma. Beruntung Gabriel yang menggantikan posisi Christian Abbiati akibat cedera, bermain sangat impresif di pertandingan ini.
Ironisnya, petaka bagi Milan muncul ketika pertandingan menyisakan beberapa detik, setelah Parolo berhasil memanfaatkan tendangan bebas dari jarak 35 meter. Tendangan kerasnya gagal dibendung Gabriel. Beberapa saat kemudian, wasit meniupkan peluit berakhirnya pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Parma yang sebelumnya berada di peringkat tiga belas, menyodok ke peringkat ketujuh Serie A. Sementara Milan harus puas turun dua strip ke peringkat 10.
Mirante (gk); Cassani, Felipe (Benalouane 76'), Lucarelli (kartu kuning 83'); Biabiany, Gargano (kartu kuning 90'), Marchionni, Parolo (kartu kuning 78'), Gobbi; Cassano (Rosi 73'), Amauri (Sansone 64').
AC Milan: Gabriel (gk); Abate, Zapata, Silvestre, Constant; Montolivo, De Jong (kartu kuning 83'), Poli (Kaka 52'); Birsa, Balotelli (kartu kuning 34' + Matri 52'), Robinho.
Statistik Parma - AC Milan:
Marco Parolo yang menjadi match of the match, memborong dua gol kemenangan timnya. Sementara mantan punggawa Milan; Antonio Cassano menyumbangkan satu gol. Sementara Alessandro Matri dan Matias Silvestre menyelamatkan muka timnya dari kekalahan telak.
Mario Balotelli yang bermain pada babak kedua saat menjamu Barcelona FC tengah pekan kemarin, kini kembali ke starting line-up Rossoneri. Sementara Rossoblu kembali diperkuat Jonathan Biabiany dan ditugaskan membantu Cassano dan Amauri dalam membangun skema serangan.
Sejak dimulainya pertandingan, Milan mencoba membangun serangan dari pinggir lapangan. Namun, pada menit ke 11, Riccardo Montolivo dkk harus tertinggal lebih dulu lewat gol Parolo melalui skema serangan balik. 1-0, Parma memimpin sementara.
Pasukan Massimiliano Allegri terus membangun serangan demi serangan guna menyamakan kedudukan, tetapi solidnya koordinasi lini belakangan Parma membuat serangan Milan mudah untuk dipatahkan.
Milan sebenarnya memiliki peluang emas untuk mengubah kedudukan. Birsa yang lepas dari kawalan bek Parma tinggal berhadapan dengan kiper Antonio Mirante. Sayang tendangannya membentur mistar gawang.
Biabiany kembali menjadi pemain berbahaya bagi Rossoneri. Sisi kiri pertahanan Milan dibuatnya kocar-kacir, sehingga melahirkan gol kedua Parma lewat kaki Cassano pada menit ke 45+1. Tak lama berselang wasit meniupkan peluit berakhirnya babak pertama.
Babak kedua berlangsung dan laga memasuki menit ke 51. Amauri berpeluang besar membawa Parma unggul tiga gol, namun Gabriel sanggup melakukan penyelamatan spektakuler untuk menepis tendangan tersebut.
Allegri memasukkan dan Alessandro Matri pada menit 52, guna menggantikan Andrea Poli dan Balotelli yang tampil kurang maksimal.
Pergantian itu terbukti efektif ketika Matri mencetak gol 'debut' bagi Milan, dan sukses memperkecil ketertinggalan dari Parma, saat laga memasuki menit ke 61. Apakah gol tersebut mampu menginspirasi rekan-rekan setimnya untuk menyamakan kedudukan?
Menariknya, dua menit berselang, Milan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2, setelah Matias Silvestre memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil skema tendangan pojok. Pertandingan semakin seru.
Rossoneri sukses mendominasi sisa laga hingga menit ke 90, sejumlah peluang diciptakan, namun hanya peluang dari Montolivo yang terbilang sangat mengancam gawang Parma dari kebobolan. Selebihnya Mirante sukses menghentikan beberapa peluang dengan mudah.
Kevin Constant yang tampil kurang baik sejak babak pertama, hampir membuat Milan kembali tertinggal dari Parma. Beruntung Gabriel yang menggantikan posisi Christian Abbiati akibat cedera, bermain sangat impresif di pertandingan ini.
Ironisnya, petaka bagi Milan muncul ketika pertandingan menyisakan beberapa detik, setelah Parolo berhasil memanfaatkan tendangan bebas dari jarak 35 meter. Tendangan kerasnya gagal dibendung Gabriel. Beberapa saat kemudian, wasit meniupkan peluit berakhirnya pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Parma yang sebelumnya berada di peringkat tiga belas, menyodok ke peringkat ketujuh Serie A. Sementara Milan harus puas turun dua strip ke peringkat 10.
Mirante (gk); Cassani, Felipe (Benalouane 76'), Lucarelli (kartu kuning 83'); Biabiany, Gargano (kartu kuning 90'), Marchionni, Parolo (kartu kuning 78'), Gobbi; Cassano (Rosi 73'), Amauri (Sansone 64').
AC Milan: Gabriel (gk); Abate, Zapata, Silvestre, Constant; Montolivo, De Jong (kartu kuning 83'), Poli (Kaka 52'); Birsa, Balotelli (kartu kuning 34' + Matri 52'), Robinho.
Statistik Parma - AC Milan:
Shots: 16-16
Shots on goal: 8-5
Penguasaan bola: 34%-66%
Pelanggaran: 14-10
Corner: 3-6
Offside: 5-0
Kartu kuning: 3-3
Kartu merah: 0-0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Punya Dana 100 Juta Euro, Lima Striker Masuk Daftar Belanja
Liga Italia 5 November 2026, 22:36
-
Link Live Streaming Milan vs Ferencvaros di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 22:06
-
AC Milan vs Ferencvaros, Rossoneri Diminta Tidak Jemawa!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 16:42
-
Ruben Amorim Peringatkan AC Milan: Ferencvaros Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:32
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Bangga Lima Pemain Arsenal Masuk Skuad Timnas Inggris
Liga Inggris 7 November 2026, 09:30
-
Sudah Kalah Dua Kali Beruntun, Andoni Iraola Tuntut Liverpool Lekas Bangkit
Liga Inggris 7 November 2026, 09:00
-
MU vs Aston Villa: Patrick Dorgu Sudah Bisa Bermain?
Liga Inggris 7 November 2026, 08:30
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 7 November 2026, 08:20
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 7 November 2026, 08:10
-
Jose Mourinho Apresiasi Keputusan Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal
Liga Spanyol 7 November 2026, 08:00
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 7 November 2026, 08:00
-
Jose Mourinho Haramkan Real Madrid Remehkan Valencia yang Lagi di Zona Degradasi
Liga Spanyol 7 November 2026, 07:30
-
Cole Palmer Dikritik dan Dicoret dari Timnas Inggris, Bos Chelsea Pasang Badan!
Liga Inggris 7 November 2026, 07:00
-
Waduh! Carlos Baleba Dikonfirmasi Bakal Absen Cukup Lama dari Skuad MU!
Liga Inggris 7 November 2026, 06:30
-
Bos Liverpool Girang Rio Ngumoha Dipanggil ke Timnas Inggris
Liga Inggris 7 November 2026, 06:00
-
Waduh, Bukayo Saka Bakal Absen Agak Lama dari Skuad Arsenal
Liga Inggris 7 November 2026, 05:30
-
Coret Kobbie Mainoo Lagi, Ini Penjelasan Thomas Tuchel
Piala Eropa 7 November 2026, 05:00
-
Kabar Terbaru Ezri Konsa: Bisa Main Lawan Hull City?
Liga Inggris 7 November 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03

