Review: Roma Tertahan di Rumah Dybala
Editor Bolanet | 18 Januari 2015 04:48
- Runner-up sementara AS Roma bertandang ke Stadio Renzo Barbera dengan misi mengalahkan demi tiga angka di giornata 19 Serie A 2014/15, Minggu (18/1). Namun, Roma hanya bisa imbang 1-1 dan terpaksa puas dengan satu angka.
Palermo membuka keunggulan di menit-menit awal laga melalui pemainnya yang paling berbahaya, yakni Paulo Dybala. Skor 1-0 bertahan hingga jeda. Roma baru bisa menyamakan kedudukan lewat Mattia Destro tak lama setelah restart. Dengan begini, Roma pun terancam makin tertinggal oleh dalam perburuan takhta.
Sebelum laga, pelatih Roma Rudi Garcia pasti sudah mengingatkan para pemainnya agar tak lengah sedetik pun. Namun, hanya dua menit sejak kick-off, diawali kesalahan mengoper Davide Astori, Roma sudah kebobolan.
Bola operan Astori di wilayah sendiri dipotong oleh Franco Vazquez, yang kemudian mengirim operan terobosan kepada Dybala. Striker 21 tahun Argentina tersebut lantas dengan dingin menaklukkan Morgan De Sanctis di bawah mistar Roma. Itu adalah golnya yang ke-10 di Serie A musim ini.
Roma coba membalas. Namun, tanpa kapten Francesco Totti di starting line-up, serangan Roma tak mengalir lancar dan hanya sanggup menghasilkan dua tembakan di babak pertama, yaitu melalui Leandro Paredes serta Miralem Pjanic. Tak ada satu pun yang tepat sasaran. Sementara itu, Palermo lebih sering mengancam. Total lima shots serta dua shots on target (Dybala dan Edgar Barreto) mereka catatkan, tapi skor 1-0 tak berubah hingga berakhirnya paruh pertama.
Setelah jeda, permainan Roma mulai membaik. Hasilnya pun instan. Pada menit 54, berawal dari tendangan bebas Pjanic di sektor kiri ke tiang jauh yang disambung dengan headed pass Kevin Strootman, Destro menyontek bola di mulut gawang untuk menyamakan kedudukan.
Memasuki menit 75, Dybala (3 shots, 2 shots on target, 1 gol) ditarik keluar dan digantikan oleh Andrea Belotti. Sementara itu, Garcia kemudian mengganti Juan Iturbe dengan Daniele Verde, Leandro Paredes yang cedera dengan Maicon dan Adem Ljajic dengan Totti demi meningkatkan kekuatan serangan timnya.
Namun, hingga berakhirnya waktu normal dan lima menit injury time babak kedua, Totti tak sekali pun mendapat kesempatan menembak. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Roma (41 poin) berpotensi makin tertinggal oleh Juventus (43 poin). Sang juara bertahan sendiri masih akan menjamu Hellas Verona, Senin (19/1). Sementara itu, Palermo, yang kini tak terkalahkan dalam tujuh laga kandang beruntun di Serie A, memiliki 26 angka di classifica.
Palermo (3-5-1-1): Sorrentino; Andjelkovic, Gonzalez, Vitiello; Lazaar (kuning 63) (Daprela 83), Barreto, Maresca, Rigoni, Morganella (kuning 45); Vazquez (Quaison 86); Dybala (Belotti 75).
Palermo membuka keunggulan di menit-menit awal laga melalui pemainnya yang paling berbahaya, yakni Paulo Dybala. Skor 1-0 bertahan hingga jeda. Roma baru bisa menyamakan kedudukan lewat Mattia Destro tak lama setelah restart. Dengan begini, Roma pun terancam makin tertinggal oleh dalam perburuan takhta.
Sebelum laga, pelatih Roma Rudi Garcia pasti sudah mengingatkan para pemainnya agar tak lengah sedetik pun. Namun, hanya dua menit sejak kick-off, diawali kesalahan mengoper Davide Astori, Roma sudah kebobolan.
Bola operan Astori di wilayah sendiri dipotong oleh Franco Vazquez, yang kemudian mengirim operan terobosan kepada Dybala. Striker 21 tahun Argentina tersebut lantas dengan dingin menaklukkan Morgan De Sanctis di bawah mistar Roma. Itu adalah golnya yang ke-10 di Serie A musim ini.
Roma coba membalas. Namun, tanpa kapten Francesco Totti di starting line-up, serangan Roma tak mengalir lancar dan hanya sanggup menghasilkan dua tembakan di babak pertama, yaitu melalui Leandro Paredes serta Miralem Pjanic. Tak ada satu pun yang tepat sasaran. Sementara itu, Palermo lebih sering mengancam. Total lima shots serta dua shots on target (Dybala dan Edgar Barreto) mereka catatkan, tapi skor 1-0 tak berubah hingga berakhirnya paruh pertama.
Setelah jeda, permainan Roma mulai membaik. Hasilnya pun instan. Pada menit 54, berawal dari tendangan bebas Pjanic di sektor kiri ke tiang jauh yang disambung dengan headed pass Kevin Strootman, Destro menyontek bola di mulut gawang untuk menyamakan kedudukan.
Memasuki menit 75, Dybala (3 shots, 2 shots on target, 1 gol) ditarik keluar dan digantikan oleh Andrea Belotti. Sementara itu, Garcia kemudian mengganti Juan Iturbe dengan Daniele Verde, Leandro Paredes yang cedera dengan Maicon dan Adem Ljajic dengan Totti demi meningkatkan kekuatan serangan timnya.
Namun, hingga berakhirnya waktu normal dan lima menit injury time babak kedua, Totti tak sekali pun mendapat kesempatan menembak. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Roma (41 poin) berpotensi makin tertinggal oleh Juventus (43 poin). Sang juara bertahan sendiri masih akan menjamu Hellas Verona, Senin (19/1). Sementara itu, Palermo, yang kini tak terkalahkan dalam tujuh laga kandang beruntun di Serie A, memiliki 26 angka di classifica.
Palermo (3-5-1-1): Sorrentino; Andjelkovic, Gonzalez, Vitiello; Lazaar (kuning 63) (Daprela 83), Barreto, Maresca, Rigoni, Morganella (kuning 45); Vazquez (Quaison 86); Dybala (Belotti 75).
Cadangan: Ujkani, Quaison, Emerson, Joao Silva, Belotti, Feddal, Della Rocca, Munoz, Bolzoni, Terzi, Daprela, Chochev.
Pelatih: Giuseppe Iachini.
Roma (4-3-3): De Sanctis; Holebas, Astori, Yanga-Mbiwa (kuning 12), Florenzi; Strootman (kuning 89), Pjanic, Paredes (Maicon 79); Iturbe, Destro (kuning 90), Ljajic (Totti 80).
Cadangan: Manolas, Totti, Maicon, Cole, Skorupski, Ucan, Somma, Calabresi, Borriello, Emanuelson, Pellegrini, Verde (Iturbe 75).
Pelatih: Rudi Garcia.
Statistik Palermo - Roma
Ball possession: 38% - 62%
Shots: 6 - 12
Shots on target: 3 - 3
Offsides: 1 - 2
Corners: 1 - 3
Throw ins: 13 - 29
Pelanggaran: 15 - 18
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Belgia vs Mesir: Setan Merah Menolak Kalah
Piala Dunia 16 Juni 2026, 03:58
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
Liga Italia 15 Juni 2026, 19:05
LATEST UPDATE
-
Kanada vs Qatar: Kemenangan Bersejarah Dibayangi Cedera Mengerikan
Piala Dunia 19 Juni 2026, 08:00
-
Kanada vs Qatar Berakhir 6-0, Klasemen Grup B Piala Dunia 2026 Memanas
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:23
-
Man of the Match Kanada vs Qatar: Jonathan David
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Korea Selatan 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:30
-
Man of the Match Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Johan Manzambi
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:15
-
Tempat Menonton Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:00
-
5 Prediksi Pra-Piala Dunia 2026 yang Kini Terlihat Kocak
Piala Dunia 19 Juni 2026, 02:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











