Review: Taring Roma Cabik Catania di Olimpico
Editor Bolanet | 22 Desember 2013 22:55
- AS Roma kembali mencatatkan hasil positif kala menjamu di Olimpico. Bermain di publik mereka sendiri, Giallorossi menumbangkan tamunya dengan skor telak 4-0 (22/12).
Mehdi Benatia mencatatkan dua gol dalam laga ini (18', 59'). Sumbangan satu gol dari Mattia Destro (55') menambah keunggulan Roma. Dan mengakhiri pesta tuan rumah dengan torehan golnya sepuluh menit menjelang bubaran.
Roma tak mau mengakhiri laga dengan hasil seri seperti saat melawan AC Milan akhir pekan lalu. Mengandalkan Fransesco Totti sejak menit awal, Roma tampil menggebrak sejak babak pertama dimulai.
Usaha mereka untuk membobol gawang Catania baru terwujud di menit ke 18. Mendapat umpan dari Destro, Benatia mampu membawa timnya unggul satu gol melalui tandukannya.
Dalam laga ini, Roma tampaknya belum puas dengan keunggulan mereka. Buktinya, serangan demi serangan terus menerus dilancarkan. Namun gol yang ditunggu-tunggu Romanisti belum juga hadir. Dan Kedudukan 1-0 untuk tuan rumah masih bertahan hingga babak pertama usai.
Mengawali babak kedua, tuan rumah masih memegang kendali permainan. Secara penguasaan bola, terlihat Giallorossi sangat dominan dalam laga ini. 63% ball possession dikuasai Roma, sedangkan Catania hanya 37%.
Dominasi Roma atas Catania semakin terbukti kala Destro membawa timnya unggul dua gol. Tendangan kaki kanannya dari jarak dekat tak mampu dibendung kiper tim tamu.
Tuan rumah semakin nyaman menjalani laga dengan kedudukan 2-0. Namun hal itu tampaknya belum membuat mereka puas. Serangan yang dilancarkan Roma juga masih belum mengendur. Dan hasilnya, empat menit setelah gol Destro, Olimpico kembali bergemuruh. Benatia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari set piece Adem Ljajic, lagi-lagi Benatia kembali menyelesaikannya dengan tandukan. 3-0 untuk tuan rumah.
Roma benar-benar menunjukkan kekuatannya dalam laga kali ini. Mereka sama sekali tak memberikan kesempatan kepada lawannya. Praktis, tak ada serangan yang membahayakan dari Catania yang sibuk menahan gempuran Roma.
Dan lagi-lagi, 10 menit menjelang waktu normal usai Gervinho menambah keunggulan timnya menjadi 4-0. Ljajic kembali menjadi aktor terjadinya gol Roma. Umpannya berhasil diselesaikan Gervinho dengan tendangan yang mengarah ke pojok kiri gawang tim tamu.
Lima menit menjelang bubaran, serangan Roma belum juga menurun. Mereka tak mengubah gaya permainan meski telah unggul telak 4-0. Sayang, usaha Giallorossi masih belum membuat keunggulan mereka bertambah.
Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai, kedudukan 4-0 tak berubah dan Roma memastikan kemenangan atas Catania di Olimpico.
Starting line-up kedua tim:
AS Roma (4-2-3-1): Sanctis; Maicon, Castan, Benatia, Dodo; Pjanic (Monzon 81'), Bradley; Ljajic, Gervinho, Totti (Ricci 87'); Destro (Taddei 59').
Catania (4-3-3): Frison; Peruzzi (Biraghi 45'), Legrottaglie, Rollin, Alvarez; Izco, Guarente, Plasil; Castro (Bergessio 60'), Leto (Monzon 67'), Barrientos. (bola/gag)
Mehdi Benatia mencatatkan dua gol dalam laga ini (18', 59'). Sumbangan satu gol dari Mattia Destro (55') menambah keunggulan Roma. Dan mengakhiri pesta tuan rumah dengan torehan golnya sepuluh menit menjelang bubaran.
Roma tak mau mengakhiri laga dengan hasil seri seperti saat melawan AC Milan akhir pekan lalu. Mengandalkan Fransesco Totti sejak menit awal, Roma tampil menggebrak sejak babak pertama dimulai.
Usaha mereka untuk membobol gawang Catania baru terwujud di menit ke 18. Mendapat umpan dari Destro, Benatia mampu membawa timnya unggul satu gol melalui tandukannya.
Dalam laga ini, Roma tampaknya belum puas dengan keunggulan mereka. Buktinya, serangan demi serangan terus menerus dilancarkan. Namun gol yang ditunggu-tunggu Romanisti belum juga hadir. Dan Kedudukan 1-0 untuk tuan rumah masih bertahan hingga babak pertama usai.
Mengawali babak kedua, tuan rumah masih memegang kendali permainan. Secara penguasaan bola, terlihat Giallorossi sangat dominan dalam laga ini. 63% ball possession dikuasai Roma, sedangkan Catania hanya 37%.
Dominasi Roma atas Catania semakin terbukti kala Destro membawa timnya unggul dua gol. Tendangan kaki kanannya dari jarak dekat tak mampu dibendung kiper tim tamu.
Tuan rumah semakin nyaman menjalani laga dengan kedudukan 2-0. Namun hal itu tampaknya belum membuat mereka puas. Serangan yang dilancarkan Roma juga masih belum mengendur. Dan hasilnya, empat menit setelah gol Destro, Olimpico kembali bergemuruh. Benatia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari set piece Adem Ljajic, lagi-lagi Benatia kembali menyelesaikannya dengan tandukan. 3-0 untuk tuan rumah.
Roma benar-benar menunjukkan kekuatannya dalam laga kali ini. Mereka sama sekali tak memberikan kesempatan kepada lawannya. Praktis, tak ada serangan yang membahayakan dari Catania yang sibuk menahan gempuran Roma.
Dan lagi-lagi, 10 menit menjelang waktu normal usai Gervinho menambah keunggulan timnya menjadi 4-0. Ljajic kembali menjadi aktor terjadinya gol Roma. Umpannya berhasil diselesaikan Gervinho dengan tendangan yang mengarah ke pojok kiri gawang tim tamu.
Lima menit menjelang bubaran, serangan Roma belum juga menurun. Mereka tak mengubah gaya permainan meski telah unggul telak 4-0. Sayang, usaha Giallorossi masih belum membuat keunggulan mereka bertambah.
Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai, kedudukan 4-0 tak berubah dan Roma memastikan kemenangan atas Catania di Olimpico.
Starting line-up kedua tim:
AS Roma (4-2-3-1): Sanctis; Maicon, Castan, Benatia, Dodo; Pjanic (Monzon 81'), Bradley; Ljajic, Gervinho, Totti (Ricci 87'); Destro (Taddei 59').
Catania (4-3-3): Frison; Peruzzi (Biraghi 45'), Legrottaglie, Rollin, Alvarez; Izco, Guarente, Plasil; Castro (Bergessio 60'), Leto (Monzon 67'), Barrientos. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








