Review: Udinese Lengkapi Musim Buruk Inter
Editor Bolanet | 20 Mei 2013 03:48
- Menjamu di laga pamungkas Serie A, belum mampu melepas episode buruk. Nerazzurri dipermalukan oleh tim tamu dengan skor 2-5 (20/5).
Udinese membuka keunggulan di menit pertama melalui Giampiero Pinzi. Pada menit ke 10 Maurizio Domizzi menggandakan keunggulan tim tamu. Juan Jesus sempat memperkecil ketertinggalan Inter pada menit ke 12. Namun Udinese kembali menambah keunggulan lewat gol Antonio di Natale pada menit ke 40 dan Gabriel Silva di menit ke 52.
Striker gaek Inter, Tomasso Rocchi membuat tuan rumah kembali bangkit di 63, tetapi gol Luis Muriel di menit ke 66 membuat Zebrette membuat kedudukan menjadi 2-5.
Tuan rumah mengawali laga tanpa target apapun setelah memastikan diri keluar dari perburuan zona . Dan malang bagi Inter, pertandingan baru berjalan satu menit Samir Handanovic harus memungut bola dari gawangnya sendiri.
Adalah Pinzi yang membawa tim tamu unggul terlebih dahulu. Selang sembilan menit kemudian, Nerazzurri harus kembali kebobolan. Kali ini giliran Domizzi memperburuk catatan Inter untuk musim ini.
Tuan rumah baru membalas tim tamu melalui Juan Jesus. Bek asal tersebut mampu memaksimalkan assist dari Fredy Guarin. Namun lima menit sebelum turun minum, Di Natale menambah keunggulan tim tamu dan mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 3-1 untuk tim tamu.
Memasuki babak ke dua, penampilan anak asuh Andrea Stramaccioni bukannya bertambah baik, mereka justru kembali harus kebobolan melalui Silva. Mencoba bangkit dari ketertinggalan, dimasukkan untuk menambah daya dobrak Nerazzurri.
Hasilnya, Rocchi berhasil membuat asa dari tuan rumah kembali terjaga. Namun sekali lagi anak asuh Francesco Guidolin terlalu tangguh bagi pertahanan Nerazzurri. Tak sampai lima menit Rocchi membuat kedudukan menjadi 2-4, Muriel kembali menjauhkan timnya dari kejaran Inter.
Di sisa laga, tuan rumah mencoba terus menekan dan berharap mampu memperkecil atau bahkan membalikkan keadaan. Namun sayang, usaha tersebut belum menemukan hasil. Udinese yang merasa unggul bermain begitu nyaman. Hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan, kedudukan tidak berubah dan kemenangan menjadi milik Zebrette.
Starting Line-up Kedua Tim:
Inter Milan (3-4-2-1): Handanovic; Pasa, Cambiasso, Juan Jesus; Nagatomo, Kuzmanovic (Benassi 78'), Kovacic, Pereira; Alvarez (Palacio 55'), Guarin; Rocchi (Schelotto 69').
Udinese (3-4-2-1): Brkic; Benatia (Angella 69'), Danilo, Domizzi; Basta, Pereyra, Allan, Pinzi (Rodriguez 89'), Gabriel Silva; Muriel (Badu 81'), Di Natale. (bola/gag)
Udinese membuka keunggulan di menit pertama melalui Giampiero Pinzi. Pada menit ke 10 Maurizio Domizzi menggandakan keunggulan tim tamu. Juan Jesus sempat memperkecil ketertinggalan Inter pada menit ke 12. Namun Udinese kembali menambah keunggulan lewat gol Antonio di Natale pada menit ke 40 dan Gabriel Silva di menit ke 52.
Striker gaek Inter, Tomasso Rocchi membuat tuan rumah kembali bangkit di 63, tetapi gol Luis Muriel di menit ke 66 membuat Zebrette membuat kedudukan menjadi 2-5.
Tuan rumah mengawali laga tanpa target apapun setelah memastikan diri keluar dari perburuan zona . Dan malang bagi Inter, pertandingan baru berjalan satu menit Samir Handanovic harus memungut bola dari gawangnya sendiri.
Adalah Pinzi yang membawa tim tamu unggul terlebih dahulu. Selang sembilan menit kemudian, Nerazzurri harus kembali kebobolan. Kali ini giliran Domizzi memperburuk catatan Inter untuk musim ini.
Tuan rumah baru membalas tim tamu melalui Juan Jesus. Bek asal tersebut mampu memaksimalkan assist dari Fredy Guarin. Namun lima menit sebelum turun minum, Di Natale menambah keunggulan tim tamu dan mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 3-1 untuk tim tamu.
Memasuki babak ke dua, penampilan anak asuh Andrea Stramaccioni bukannya bertambah baik, mereka justru kembali harus kebobolan melalui Silva. Mencoba bangkit dari ketertinggalan, dimasukkan untuk menambah daya dobrak Nerazzurri.
Hasilnya, Rocchi berhasil membuat asa dari tuan rumah kembali terjaga. Namun sekali lagi anak asuh Francesco Guidolin terlalu tangguh bagi pertahanan Nerazzurri. Tak sampai lima menit Rocchi membuat kedudukan menjadi 2-4, Muriel kembali menjauhkan timnya dari kejaran Inter.
Di sisa laga, tuan rumah mencoba terus menekan dan berharap mampu memperkecil atau bahkan membalikkan keadaan. Namun sayang, usaha tersebut belum menemukan hasil. Udinese yang merasa unggul bermain begitu nyaman. Hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan, kedudukan tidak berubah dan kemenangan menjadi milik Zebrette.
Starting Line-up Kedua Tim:
Inter Milan (3-4-2-1): Handanovic; Pasa, Cambiasso, Juan Jesus; Nagatomo, Kuzmanovic (Benassi 78'), Kovacic, Pereira; Alvarez (Palacio 55'), Guarin; Rocchi (Schelotto 69').
Udinese (3-4-2-1): Brkic; Benatia (Angella 69'), Danilo, Domizzi; Basta, Pereyra, Allan, Pinzi (Rodriguez 89'), Gabriel Silva; Muriel (Badu 81'), Di Natale. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















