Revolusi Juventus Butuh Lebih dari Tonali, Yildiz Satu-satunya Pemain Tak Tersentuh
Editor Bolanet | 31 Juli 2025 11:22
Bola.net - Mantan bintang timnas Italia Claudio Gentile menilai Juventus memerlukan penguatan lebih dari sekadar mendatangkan Sandro Tonali. Pemenang Piala Dunia 1982 itu meyakini Bianconeri butuh revolusi besar-besaran untuk kembali bersaing merebut gelar.
Gentile menjadi tokoh terbaru yang menyarankan Juventus mengejar Tonali dari Newcastle United musim panas ini. Sebelumnya, Miralem Pjanic dan Luca Toni juga memberikan rekomendasi serupa untuk memperkuat lini tengah Juventus.
Namun demikian, mantan bek legendaris itu tak hanya fokus pada satu nama saja. Gentile bahkan merekomendasikan target transfer mengejutkan yang bisa mengubah wajah Juventus secara drastis.
Sementara itu, dari skuad yang ada saat ini, hanya ada satu pemain yang dianggap tak tersentuh oleh Gentile. Keputusan ini didasarkan pada potensi luar biasa yang ditunjukkan pemain muda tersebut sepanjang musim lalu.
Tonali Saja Belum Cukup untuk Juventus
Gentile mengakui kualitas Tonali namun menegaskan gelandang Italia itu saja belum cukup mengangkat level Juventus. "Tonali akan menjadi tambahan yang luar biasa, tetapi masih dibutuhkan sesuatu untuk meningkatkan level Juventus," ujarnya kepada Gazzetta.
Spekulasi kedatangan Tonali sempat mencuat beberapa bulan lalu sebelum akhirnya terhenti. Pergantian direktur olahraga dari Cristiano Giuntoli ke Damien Comolli turut mempengaruhi arah kebijakan transfer Juventus.
Meski begitu, Gentile tetap yakin bahwa mantan pemain AC Milan itu bisa memberikan kontribusi signifikan. Pengalaman Tonali di level tertinggi dianggap sesuai dengan ambisi besar Juventus untuk kembali ke puncak.
Rekomendasi Gentile sejalan dengan pandangan beberapa tokoh sepak bola Italia lainnya. Para mantan pemain Juventus kompak menyarankan klub untuk segera bergerak di bursa transfer guna memperkuat skuad.
Donnarumma Jadi Target Utama Gentile
Selain Tonali, Gentile mengusulkan nama mengejutkan lainnya yaitu Gianluigi Donnarumma. Kontrak kiper timnas Italia itu dengan PSG akan segera berakhir dan rumor kepindahan mulai mencuat.
"Saya melihat kontrak Donnarumma akan berakhir dan PSG sedang mempertimbangkan kiper lain. Itu akan menjadi tanda tangan ala Juventus," kata Gentile.
"Saya tidak tahu apakah itu layak, dan saya tidak memiliki masalah dengan Di Gregorio yang berbakat," tambahnya.
Namun demikian, Gentile menekankan tradisi historis Juventus yang kerap memiliki kiper timnas Italia. "Secara historis, kiper timnas adalah pemain Juventus. Akan menyenangkan jika hal itu terjadi kali ini juga. Kita berbicara tentang nomor 1 di antara para nomor 1," jelasnya.
Yildiz Satu-satunya Pemain Tak Tersentuh
Ketika ditanya pemain mana yang tak boleh dijual Juventus, Gentile menjawab tanpa ragu. "Yildiz. Pemain Turki itu adalah cahaya yang bersinar, dan kami berharap Juventus yang hebat akan muncul secara bertahap di sekitarnya, sekali lagi berjuang untuk gelar," tegas Gentile.
Pujian tinggi tersebut menunjukkan keyakinan besar Gentile terhadap masa depan Kenan Yildiz. Pemain berusia 19 tahun itu dianggap memiliki kualitas istimewa yang langka ditemukan.
Gentile melihat Yildiz sebagai problem solver di lapangan melalui permainannya yang kreatif. "Yildiz adalah seseorang yang menyelesaikan banyak masalah di lapangan dengan permainannya, klub benar untuk memegangnya erat-erat," ucapnya.
Dukungan penuh Gentile terhadap Yildiz kontras dengan pandangannya soal Dusan Vlahovic yang dianggap boleh dijual. "Jika seorang pemain tidak lagi ingin tinggal, saya selalu mendukung untuk menjual. Setiap orang harus bebas pergi ke mana pun mereka suka," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Dilema Juventus: Kolo Muani Mahal, Vlahovic Sulit Dijual
Mesin Gol Baru Juventus: Jonathan David yang Muda, Kuat, dan Tahan Tekanan
Mantan Bintang Juventus Sindir Situasi Dusan Vlahovic: Sepak Bola Tak Punya Nilai Lagi?
Juventus Dinilai Kurang Dukung Igor Tudor di Bursa Transfer Musim Panas
Kolo Muani Berharap Kembali ke Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






