Rugi Rp4 Triliun di 2020/21, Inter Milan Jadi Klub Paling 'Boncos' dalam Sejarah Serie A
Yaumil Azis | 30 September 2021 23:41
Bola.net - Krisis finansial yang dialami Inter Milan semakin terkuak. Juara bertahan Serie A tersebut mengumumkan kerugian sebesar 245 juta euro (setara Rp4 Triliun) di musim 2020/21.
Kesulitan ekonomi yang dialami Nerazzurri sudah tercium sejak awal tahun 2021 ini. Beberapa laporan menyatakan kalau Suning Group diketahui ingin melepas sahamnya di Inter Milan ke pihak lain karena sedang merugi.
Di luar klub, Suning mencatatkan kerugian yang sangat tinggi sehingga harus menutup lebih dari 900 toko pada tiga kuartal pertama tahun 2020. Tentu, ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang melanda China.
Kerugian tersebut tentu berpengaruh pada setiap unit bisnis Suning termasuk Inter. Apalagi Covid-19 menyebar hingga ke Eropa, yang membuat industri sepak bola jadi terhenti selama beberapa bulan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kerugian Terbesar di Sejarah Serie A
Kompetisi sepak bola sudah kembali bergulir sejak bulan Juni 2020. Kendati demikian, di sisa musim 2019/20 dan seluruh 2020/21, klub tetap mengalami kerugian yang cukup signifikan karena fans belum bisa hadir di stadion.
Seperti yang diketahui, pemasukan dari tiket stadion adalah salah satu sumber penghidupan klub selain dari sponsor dan penjualan merchandise. Kini, tim-tim papan atas Eropa sedang merintis kembali dari bawah.
Mereka tidak memulai dari titik nol, melainkan minus. Inter, pada musim 2020/21 kemarin, mencatatkan kerugian hingga 245 juta euro. Ini adalah angka kerugian terbesar yang pernah dialami sebuah klub di sepanjang sejarah Serie A.
Kerugian mereka meningkat lebih dari dua kali lipat dari yang dicatatkan pada musim 2019/20 kemarin. Di mana kala itu, pembukuan keuangan Nerazzurri menorehkan angka minus 102,4 juta euro.
Sedikit Titik Cerah
Angka ini semakin memperburuk citra Inter Milan dalam urusan finansial. Dari 10 kerugian terbesar yang pernah terjadi di Serie A dalam satu musimnya, enam di antaranya berasal dari Inter Milan.
Namun, pembukuan keuangan Inter Milan diyakini akan menjadi lebih baik pada akhir musim 2021/22 ini. Sebab mereka tertolong oleh penjualan dua pemainnya, Achraf Hakimi dan Romelu Lukaku.
Satu hal yang perlu dipuji dari Inter Milan musim ini adalah performanya seperti tidak terganggu oleh kerugian ini. Pada musim kemarin, mereka berhasil keluar sebagai juara. Dan sekarang, Nerazzurri sedang menempati peringkat ke-3 di klasemen Serie A dengan torehan 14 poin dari enam laga.
(Football Italia)
Baca juga:
Inter Milan Inginkan Bernd Leno? Kata Siapa Tuh?
Tips Bermanfaat! Bonucci Beber Bagaimana Caranya Bikin Lukaku Mandul
Skriniar tak Bisa Sembunyikan Rasa Kecewanya Usai Inter Diimbangi Shakhtar
Inzaghi Ratapi Hasil Imbang Inter Lawah Shakhtar Donetsk: Mestinya Bisa Menang
Alternatif Antonio Rudiger, Real Madrid Sasar Bek Inter Milan Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pochettino Tak Membantah Ada Kontak dengan Milan, Begini Katanya
Liga Italia 3 Juni 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
-
Nomor Punggung Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:44
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















