Saga Finansial Resmi Berakhir, Juventus Rilis Pernyataan Resmi: Ini Demi Kebaikan Klub!
Editor Bolanet | 23 September 2025 09:07
Bola.net - Juventus secara resmi merilis pernyataan penting terkait penutupan investigasi Prisma. Mereka menegaskan bahwa kesepakatan pembelaan yang diambil bukanlah sebuah pengakuan bersalah.
Klarifikasi ini datang setelah hakim menyetujui proposal pembelaan dari para mantan petinggi klub. Kesepakatan ini juga membuat Juventus sebagai entitas klub menerima sanksi denda.
Namun, pihak klub merasa perlu untuk menggarisbawahi posisi mereka. Mereka ingin memastikan publik dan para pemangku kepentingan memahami konteks dari keputusan tersebut.
Menurut Juventus, langkah ini diambil murni demi kepentingan terbaik perusahaan. Bukan karena mereka mengakui semua tuduhan yang diarahkan kepada mereka.
Akhir dari Investigasi Prisma

Investigasi Prisma yang menyita perhatian publik kini telah berakhir. Proses hukum ini ditutup bahkan sebelum sempat memasuki tahap persidangan utama.
Penyelidikan ini sendiri berfokus pada dugaan penyimpangan finansial klub pada periode 2019 hingga 2021. Tuduhannya adalah penggelembungan nilai transfer secara artifisial untuk mendongkrak neraca keuangan.
"Juventus Football Club S.p.A. mengumumkan bahwa hari ini Hakim Sidang Pendahuluan (Giudice dell’Udienza Preliminare) dari Pengadilan Roma telah menerima permintaan penerapan hukuman (istanza di applicazione della pena su richiesta) atas permintaan semua pihak (terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum) dan telah mengucapkan putusan pemberhentian (sentenza di non luogo a procedere) sehubungan dengan salah satu terdakwa," bunyi pernyataan resmi Juventus.
Bukan Pengakuan Tanggung Jawab
Inilah poin terpenting yang ingin disampaikan oleh Juventus kepada publik. Mereka dengan tegas menyatakan bahwa kesepakatan ini tidak bisa diartikan sebagai pengakuan tanggung jawab.
Langkah ini, menurut mereka, adalah sebuah instrumen hukum yang dimanfaatkan untuk mengakhiri proses. Bukan sebuah tanda menyerah atau membenarkan tuduhan yang ada.
"Menyusul patteggiamento (kesepakatan pembelaan), Perusahaan akan diwajibkan membayar sanksi berupa uang sebesar 157 ribu Euro," jelas pihak klub.
"Kesepakatan pembelaan ini tidak mengandung pengakuan atau pengesahan tanggung jawab apa pun," tegas pernyataan resmi Juventus.
Demi Kepentingan Terbaik Perusahaan
Lalu, mengapa Juventus memilih jalur ini jika merasa benar? Jawabannya adalah murni pertimbangan strategis untuk masa depan klub itu sendiri.
Mereka tidak ingin terlarut dalam proses hukum yang panjang dan melelahkan. Mengakhiri ketidakpastian ini dianggap sebagai pilihan terbaik demi menjaga stabilitas perusahaan dan para pemegang saham.
"Perusahaan, sambil menegaskan kembali kebenaran tindakannya dan kekuatan argumen pembelaannya, telah menganggap pantas untuk menggunakan instrumen ini demi kepentingan terbaik Perusahaan itu sendiri, para pemegang sahamnya, dan semua pemangku kepentingan (di dalam atau di luar sektor olahraga) mengamankan kesimpulan dari posisi proseduralnya sehubungan dengan proses yang dimulai pada November 2021 dan menyangkut masalah yang sekarang sudah berlalu," tulis Juventus.
Detail Hukuman dan Sanksi
Selain denda untuk klub, kesepakatan ini juga merinci hukuman untuk para individu yang terlibat. Hukuman tersebut berupa hukuman percobaan dan juga sanksi denda.
Tidak ada hukuman yang melebihi satu tahun delapan bulan. Semua hukuman tersebut juga berstatus hukuman bersyarat atau ditangguhkan.
"Kesepakatan pembelaan lain yang diterima, terkait individu-individu tertentu, memberikan hukuman tidak lebih dari 1 tahun 8 bulan – semuanya tunduk pada penangguhan bersyarat (sospensione condizionale) dan, untuk individu yang tersisa, hanya sanksi berupa uang," tambah pihak klub.
Penyelesaian dengan Pihak Lain
Keputusan ini akan menjadi final dalam waktu 15 hari ke depan. Selain dengan jaksa, Juventus juga telah mencapai kesepakatan dengan pihak-pihak lain yang terlibat.
Pihak-pihak tersebut termasuk para penggugat perdata seperti Consob dan asosiasi konsumen. Langkah ini diambil untuk menyelesaikan semua permasalahan secara komprehensif.
"Keputusan Hakim Sidang Pendahuluan Pengadilan Roma akan menjadi final setelah berakhirnya jangka waktu 15 hari sejak tanggal komunikasi kepada Kejaksaan Agung," tulis Juventus.
"Perusahaan lebih lanjut menginformasikan bahwa, dalam konteks ini, hingga hari ini, kesepakatan penyelesaian telah dicapai dengan pihak-pihak perdata tertentu (parti civili) yang diterima dalam proses pidana, termasuk Consob, asosiasi konsumen, serta sekitar sepertiga dari pihak perdata lainnya."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus dan Formula Kepercayaan Diri di Bawah Arahan Luciano Spalletti
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:25
-
Daftar Tim Lolos Semifinal Coppa Italia: Como Cetak Sejarah, Pertama Kali dalam 40 Tahun!
Liga Italia 11 Februari 2026, 06:07
-
Christopher Nkunku Bongkar Resep Sederhana Kebangkitannya di AC Milan: Senyumin Aja
Liga Italia 11 Februari 2026, 05:01
-
Michael Owen Prediksi Manchester United Bisa Juara dalam Satu atau Dua Tahun
Liga Inggris 10 Februari 2026, 22:17
-
Juventus Tetap Punya Harapan untuk Dusan Vlahovic, tapi Barcelona Mengintai
Liga Italia 10 Februari 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Roberto De Zerbi Resmi Berpisah dengan Marseille
Liga Eropa Lain 11 Februari 2026, 16:15
-
Chelsea Bakal Tikung MU untuk Gelandang Top Premier League Ini
Liga Inggris 11 Februari 2026, 16:04
-
16 Besar ACL 2: Link Live Streaming Ratchaburi vs Persib Bandung
Asia 11 Februari 2026, 15:59
-
Terungkap! Pesan Singkat Karim Benzema Disebut Picu Aksi Mogok Cristiano Ronaldo di Al Nassr
Asia 11 Februari 2026, 15:52
-
Bobol Gawang West Ham, Bukti Benjamin Sesko Punya Naluri Predator
Liga Inggris 11 Februari 2026, 15:51
-
Arahan Spalletti untuk Thuram: Bergerak, Antisipasi, dan Percaya Diri
Liga Italia 11 Februari 2026, 15:35
-
Magis Cesc Fabregas! Como Singkirkan Napoli, Ternyata Ini Mantra Ajaibnya
Liga Italia 11 Februari 2026, 15:00
-
Kenan Yildiz Bisa Menjadi Salah Satu Pemain Paling Dikenang dalam Sejarah Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:41
-
Dusan Vlahovic, Kepingan yang Hilang di Lini Serang Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:32
-
Juventus dan Formula Kepercayaan Diri di Bawah Arahan Luciano Spalletti
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:25
LATEST EDITORIAL
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49






