Sami Khedira: Juventus Memilih Berubah, dan Mereka Berbuat Kesalahan
Yaumil Azis | 8 Januari 2022 09:31
Bola.net - Sami Khedira telah menanggalkan seragam Juventus miliknya pada awal tahun 2021 dan memutuskan pensiun beberapa bulan setelahnya. Namun ia masih mengikuti perkembangan sang mantan klub hingga sekarang.
Perjalanan Khedira di Juventus berlangsung selama enam musim. Ia mempersembahkan sembilan gelar dari berbagai kompetisi dan sempat membawa Bianconeri melaju hingga ke babak final Liga Champions musim 2016/17.
Sayang, kisahnya bersama Bianconeri tidak berakhir dengan baik. Rentetan cedera yang dialami membuat kesempatan tampilnya terbatas hingga 18 pertandingan sajadi musim 2019/20.
Pada musim berikutnya, ia kalah saing dengan gelandang-gelandang yang didatangkan Juventus. Ia memutuskan pindah ke Hertha BSC pada awal tahun 2021 tanpa catatan penampilan buat Juventus di musim 2020/21.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus Melakukan Kesalahan
Juventus sudah jauh berbeda sejak kepergian Khedira. Mereka sedang mengalami masa sulit. Jangankan bersaing dengan Inter Milan dalam perebutan gelar Serie A, Juventus bahkan belum bisa menembus empat besar.
Kiprah Bianconeri rupanya tidak luput dari perhatian Khedira. Ia melihat Juventus mencoba mengubah gagasan bermainnya beberapa tahun lalu dan itu dianggapnya sebagai kesalahan.
"Dua atau tiga tahun lalu, Juve mengubah gagasan bermain dan pemainnya, mereka melakukan kesalahan dan sekarang mencoba memulihkan diri," ujar Khedira seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Permainan mereka tidak buruk, tapi mereka tidak mencetak banyak gol dan ini adalah masalah besar. Mereka kehilangan Cristiano Ronaldo, yang mencetak banyak gol buat tim," lanjut pria berkebangsaan Jerman tersebut.
Bukan Masalah Kualitas
Kesalahan tidak terletak pada kualitas pelatih dan pemain, melainkan mental. Khedira menilai Juventus kekurangan sosok pemimpin yang layak dan harapannya, sang mantan klub bisa segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Skuatnya benar-benar baru, dengan pemain muda, tanpa pengalaman yang banyak, kurangnya keseimbangan, saya pikir mereka tidak punya pemimpin kecuali Chiellini dan Bonucci, tidak ada di lini tengah," kata Khedira lagi.
"Mereka tampil dengan baik saat melawan Napoli. Ini bukan masalah kualitas tapi kepribadian, dan saya harap mereka bisa menyelesaikannya," pungkasnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48












