Sebuah Rekor Impresif di Balik 100 Kemenangan Serie A Maurizio Sarri
Gia Yuda Pradana | 22 Desember 2019 06:15
Bola.net - Maurizio Sarri baru saja meraih kemenangan ke-100 sebagai pelatih di Serie A. Dia meraihnya bersama Juventus, ketika menumbangkan Sampdoria.
Juventus bertandang ke Luigi Ferraris untuk menghadapi Sampdoria pada pekan ke-17 Serie A 2019/20, Kamis (19/12/2019). Juventus menang 2-1.
Juventus unggul melalui gol Paulo Dybala di menit 19. Sampdoria menyamakan kedudukan lewat gol Gianluca Caprari di menit 35. Cristiano Ronaldo dengan lompatan supernya mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan Juventus di menit 45.
Itu adalah kemenangan ke-100 Sarri sebagai pelatih di Serie A. Impresifnya, Sarri mencapai milestone tersebut lebih cepat daripada beberapa pelatih kenamaan Italia lainnya.
169 Pertandingan
Sarri meraih kemenangan ke-110 ini di pertandingan ke-169. Sarri tercatat sebagai pelatih tercepat yang mencapai milestone ini dibandingkan pelatih-pelatih lain yang melakoni debutnya di liga tertinggi Italia setelah musim 1994/95.
Sarri mencapai milestone 100 kemenangan di Serie A lebih cepat daripada Carlo Ancelotti (185 pertandingan), Roberto Mancini (197), Massimiliano Allegri (203), maupun Alberto Zaccheroni (220).
Sarri mencapainya bersama tiga klub berbeda, yakni Empoli, Napoli, dan Juventus.
Statistik Sarri
Statistik kepelatihan Maurizio Sarri di Serie A
- Pertandingan: 169
- Menang: 100
- Imbang: 43
- Kalah: 26
- Gol: 328
- Kemasukan: 169
- Poin: 343.
Sumber: Opta
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



