Seharusnya Pesta Juara, Eh Juventus Malah Kalah
Richard Andreas | 24 Juli 2020 02:44
Bola.net - Juventus seharusnya merayakan gelar juara Serie A 2019/20 jika bisa mengalahkan Udinese, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB. Sialnya, justru Juve yang menelan kekalahan memalukan (1-2).
Juve unggul lebih dahulu lewat gol Matthijs de Ligt di menit ke-42, tapi gol ini bukan berarti Juve tampil lebih baik. Babak pertama justru berjalan seimbang, Udinese pun beberapa kali mengancam.
Di babak kedua, Udinese bangkit melawan dan bisa mencetak gol balasan dengan cepat. Juve langsung berusaha mendominasi lagi, tapi mereka hanya bisa melepas tembakan jarak jauh.
Lalu, ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Juve justru kebobolan di menit tambahan. Serangan balik Udinese dengan cepat, dituntaskan Fontana dengan baik
Hasil ini berarti Juve harus menunggu sampai pertandingan berikutnya untuk mengamankan gelar Serie A. Memang kondisi tidak terlalu mengkhawatirkan, Atalanta tertinggal 6 poin di peringkat kedua.
Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Hanya soal waktu
Kekalahan ini dinilai tidak akan mengubah banyak hal. Juve masih memimpin, hanya masalah waktu. Mereka memimpin dengan 80 poin dari 35 pertandingan, unggul 6 poin dari Atalanta (74).
Si Nyonya Tua punya kesempatan mengamankan trofi saat menjamu Sampdoria, Senin (27/7/2020) dini hari WIB mendatang. Jika menang, Juve bakal melanjutkan dominasi mereka di Serie A sejak bertahun-tahun silam.
Tercatat, pada 23 Juli 2020 kemarin, Juve merayakan dominasi di Serie A selama 3000 hari. Juve merajai Italia dalam delapan tahun terakhir, dan bakal segera mencapai tahun kesembilan.
Ronaldo di mana?
Selain soal perayaan gelar yang tertunda, kekalahan ini pun menyisakan satu pertanyaan besar: Di mana Cristiano Ronaldo?
Sebagai megabintang, pada momen seperti inilah Ronaldo diharapkan bisa jadi pembeda. Sayangnya dia gagal berbuat banyak, gol Juve justru datang dari seorang bek tengah.
Memang kesulitan Ronaldo tidak bisa disalahkan pada dirinya sendiri. Ada masalah pada taktik Maurizio Sarri, yang dinilai tidak bisa memaksimalkan potensi kapten Portugal ini.
Bagaimanapun, Ronaldo jelas perlu memperbaiki performanya, khususnya ketika Juve memulai kembali perjuangan di Liga Champions nanti.
Sumber: Berbagai sumber
Baca ini juga ya!
Ihwal Alexis Sanchez, Inter Milan Masih Coba Lobby Manchester United
Makan Siang Penting Paolo Maldini dan Misi Membeli Ante Rebic - Luka Jovic
5 Pemain Terbaik Serie A Berdasarkan Rating: Atalanta Sumbang 3 Nama
Bersiaplah Kecewa Barcelona, Inter Milan Pastikan Nego Kontrak Baru dengan Lautaro Martinez
Antonio Conte: Posisi Kedua adalah Peringkat Pertama Buat Pecundang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













