Serie A Sempat Biarkan Pemain Terekspos Virus Corona, Ini Penjelasan Diego Godin
Richard Andreas | 29 Maret 2020 13:00
Bola.net - Diego Godin melayangkan kritik keras terhadap Serie A yang sempat membiarkan para pemain berada dalam risiko besar di tengah pandemi virus corona. Bek Inter Milan ini merasa pihak Serie A terlambat bertindak, sampai ada pemain yang benar-benar terinfeksi.
Serie A dihentikan sementara sejak 9 Maret 2020 karena pandemi virus corona yang benar-benar melumpuhkan Italia. Sehari sebelumnya, Inter takluk 0-2 dari Juventus, dan pada 12 Maret, bek Juve, Daniele Rugani positif terinfeksi Covid-19.
Baru pada saat itulah Serie A memutuskan menghentikan musim sementara. Godin menilainya sangat terlambat, sebab sebelumnya ada sejumlah pertandingan yang tetap dimainkan meski tanpa penonton.
Apa kata Godin? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kritikan Godin
Menurut Godin, Serie A seakan-akan bermain-main dengan nasib pemain di tengah pandemi tersebut. Mereka mengulur waktu, menunda-nunda sampai akhirnya ada pemain yang positif [Rugani] dan itu mengubah segalanya.
"Kami terekspos sampai saat-saat terakhir. Mereka terus mengulur waktu untuk melihat apakah Anda bisa terus bermain, sampai akhirnya situasi tidak lagi bisa dikendalikan," ujar Godin kepada ESPN.
"Sistem kesehatan sudah kolaps, tidak ada lagi ranjang ICU untuk menolong begitu banyak orang sakit [Covid-19] dan orang-orang dengan penyakit lainnya. Ada begitu banyak dokter yang tidak bisa membantu."
Keputusan Lambat
Angka kematian akibat Covid-19 di Italia benar-benar tinggi, negara menderita. Karena itulah Godin tidak habis pikir mengapa Serie A terus melanjutkan pertandingan sampai situasi benar-benar di luar kendali.
"Kami terus bermain sampai beberapa pekan, kami terus berlatih, bermain tanpa penonton, sampai ada satu pemain Juventus yang terdeteksi positif, lalu kami [skuad Inter] dan para pemain Juve harus mengarantina diri sendiri," sambung Godin.
"Lalu pada saat itulah kompetisi baru dihentikan. Tentu pada pertandingan itu [Juve vs Inter] ada beberapa pemain yang mungkin tertular, mereka pun langsung mengarantina kami," tutupnya.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















