Setelah Dihentikan, Lantas Bagaimana Nasib Serie A?
Yaumil Azis | 10 Maret 2020 05:27
Bola.net - Baru-baru ini, pemerintah Italia dengan resmi menyatakan kalau kompetisi Serie A harus dihentikan untuk sementara waktu gara-gara merebaknya wabah virus Corona. Lantas, bagaimana nasib Serie A setelah semuanya mereda?
Penyebaran virus Corona di Italia kian masif dan telah merenggut banyak korban jiwa. Dari beberapa sumber diketahui kalau sudah ada nyaris 8 ribu kasus virus Corona di seluruh penjuru negara Spaghetti tersebut.
Di antara 8 ribu kasus, diketahui bahwa ada 463 jiwa korban meninggal akibat penyakit yang pertama kali dideteksi di Wuhan, China tersebut. Sementara 733 orang lainnya diklaim sedang menjalani perawatan yang intensif.
Italia sudah melakukan berbagai cara agar kompetisi tetap bisa berjalan di tengah merebaknya virus itu. Namun pada akhirnya, mereka tidak bisa mengelak lagi dan dengan terpaksa harus menghentikan kompetisi untuk sementara.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Menunggu Euro 2020 Ditunda
Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana kalau kasus virus Corona di Italia sudah mereda? pihak penyelenggara jadi punya PR besar karena kompetisi sudah pasti tak bisa diselesaikan sebelum musim panas dimulai.
Masalah terburuknya adalah Serie A sedang dalam posisi terjepit. Sebab pada musim panas nanti, UEFA akan menggelar Euro 2020. Itu artinya, pihak penyelenggara harus menunggu ajang tersebut kelar untuk melanjutkan Serie A 2019/20.
La Repubblica memaparkan tiga opsi bagi Serie A dalam situasi ini. Pertama, kompetisi tersebut bisa berjalan sebagaimana mestinya andai Euro 2020 juga dinyatakan mundur dari jadwal seharusnya.
Hal ini masih memungkinkan untuk terjadi. Pasalnya wabah virus Corona tidak hanya 'meramaikan' Italia saja. Beberapa kasus juga sudah ditemukan di Spanyol serta Inggris dan bahkan beberapa pertandingan Eropa harus dilaksanakan tanpa penonton.
Serie A 2019/20 Diselesaikan?
Opsi lainnya akan membuat jadwal tim-tim Italia menjadi lebih ketat, terutama bagi mereka yang bermain di kompetisi Eropa juga. Jadwal dipadatkan hingga tim harus bermain setiap dua atau tiga harinya.
Melakukan opsi kedua tersebut juga masih memakan korban. Kompetisi domestik lainnya, Coppa Italia, yang sudah masuk ke leg kedua babak semi-final, harus ditunda sampai antara bulan Juni ataupun Agustus.
Dan tentu saja, opsi yang paling buruk adalah musim diselesaikan sampai ke titik yang sekarang. Agar adil, Scudetto takkan diberi ke klub manapun dan FIGC hanya perlu menentukan tim-tim yang mendapatkan tiket ke ajang Eropa musim depan.
Klub-klub yang berada di zona degradasi pun akan mendapatkan keuntungan. Mereka tidak akan diturunkan ke ajang Serie B, dan dua tim teratas Serie B akan dipromosikan sehingga peserta Serie A bertambah menjadi 22 klub.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Virus Corona Makin Parah, Perdana Menteri Italia Resmi Hentikan Serie A
- KONI Italia Minta Serie A Musim Ini Dihentikan, Scudetto jadi Milik Siapa?
- Sudah Tampil dalam 1000 Laga, Cristiano Ronaldo Bangga Bukan Main
- Penilaian Lippi: Inter Tampil Apik, Tapi Kualitasnya tak Sebagus Juventus
- Brescia Turunkan Harga Jual Sandro Tonali, Juventus dan Inter MIlan Siaga Satu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
LATEST UPDATE
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


