Sinyal Kepergian Conte dari Napoli itu Nyata, Dinyalakan Sang Presiden Saat Parade Juara
Editor Bolanet | 27 Mei 2025 09:48
Bola.net - Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis secara tidak langsung mengonfirmasi kepergian Antonio Conte dari klub. Pernyataan ini disampaikan dalam acara parade kemenangan usai Napoli meraih gelar Serie A.
Padahal, Conte baru satu musim membesut Napoli dan langsung membawa mereka menjadi juara. Namun hubungan keduanya dikabarkan tidak harmonis sehingga memicu keputusan berpisah.
Dalam video yang beredar, De Laurentiis terlihat memberikan pidato emosional untuk Conte. Ia memuji kerja keras pelatih asal Italia itu selama membesut Partenopei.
"Saya harus memberikan pelukan sentimental untuk pria ini, karena dia mengambil alih tim yang berada di ambang kehancuran dan bersama-sama kami memperbaikinya," kata De Laurentiis.
"Dia harus bermain tanpa bintang seperti Kvaratskhelia, menghadapi cedera, dan menggunakan empat atau lima sistem taktik berbeda. Dia membuktikan pada dunia bahwa sistem tidak penting, yang diperlukan adalah pemahaman mendalam tentang sepak bola," tambahnya.
Pujian Tinggi untuk Jasa Conte

De Laurentiis tidak pelit memberikan pujian kepada Conte yang dianggapnya sebagai arsitek kemenangan Napoli. Scudetto kali ini menjadi gelar kedua Napoli dalam tiga tahun terakhir.
Presiden klub itu bahkan meminta seluruh hadirin memberikan tepuk tangan untuk Conte. Namun di balik pujian tersebut, tersirat kalimat perpisahan yang jelas.
"Untuk dia yang membawa kami meraih Scudetto kedua dalam tiga tahun, saya minta tepuk tangan. Terima kasih, terima kasih, terima kasih!" seru De Laurentiis penuh emosi.
"Saya berharap Conte terus sukses dalam kehidupan profesionalnya. Dia pria yang pantas dihormati dan sukses karena kerja kerasnya setiap hari. Terima kasih, Antonio!" lanjutnya.
Allegri Jadi Pengganti Conte?
Beredar kabar kuat bahwa Napoli sudah menyiapkan Max Allegri sebagai pengganti Conte. Pelatih yang baru dipecat Juventus ini memang punya sejarah menarik dengan Conte.
Allegri pernah menggantikan Conte di Juventus tepat setelah sang pelatih meraih Scudetto. Kini sejarah tampaknya akan terulang di Napoli.
Ini juga menjadi kali kedua Napoli berpisah dengan pelatih sesaat setelah juara Serie A. Pada 2023, Luciano Spalletti juga mengalami nasib serupa usai membawa Napoli juara.
"Saya harus pergi ke Roma besok, di mana tim akan bertemu Paus yang baru," ujar De Laurentiis yang dianggap sebagai kode perpisahan dengan Conte.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Liga Champions: Menurut Keyakinan Rosenior, Walau Terluka Napoli Masih Berbahaya
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:03
-
Napoli vs Chelsea: Rosenior Waspadai Jebakan Antonio Conte
Liga Champions 28 Januari 2026, 08:25
LATEST UPDATE
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Liga Champions: Menurut Keyakinan Rosenior, Walau Terluka Napoli Masih Berbahaya
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:03
-
Napoli vs Chelsea: Rosenior Waspadai Jebakan Antonio Conte
Liga Champions 28 Januari 2026, 08:25
-
Arteta: Kalah dari MU itu Menyakitkan, Tapi itu Memang Laga yang Aneh
Liga Inggris 28 Januari 2026, 08:10
-
Terbongkar! Media Belanda Bocorkan Alasan Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes
Tim Nasional 28 Januari 2026, 07:43 -
Isi Rapat 'Darurat' Arsenal Usai Dikalahkan MU Dibongkar Arteta
Liga Inggris 28 Januari 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05








