Statistik Bicara: Juventus Lebih Baik di Tangan Allegri Ketimbang Sarri
Yaumil Azis | 9 Desember 2019 15:02
Bola.net - Juventus melakukan pergantian di sektor kepelatihannya di musim panas kemarin. Massimiliano Allegri, yang memilih hengkang dari Turin, digantikan oleh Maurizio Sarri.
Allegri merupakan salah satu pelatih yang berprestasi di Juventus. Dalam lima tahun masa kepemimpinannya, ia berhasil menyumbangkan trofi dari berbagai ajang yang didominasi dari kancah domestik.
Tidak hanya itu, mantan pelatih AC Milan itu juga pernah membawa Juventus mencapai babak final Liga Champions sebanyak dua kali. Sayangnya, mereka tumbang di tangan Barcelona dan Real Madrid.
Posisinya digantikan oleh Maurizio Sarri, yang tidak kalah berprestasinya. Pada musim perdananya di Chelsea, ia menyumbang trofi Liga Europa dan mengantarkan the Blues finis di peringkat ketiga Premier League.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus di Era Allegri
Di tangan Sarri, Juventus sempat tak terkalahkan di semua ajang. Namun torehan positif tersebut terhenti saat klub berjuluk Bianconeri itu tumbang di tangan Lazio dalam laga Serie A akhir pekan kemarin.
Sejatinya, keraguan sudah muncul di benak fans Juventus dalam beberapa pekan terakhir. Performa Bianconeri terus menunjukkan penurunan, termasuk saat mereka ditahan imbang 2-2 oleh Sassuolo.
Statistik ini mungkin akan membuat fans Juventus merasa semakin ragu dengan Sarri. Calciomercato.com memberikan catatan penting yang menunjukkan bahwa kepemimpinan Allegri masih lebih baik dari Sarri.
Satu tahun lalu, di giornata ke-15, Juventus yang diasuh Allegri menuai 14 kemenangan dan satu kali imbang. Selain itu, Cristiano Ronaldo dkk berhasil mencetak 32 gol, delapan kali kebobolan, dan meraih total 43 poin.
Juventus di Era Sarri
Pada masa yang sama, di ajang Liga Champions, Juventus hanya merasakan satu kekalahan atas Manchester United. Namun torehan itu tak menjadi relevan karena Bianconeri memuncaki klasemen grup.
Di sisi lain, Maurizio Sarri baru mengoleksi 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kali kekalahan di periode yang sama. Lengkap dengan koleksi 26 gol, 15 kali kebobolan, dan meraih 36 poin.
Juventus juga tidak terkalahkan di fase grup Liga Champions sampai pekan ke-5 dan sedang memuncaki klasemen Grup D. Namun hasil yang diterima Bianconeri tidak bisa dikatakan meyakinkan.
Juventus Dapat Apa di Era Sarri?
Perbandingan yang disajikan sudah cukup jelas. Di Era Sarri, gawang Juventus lebih sering jebol dan kekurangan tujuh poin dari musim lalu. Dan pada musim kemarin, perebutan gelar Scudetto sudah hampir dipastikan tuntas.
Lalu apa yang Juventus dapatkan di era Sarri? Untuk saat ini, hanya permainan yang sedikit lebih indah dari sebelumnya. Mudahnya gawang Juventus kebobolan pun bisa disebabkan oleh absennya Giorgio Chiellini.
Seperti yang diketahui, bek gaek berumur 35 tahun itu mengalami cedera ACL. Dengan terpaksa, ia harus merelakan jabatan kapten ke tangan Leonardo Bonucci dan menepi dari lapangan sampai tahun 2020 mendatang.
(Calciomercato.com)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Victor Osimhen: Nyaris Pensiun Dini dan Peran Vital Luciano Spalletti
Liga Italia 19 Februari 2026, 15:16
-
Rafael Leao Kesal AC Milan Ditahan Imbang Como: Kami Harusnya Menang!
Liga Italia 19 Februari 2026, 10:44
-
Ribut-ribut di Pinggir Lapangan Milan vs Como: Perseteruan Allegri vs Fabregas
Liga Italia 19 Februari 2026, 09:39
LATEST UPDATE
-
Liverpool Siap Tikung MU untuk Transfer Berlian Wolverhampton Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:44
-
Kaki Terus Membaik, Fermin Aldeguer Targetkan Kembali Balapan di MotoGP Brasil 2026
Otomotif 20 Februari 2026, 10:41
-
MU Patah Hati! Sandro Tonali Tidak Minat Gabung Setan Merah
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:27
-
Bukan Wacana Doang, Manchester United Siapkan Tawaran Perdana untuk Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:16
-
Cari Suksesor Casemiro, Man United Disarankan Beli Salah Satu dari Dua Gelandang Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:10
-
Pemain Newcastle Ini Bakal Jadi Suksesor Marcus Rashford di Manchester United?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:03
-
Matheus Cunha Ajak Fans Tidak Lupakan Peran Ruben Amorim di Balik Kebangkitan Man United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 09:58
-
Mantan Bos Tottenham Ini Indikasikan Siap Jadi Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 09:50
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 20 Februari 2026
Voli 20 Februari 2026, 09:44
-
Fabrizio Romano Benarkan MU Berminat Pada Pemain Bayern Munchen Ini, Tapi...
Liga Inggris 20 Februari 2026, 09:39
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 20 Februari 2026, 09:33
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 Februari 2026, 09:33
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 Februari 2026, 09:32
-
Man United Takut Kehilangan Sponsor Baru Usai Kontroversi Sir Jim Ratcliffe
Liga Inggris 20 Februari 2026, 09:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

