Statistik yang Gambarkan Buruknya Juventus: Pertahanan Bapuk dan Buang 10 Poin
Asad Arifin | 24 Juli 2020 08:18
Bola.net - Juventus kalah dari Udinese. Hasil ini membuat Juventus batal merayakan scudetto Serie A musim 2019/2020 lebih cepat. Selain itu, ada sejumlah catatan buruk yang ditorehkan Si Nyonya Tua.
Juventus berjumpa Udinese pada duel pekan ke-35 Serie A, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB. Pada laga di Dacia Arena tersebut, Juventus kalah dengan skor 2-1 atas tuan rumah.
Juventus unggul lebih dulu lewat gol Matthijs de Ligt pada menit ke-42. Bek asal Belanda memecah kebuntuan lewat tendangan jarak jauh.
Namun, Udinese berhasil bangkit di babak kedua dan memastikan kemenangan berkat gol Illija Nestorovski dan Seko Fofana. Gol kedua Udinese terjadi pada menit 90+2, dari serangan balik cepar yang diawali hilangnya bol dari penguasaan Cristiano Ronaldo.
Juventus tetap berada di puncak klasemen Serie A dengan 80 poin, unggul enam poin dari Atalanta di posisi kedua. Namun, ada sejumlah catatan buruk bagi skuad asuhan Maurizio Sarri itu.
Pertahanan yang Bapuk
Lini pertahanan Juventus kembali menunjukkan kinerja mengecewakan di laga melawan Udinese. Matthijs de Ligt memang punya kontribusi besar dengan mencetak gol, tetapi dari tugas bertahan, dia kecolongan dua gol.
Laga melawan Udinese menegaskan bahwa ada masalah di pertahanan Juventus dan itu sudah nampak dalam tujuh laga terakhir. Juventus tidak pernah mencatat claansheet dalam tujuh laga terakhir, catatan yang buruk.
Lebih detail, dalam lima laga terakhir, Juventus telah kebobolan 12 gol. Ya, 12 gol.
Artinya, Juventus rata-rata kebobolan lebih dari dua gol dalam satu laga. Kinerja paling buruk barisan pertahanan Juventus terjadi saat dikalahkan AC Milan. Saat itu, empat gol dijaringkan pemain Milan. Juventus kalah dengan skor 4-1.
Kali terakhir Juventus mencatatkan cleansheet terjadi saat menang 4-0 atas Lecce, 27 Juni yang lalu.
Performa Buruk
Juventus memang masih berada di puncak klasemen Serie A. Namun, jika melihat lima pertandingan terakhir Juventus, nampak jelas bahwa klub kini berada dalam situasi krisis. Performa Juventus menukik secara signifikan.
Dimulai dari kekalahan lawan Milan dengan skor 4-2, Juventus kemudian hanya bermain imbang lawan Atalanta [2-2] dan Sassuolo [3-3]. Sempat bangkit saat menang atas Lazio [2-1], Juventus kembali tersungkur saat kalah dari Udinese [2-1].
Ya, Juventus telah membuang 10 poin dalam lima laga terakhir. Dari 15 poin yang mungkin didapatkan, Si Nyonya Tua hanya mendapatkan lima poin saja.
Sumber: Goal International
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













