Stefano Pioli Bingung, Kok Bisa AC Milan Kalah Lawan Spezia?
Asad Arifin | 18 Januari 2022 07:50
Bola.net - Stefano Pioli tidak habis pikir mengapa AC Milan bisa kalah dari Spezia pada lanjutan Serie A. Menurut sang pelatih, Milan punya beberapa momen bagus untuk membuat laga berakhir dengan manis bagi Rossoneri.
Milan menjamu Spezia pada laga pekan ke-22 Serie A, Selasa (18/1/2022) dini hari WIB. Pada duel di San Siro itu, Milan menelan malu usai dikalahkan tamunya dengan skor 2-1.
Milan sejatinya unggul lebih dulu pada akhir babak pertama. Setelah Theo Hernandez gagal mengeksekusi penalti, Rafael Leao kemudian mencetak gol. Tapi, Spezia membalikkan situasi pada babak kedua lewat gol Kevin Agudelo dan Emanuel Gyasi.
Kok Bisa Kalah, Milan?
Stefano Pioli tidak melihat ada cukup alasan bagi Milan untuk kalah lawan Spezia. Apalagi, setelah unggul pada akhir babak pertama, Pioli merasa anak asuhnya bisa tampil percaya diri pada babak kedua.
"Kami bisa memenangkan pertandingan, entah bagaimana kami kalah dan itu berat," kata Pioli.
"Kami tahu kami memiliki peluang bagus, gol Leao seharusnya memberi kami kepercayaan diri, kami gagal memastikan kemenangan yang sangat kami inginkan, tetapi musim masih panjang," tegasnya.
Bagi Milan, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi kedua klasemen Serie A dengan 48 poin. Milan tertinggal dua poin dari Inter Milan yang duduk di puncak klasemen dan punya satu laga ekstra.
Komposisi Baru di Lini Tengah
Milan harus kehilangan banyak pemain kunci pada duel lawan Spezia. Tiga pemain yang selama ini jadi andalan di lini tengah absen. Sandro Tonali absen karena akumulasi kartu. Lalu, Franck Kessie dan Ismael Bennacer membela negaranya di Piala Afrika.
Pioli menurunkan Rade Krunic dan Tiemoue Bakayoo di lini tengah. Ini adalah kombinasi yang jarang dimainkan oleh Pioli.
"Jelas, karakteristiknya berbeda. Bakayoko lebih dalam dengan Krunic di antara garis. Itu adalah sesuatu yang baru, jadi wajar jika mekanismenya tidak sempurna," tegas mantan pelatih Fiorentina tersebut.
Klasemen Serie A
Sumber: DAZN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








