Sukses Mengkudeta Inter Tak Membuat Juventus Jemawa
Yaumil Azis | 7 Oktober 2019 05:21
Bola.net - Kemenangan Juventus atas Inter Milan dalam laga pekan ketujuh Serie A 2019/20, Senin (7/10/2019) dini hari tadi memberikan pengaruh besar. Berkat itu, Bianconeri pun berhasil menempati puncak klasemen saat ini.
Pertandingan yang berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, tersebut berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk Juventus. Dua gol dari skuat asuhan Maurizio Sarri dicetak oleh dua penyerang berkebangsaan Argentina, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain.
Hasil ini seolah mengingatkan dengan laga antara Inter Milan melawan Juventus yang juga terjadi di ajang Serie A tahun 2017 lalu. Saat itu, Higuain juga menjadi pahlawan dengan golnya yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Juventus pun berhasil mengkudeta posisi puncak yang sebelumnya diduduki oleh Inter Milan. Mereka juga belum merasakan kekalahan dan telah mengoleksi 19 poin dari enam kemenangan dan satu kali imbang atas Fiorentina.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus Enggan Jemawa
Naiknya Juventus ke puncak klasemen diyakini bakalan mengubah peta persaingan Scudetto musim ini. Di tahun-tahun sebelumnya, Bianconeri sulit untuk dikudeta saat mereka sudah menempati posisi favoritnya tersebut.
Meskipun demikian, Maurizio Sarri selaku pelatih enggan merasa jemawa. Ia merasa keberhasilan menduduki puncak klasemen di masa awal musim seperti ini tidak memberikan pengaruh besar.
"Mengambil alih posisi puncak masih berarti kecil sekarang. Elemen yang paling signifikan adalah kami bermain apik, dengan karakter serta determinasi melawan sebuah tim yang telah memenangkan setiap laga sejauh ini," ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.
"Kami memulai dengan baik dan tepat dalam menggunakan pendekatan di momen yang memanas, jadi itu adalah sebuah pertanda yang bagus," lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.
PR Juventus Berikutnya
Publik dibuat terkejut dengan permainan operan cepat Juventus yang berujung pada gol Higuain di menit ke-80. Tercatat sedikitnya ada 24 operan yang terjadi selama proses pembuatan gol striker berumur 31 tahun itu.
"Tim berkualitas mampu melakukan itu. Saat operan terasa cair, sebuah gol dan peluang mencetak gol akan tiba sebagai konsekuensi langsung dari itu. Saya pikir tim ini telah membuat langkah maju dalam segi operannya," tambahnya.
"Apa yang kami harus latih adalah dominasi permainan, mempunyai supremasi teritorial, menekan lebih baik, merebut inisiatif menyerang dari lawan agar kami bisa menghabiskan keseluruhan waktu kami di wilayah lawan," tandasnya.
Setelah ini, Juventus akan rehat cukup lama karena jeda internasional yang berlangsung selama dua pekan ke depan. Aksi Cristiano Ronaldo dkk bisa disaksikan kembali pada tanggal 20 Oktober nanti dengan menghadapi Bologna di Allianz Stadium.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41















