Tak Ada Penyesalan, Koopmeiners Ingin Bertahan dan Bersinar di Juventus
Editor Bolanet | 14 Maret 2025 15:42
Bola.net - Teun Koopmeiners menghadapi tantangan besar di musim pertamanya bersama Juventus. Meski begitu, sang kakak, Peer Koopmeiners, mengungkapkan bahwa gelandang asal Belanda itu tetap bertekad untuk bertahan di Allianz Stadium dan menunjukkan kemampuannya.
Koopmeiners, yang dibeli Juventus dengan harga lebih dari €50 juta pada Agustus 2024, belum bisa menunjukkan performa terbaiknya. Kritik pun bermunculan, terutama karena harga transfernya yang tinggi. Namun, sang kakak meyakini bahwa adiknya akan segera kembali ke performa puncaknya.
Peer juga menegaskan bahwa Koopmeiners tidak menyesal memilih Juventus ketimbang Liverpool. "Dia mencintai Juventus dan Italia. Tidak ada penyesalan sedikit pun," tegasnya.
Tantangan Berat di Musim Pertama

Teun Koopmeiners belum bisa menampilkan performa gemilang seperti saat masih membela Atalanta. Sang kakak, Peer Koopmeiners, mengakui bahwa harga transfer yang tinggi telah memberikan tekanan besar pada adiknya. Namun, ia yakin Koopmeiners akan segera beradaptasi.
"Dari luar, ada banyak tekanan karena harga transfernya yang mahal," kata Peer dalam wawancara dengan Gianlucadimarzio.com.
"Orang sering tidak menyadari betapa sulitnya beradaptasi dengan lingkungan baru, rekan setim baru, pelatih baru, dan gaya bermain yang berbeda. Di Turin, dia juga bermain dalam peran yang berbeda. Sayangnya, semua ini sering diremehkan," tambahnya.
"Saya bisa jamin bahwa adik saya ingin kembali menjadi pemain seperti di Atalanta dan membantu tim dengan gol serta assist. Dia memberikan segalanya setiap hari untuk kembali menjadi pemain yang menentukan."
Tidak Menyesal Pilih Juventus

Meski menghadapi kritik, Koopmeiners tidak menyesal memilih Juventus ketimbang klub-klub besar lain seperti Liverpool. Sang kakak mengungkapkan bahwa Koopmeiners sangat mencintai Juventus dan Italia.
"Tidak, tidak pernah. Teun mencintai Juventus. Sebagai kakaknya, saya bisa bilang bahwa saya belum pernah melihatnya sebahagia saat dia mengirim foto pada hari presentasinya," kata Peer.
"Saat itu, saya tidak bisa hadir, tapi ekspresinya mengatakan segalanya. Saya belum pernah melihat kebahagiaan seperti itu sebelumnya. Tujuannya adalah bertahan di Juventus. Ini salah satu klub terbesar di dunia," lanjutnya.
Peer juga menegaskan bahwa Koopmeiners tidak memiliki penyesalan sedikit pun. "Dia mencintai Italia, mencintai Juventus, dan tidak menyesali keputusannya—bahkan tidak satu persen pun."
Dukungan dari Juventus
Thiago Motta, pelatih Juventus, telah mencoba memainkan Koopmeiners dalam berbagai peran sepanjang musim ini. Hal ini diakui oleh Peer sebagai salah satu tantangan yang dihadapi adiknya. Namun, Peer memilih untuk tidak terlalu memikirkan opini publik.
"Itu yang selalu saya katakan. Tapi, keputusan ada di tangan pelatih, dan hanya dialah yang saya dengarkan. Saya tidak terlalu memperhatikan opini fans, meski saya tahu mereka adalah bagian terpenting dari klub," ujar Peer.
Peer juga mengungkapkan bahwa Koopmeiners sangat kritis terhadap dirinya sendiri. "Adik saya tahu dia harus memberi lebih. Dia selalu sangat kritis terhadap dirinya sendiri. Saya yakin, cepat atau lambat, kualitasnya akan bersinar."
"Saat ini, yang terpenting adalah dia menemukan kebahagiaan lagi. Segala sesuatu yang lain akan mengikuti," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Alasan Stefano Pioli Jadi Pilihan Ideal untuk Juventus Jika Thiago Motta Dipecat
- Belanja Besar Thiago Motta di Juventus Melebihi Conte dalam Tiga Tahun
- Sudah Berlatih Lagi, Paul Pogba Siap Kembali Bermain Sepak Bola!
- Login! MU Siap Jegal Arsenal untuk Transfer Bomber Juventus Ini
- Kalau Mau Juara Lagi, Juventus Disarankan Kembali Rekrut Pelatih Ini, Siapa Dia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







