Tak Punya Pengalaman, Mancini Paham Inzaghi Kesulitan di Milan
Editor Bolanet | 10 Maret 2015 22:05
- Pelatih Inter Milan Roberto Mancini bisa memahami kalau Filippo Inzaghi tengah kesulitan di AC Milan karena belum punya pengalaman menangani klub besar.
Inzaghi naik menjadi pelatih kepala Rossoneri pada awal musim ini setelah sebelumnya menjadi pelatih tim Primavera Milan. Di bawah arahannya, Milan tampil kurang menjanjikan dan hanya bertengger di peringkat sepuluh klasemen Serie A.
Mancini memberi saran kepada Inzaghi agar terlebih dulu mengasah kemampuan kepelatihannya di klub yang levelnya lebih kecil dari Milan. Namun Mancini bisa mengerti kalau Inzaghi juga sulit untuk menolak tawaran untuk menangani klub besar seperti Milan.
Tahun-tahun pertama sulit untuk semua orang. Anda akan membuat kesalahan dan itu normal. Anda harus memiliki kualitas. Saya mulai di Fiorentina dan dalam setengah tahun kami memenangkan Coppa Italia dan menempati posisi keenam. Tapi berbeda dengan Milan, situasi di klub besar selalu berbeda, ungkap Mancini kepada Gazzetta TV.
Memiliki pengalaman pasti membantu, tetapi dalam bidang pekerjaan, ada orang-orang yang memiliki kualitas lebih dan ada yang memiliki kualitas lebih sedikit. Pippo tidak bisa mengatakan tidak, tapi mungkin dia akan lebih baik mendapatkan pengalaman di Sassuolo dan kembali ke Milan, andaikan kesempatan itu muncul lagi.[initial]
(foti/ada)
Inzaghi naik menjadi pelatih kepala Rossoneri pada awal musim ini setelah sebelumnya menjadi pelatih tim Primavera Milan. Di bawah arahannya, Milan tampil kurang menjanjikan dan hanya bertengger di peringkat sepuluh klasemen Serie A.
Mancini memberi saran kepada Inzaghi agar terlebih dulu mengasah kemampuan kepelatihannya di klub yang levelnya lebih kecil dari Milan. Namun Mancini bisa mengerti kalau Inzaghi juga sulit untuk menolak tawaran untuk menangani klub besar seperti Milan.
Tahun-tahun pertama sulit untuk semua orang. Anda akan membuat kesalahan dan itu normal. Anda harus memiliki kualitas. Saya mulai di Fiorentina dan dalam setengah tahun kami memenangkan Coppa Italia dan menempati posisi keenam. Tapi berbeda dengan Milan, situasi di klub besar selalu berbeda, ungkap Mancini kepada Gazzetta TV.
Memiliki pengalaman pasti membantu, tetapi dalam bidang pekerjaan, ada orang-orang yang memiliki kualitas lebih dan ada yang memiliki kualitas lebih sedikit. Pippo tidak bisa mengatakan tidak, tapi mungkin dia akan lebih baik mendapatkan pengalaman di Sassuolo dan kembali ke Milan, andaikan kesempatan itu muncul lagi.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














