Ternyata Juventus Tidak Bertahan Setelah Unggul, Ini Penjelasan Allegri
Yaumil Azis | 26 September 2021 22:25
Bola.net - Juventus berhasil meraih kemenangan keduanya di ajang Serie A pada hari Minggu (26/9/2021). Sayang, hasil positif yang diterima Leonardo Bonucci atas Sampdoria gagal memuaskan banyak pihak.
Seperti yang diketahui, Juventus mengalahkan Sampdoria di Allianz Stadium dengan skor tipis 3-2. Tiga gol kemenangan Bianconeri dipersembahkan Paulo Dybala, Manuel Locatelli dan Leonardo Bonucci.
Sayangnya, fans Juventus di media sosial tidak puas dengan raihan tim kesayangannya tersebut. Mereka mengkritik strategi yang diterapkan Massimiliano Allegri saat Juventus sedang unggul 3-1.
Mereka menganggap Juventus bermain bertahan. Masalah ini sebenarnya telah disuarakan sejak beberapa laga yang telah lalu. Dan beberapa kali, 'strategi bertahan' tersebut membuat Juventus gagal meraih tiga angka.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Allegri Memasang 3 Bek
Salah satu tanda yang diyakini kalau Juventus memainkan strategi bertahan terlihat ketika pertandingan memasuki menit ke-70. Ia menarik keluar Federico Chiesa, seorang penyerang, dan menggantinya dengan Giorgio Chiellini.
Namun Allegri tidak merasa kalau dirinya memasang strategi bertahan. Ia memiliki alasan tersendiri mengapa Chiellini harus dimainkan di pertandingan tersebut.
"Saya memainkan [Aaron] Ramsey karena Locatelli dan [Rodrigo] Bentancur kelelahan, sementara menggunakan tiga bek tujuannya untuk membuat bentuk permainan jadi melebar," ujar Allegri usai laga kepada Sky Sport Italia.
"Jadi, itulah mengapa kami kebobolan. Kami kebobolan karena kami kehilangan bola di lini tengah dan semua berlari mundur," lanjutnya.
Clean Sheet Jarang Terjadi
Dengan ini, Juventus memperpanjang catatan gagal clean sheet hingga sebanyak 20 pertandingan di Serie A. Allegri tampak tidak khawatir dengan situasi ini, sebab clean sheet dirasanya sebagai hal langka di masa sekarang.
"Toh, clean sheet sudah cukup jarang di masa sekarang. Saya melihat hasil 2-2 dan 3-3 kemarin. Pada sepak pojok, ada distraksi saat melakukan penjagaan dan kami harus lebih fokus," Allegri menambahkan.
"Kami melakukan penjagaan perorangan dalam situasi bola mati. Bonucci sadar adanya ancaman dan langsung mengejar Yashida, tapi dia kehilangan pemain yang ia kawal sebelum sepak pojok dilakukan."
"Matthijs de Ligt tidak pernah bermain dengan format tiga bek di belakang, tapi punya karakteristik untuk bermain di sana. Di beberapa pertandingan kami akan memainkan empat bek, beberapa lagi tiga. Yang harus kami lakukan adalah berhati-hati dalam bola mati dan memanfaatkan setiap peluang kami," pungkasnya.
(Sky Sport Italia)
Baca juga:
- Kabar Buruk, Juventus! Dybala dan Morata Dipastikan Absen Kontra Chelsea
- Juventus Raih Tiga Poin, Warganet: Besok-besok Lagi Ya, Tapi Jangan Sedekah Gol!
- 5 Pelajaran Laga Juventus vs Sampdoria: Dybala Cedera, Apa Dampaknya?
- Man of the Match Juventus vs Sampdoria: Manuel Locatelli
- Hasil Pertandingan Juventus vs Sampdoria: Skor 3-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



