Terungkap! Rasmus Hojlund Ternyata Tolak AC Milan dan Pilih Napoli Gara-Gara Hal Ini
Editor Bolanet | 17 Januari 2026 16:06
Bola.net - Rasmus Hojlund ternyata sempat menolak tawaran AC Milan sebelum resmi berlabuh ke Napoli. Drama di balik layar transfer mantan penyerang Manchester United ini akhirnya terungkap ke publik.
Rossoneri sejatinya sudah menyodorkan proposal serius di atas meja perundingan Setan Merah. Namun, sang pemain punya pertimbangan lain yang membuat kesepakatan itu layu sebelum berkembang.
Bukan soal gaji atau restu dari manajemen United yang menjadi penghalang utama kesepakatan ini. Keputusan tersebut murni datang dari penilaian pribadi striker Timnas Denmark itu terhadap proyek olahraga yang ditawarkan.
Lantas, apa yang membuat Napoli lebih menggoda di mata Hojlund dibanding Milan? Berikut detail di balik layar kegagalan transfer tersebut berdasarkan laporan jurnalis Matteo Moretto mengutip dari Football Italia.
Tawaran Menggiurkan Milan

Milan sebenarnya tidak main-main dalam memburu tanda tangan Hojlund. Mereka datang dengan skema peminjaman berbayar senilai €3,5 juta kepada Manchester United.
Proposal itu dilengkapi dengan opsi pembelian permanen seharga €35 juta di akhir masa peminjaman. Angka ini menunjukkan niat besar Milan untuk merombak lini serang mereka dengan menjadikan Hojlund sebagai pusat permainan.
Manajemen Milan sudah bergerak agresif pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, negosiasi tidak pernah benar-benar mencapai momentum puncak meski uang sudah disiapkan.
Faktor finansial ternyata bukan satu-satunya kunci dalam kesepakatan ini. Hojlund melihat ada celah dalam proposal Milan yang tidak sesuai dengan visi kariernya.
Bukan Salah Manchester United

Kegagalan transfer ini sering dikaitkan dengan alotnya negosiasi antar klub. Padahal, faktor penentunya bukan sikap Manchester United, melainkan evaluasi mandiri dari sang pemain.
Hojlund meneliti konteks olahraga yang ditawarkan Milan dengan sangat hati-hati. Ia merasa proposal dari tim yang bermarkas di San Siro itu tidak sepenuhnya memenuhi ambisi pribadinya saat ini.
Sang striker menginginkan kepastian mutlak sebelum meninggalkan Old Trafford. Ia tidak ingin nasibnya sekadar menjadi opsi cadangan atau bergantung pada performa semusim.
Penolakan ini murni didasarkan pada jaminan teknis di lapangan. Hojlund butuh panggung yang tepat untuk mengembalikan ketajaman naluri golnya.
Dua Syarat Mutlak Hojlund
Ada dua elemen krusial yang menjadi landasan penolakan Hojlund terhadap Milan. Pertama, ia bertekad kuat untuk terus bermain di kompetisi Liga Champions Eropa.
Kompetisi elit benua biru itu dianggap vital bagi perkembangan karier dan profil internasionalnya. Hojlund tidak ingin absen dari panggung tertinggi sepak bola Eropa tersebut.
Kedua, ia menginginkan jaminan transfer permanen yang jelas sejak awal. Ia menolak skema kesepakatan yang digantungkan pada syarat-syarat tertentu atau negosiasi ulang di masa depan.
Milan hanya menawarkan opsi pembelian, bukan kewajiban pembelian. Hal ini menjadi titik lemah yang membuat Hojlund ragu untuk menerima pinangan mereka.
Napoli Menang Langkah
Napoli hadir di saat yang tepat dengan tawaran yang lebih konkret dan meyakinkan. Klub asal Naples itu mampu memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh Hojlund.
Partenopei bergerak dengan keyakinan penuh menyodorkan proyek teknis yang jelas. Mereka juga memberikan jaminan klausul pembelian yang tegas, bukan sekadar opsi tentatif.
Kepastian inilah yang menjadi faktor penentu keputusan Hojlund. Ia merasa Napoli lebih serius menginginkan jasanya sebagai bagian integral dari tim masa depan.
Milan pun hanya bisa gigit jari melihat target ambisius mereka lepas. Kegagalan ini menyisakan penyesalan karena transfer batal bukan akibat kurangnya niat klub, melainkan tuntutan jaminan dari sang pemain.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

