Torino, si Banteng yang Sedang Terluka
Gia Yuda Pradana | 3 Februari 2020 11:10
Bola.net - Torino baru saja menelan empat kekalahan beruntun di semua ajang, Serie A dan Coppa Italia. Dalam empat laga itu, mereka bahkan kebobolan 17 gol, dan hanya bisa mencetak tiga gol ke gawang lawan-lawannya. Il Toro, si Banteng dari Turin ini sedang terluka.
Torino bertandang ke markas tim promosi Lecce pada pekan ke-22 Serie A 2019/20, Senin (3/2/2020). Pasukan Walter Mazzarri dipaksa menyerah 0-4.
Gol-gol Lecce dicetak oleh Alessandro Deiola menit 11, Antonin Barak menit 19, Filippo Falco menit 64, dan Gianluca Lapadula menit 78 (penalti).
Torino pun selalu kalah dalam empat laga terakhir di semua ajang. Sebelumnya, Andrea Belotti dan kawan-kawan juga menyerah 1-2 lawan Sassuolo, dibantai sang tamu Atalanta tujuh gol tanpa balas, serta ditekuk AC Milan 2-4 di babak perempat final Coppa Italia.
Noda dalam Sejarah

4 Laga terakhir Torino:
- 19-01-2020 Sassuolo 2-1 Torino (Serie A)
- 26-01-2020 Torino 0-7 Atalanta (Serie A)
- 29-01-2020 Milan 4-2 Torino (Coppa Italia)
- 03-02-2020 Lecce 4-0 Torino (Serie A).
Kekalahan beruntun di Serie A lawan Atalanta dan Lecce menjadi noda dalam sejarah Torino.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di Serie A, Torino kebobolan minimal 11 gol hanya dalam dua laga beruntun di kompetisi ini. Ini bisa dibilang sebagai salah satu periode terburuk si Banteng dari Turin.
Menyakitkan
"Ini bukan saatnya bicara, tapi untuk introspeksi," tutur direktur Torino, Comi, kepada Sky Sport Italia.
"Kekalahan-kekalahan ini menyakitkan bagi klub. Para pemain dan saya pribadi merasa kalau kami harus menyikapi ini dengan hati-hati. Performa seperti ini sama sekali tidak bisa diterima."
"Sikap para pemain bukan yang kami harapkan, dan sekarang adalah saatnya untuk introspeksi. Tidak baik berbicara di suasana panas seperti saat ini, jadi akan mendiskusikannya secara internal, dan lihat bagaimana jadinya nanti."
Torino akan segera mengambil sikap. Mazzarri, yang melatih Torino sejak 4 Januari 2018, sepertinya bakal dipecat.
Sumber: Opta/Sky Sport Italia
Menurut Bolaneters, apakah pergantian pelatih bisa membuat Torino bangkit? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
LATEST UPDATE
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













