Trapattoni Minta Interisti 'Move on' Dari Mourinho
Editor Bolanet | 30 Maret 2015 13:53
- Giovanni Trapattoni meminta agar para Interisti melupakan era-era keemasan Inter Milan bersama Jose Mourinho dan Helenio Herrera. Eks pelatih Inter itu berharap para tifosi setia Nerazzurri memberikan kepercayaan serta dukungan penuh kepada Roberto Mancini.
Mancini, pelatih Inter 2004-2008, ditunjuk menggantikan Walter Mazzarri di tengah musim 2014/15. Sejauh ini, Mancini belum menunjukkan hasil kerja yang impresif dan Inter tertahan di papan tengah serta baru saja disingkirkan Wolfsburg dari Liga Europa.
Tak sedikit pendukung Inter yang mengecam pencapaian buruk Mancini. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Mancini akan hengkang pada musim panas mendatang.
Para tifosi harus melupakan masa lalu yang indah bersama Helenio Herrera dan Jose Mourinho serta mulai memberikan kepercayaan total kepada Mancini, kata Trapattoni seperti dilansir Football Italia.
Herrera adalah salah satu pelatih legendaris yang pernah membawa Inter meraih tiga Scudetto Serie A (1962/63, 1964/65, 1965/66), dua gelar European Cup/Liga Champions (1963/64, 1964/65) dan dua titel Piala Interkontinental (1964, 1965). Sementara itu, Mourinho sukses membimbing Nerazzurri meraih treble Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions pada musim 2009/10 silam.
Mancini sendiri bukan pelatih sembarangan. Pada periode pertamanya di Giuseppe Meazza, dia memberi Inter tiga Scudetto serta masing-masing dua gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italiana. Namun, siapa pun pelatih Inter, pasti dibanding-bandingkan dengan Mourinho atau Herrera.
Trapattoni menilai ini tidak seharusnya dilakukan oleh para Interisti. Menurutnya, mereka harus memberikan kepercayaan total. Kali ini, Mancini adalah pelatih yang jadi topik pembicaraan. Trapattoni percaya, jika mereka mau bersabar, Mancini pasti bisa memberikan timbal balik (prestasi) yang setimpal. [initial]
(foti/gia)
Mancini, pelatih Inter 2004-2008, ditunjuk menggantikan Walter Mazzarri di tengah musim 2014/15. Sejauh ini, Mancini belum menunjukkan hasil kerja yang impresif dan Inter tertahan di papan tengah serta baru saja disingkirkan Wolfsburg dari Liga Europa.
Tak sedikit pendukung Inter yang mengecam pencapaian buruk Mancini. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Mancini akan hengkang pada musim panas mendatang.
Para tifosi harus melupakan masa lalu yang indah bersama Helenio Herrera dan Jose Mourinho serta mulai memberikan kepercayaan total kepada Mancini, kata Trapattoni seperti dilansir Football Italia.
Herrera adalah salah satu pelatih legendaris yang pernah membawa Inter meraih tiga Scudetto Serie A (1962/63, 1964/65, 1965/66), dua gelar European Cup/Liga Champions (1963/64, 1964/65) dan dua titel Piala Interkontinental (1964, 1965). Sementara itu, Mourinho sukses membimbing Nerazzurri meraih treble Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions pada musim 2009/10 silam.
Mancini sendiri bukan pelatih sembarangan. Pada periode pertamanya di Giuseppe Meazza, dia memberi Inter tiga Scudetto serta masing-masing dua gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italiana. Namun, siapa pun pelatih Inter, pasti dibanding-bandingkan dengan Mourinho atau Herrera.
Trapattoni menilai ini tidak seharusnya dilakukan oleh para Interisti. Menurutnya, mereka harus memberikan kepercayaan total. Kali ini, Mancini adalah pelatih yang jadi topik pembicaraan. Trapattoni percaya, jika mereka mau bersabar, Mancini pasti bisa memberikan timbal balik (prestasi) yang setimpal. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






