Zlatan Ibrahimovic adalah Hadiah Terbaik AC Milan, Tapi Bagaimana dengan Cederanya?
Abdi Rafi Akmal | 2 Agustus 2022 01:13
Bola.net - Perpanjangan kontrak satu tahun Zlatan Ibrahimovic di AC Milan disebut Ronaldo Luis Nazario Da Lima sebagai hadiah terbaik bagi Rossoneri. Namun, Ronaldo turut mengkhawatirkan cedera yang menimpa pemain berusia 40 tahun tersebut.
Seperti yang diketahui, kontrak Ibrahimovic sudah habis di Milan pada awal Juli 2022. Milan kemudian memilih memperpanjang kontrak sang pemain sampai akhir musim kompetisi 2023 dengan catatan pengurangan pada gajinya. Ibrahimovic diketahui hanya akan menerima 1 - 1,5 juta Euro saja per musimnya.
Milan memperpanjang Ibrahimovic karena punya pengaruh besar, seperti sukses membantu Milan lolos ke Liga Champions pada musim 2020/2021. Semusim berselang, Milan berhasil diantarkannya sebagai juara Liga Italia.
Namun di usianya yang kelewat senja untuk ukuran pemain sepak bola, cedera mulai mengganggu karier Ibrahimovic. Penyerang gaek asal Swedia itu bahkan diprediksi baru bisa bermain pada awal tahun 2023 mendatang.
Hadiah Terbaik

Komentar Ronaldo soal hadiah terbaik untuk Milan bukan sembarangan. Ibrahimovic terbukti membawa pengaruh yang cukup besar di tubuh Rossoneri.
Milan terakhir kali menang pada musim 2010/11 saat Ibrahimovic masih muda. Milan baru juara lagi pada musim 2021/22, ketika Ibrahimovic kembali dari perantauannya di Amerika Serikat bersama LA Galaxy.
"Ibra adalah hadiah terbaik yang bisa didapatkan Milan untuk diri mereka sendiri di musim ini," katanya kepada Gazzeta dello Sport.
Bayang-bayang Cedera

Ibrahimovic kembali ke San Siro pada pertengahan musim 2019/20 atau awal tahun 2020 lalu. Sejak bergabung, Ibrahimovic dibayang-bayangi dengan rekam jejak cedera.
Ibrahimovic tercatat sudah absen selama 347 hari karena berbagai cedera yang menimpanya. Itu belum ditambah dengan 235 hari lagi setelah cedera pada pertengahan Maret lalu.
"Tapi satu hal yang but saya penasaran, bagaimana caranya nanti dia comeback dan akan seperti apa?" kata Ronaldo mengomentari riwayat cedera.
Berpengalaman

Ronaldo sudah pernah punya pengalaman buruk soal cedera, terutama cedera lutut. Dua kali cedera lutut telah mengubahnya dari sosok yang dijuluki El Fenomeno (Sang Fenomenal) jadi pemain yang biasa-biasa saja.
Ronaldo sempat cedera lima bulan sejak akhir tahun 1999. Dia kemudian menepi lebih lama lagi pada pertengahan 2000, yang membuatnya wajib istirahat sampai menjelang Piala Dunia 2002.
"Waktu saya berjuang dengan cedera lutut, saya bertanya lagi kepada diri sendiri, 'Bagaimana rasanya kembali bermain?" ungkapnya.
Sumber: Gazzetta dello Sport
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
-
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:53
-
Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:37
-
Prediksi Starting XI Brasil untuk Ladeni Jepang
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, 29 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












