5 Fakta Lamine Yamal, Superstar Barcelona yang Bikin Sejarah di Usia Muda
Gilar Ramdhani | 25 September 2026 11:36
Bola.net - Lamine Yamal kini sudah melewati fase sebagai sekadar wonderkid Barcelona. Di usia 19 tahun, pemain bernomor 10 itu mulai memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar bersama Blaugrana.
Salah satu buktinya terlihat saat Barcelona menghadapi Feyenoord pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027. Setelah Raphinha ditarik keluar pada menit ke-71, ban kapten berpindah ke lengan Yamal.
Momen tersebut membuat Yamal kembali mencatat sejarah. Ia menjadi pemain termuda yang pernah mengenakan ban kapten Barcelona dalam pertandingan resmi, tepatnya ketika berusia 19 tahun 58 hari.
Perjalanan Yamal memang berlangsung luar biasa cepat. Dari pemain akademi La Masia, menembus tim utama sebelum genap 16 tahun, hingga kini menjadi salah satu pemain paling penting dalam skuad Hansi Flick.
Lantas, apa saja yang membuat perjalanan Yamal begitu menarik? Berikut lima faktanya.
1. Debut Tim Utama Sebelum Genap 16 Tahun
Yamal bergabung dengan akademi Barcelona pada usia tujuh tahun setelah sebelumnya bermain untuk CF La Torreta. Perkembangannya di La Masia berlangsung sangat pesat. Kesempatan untuk tampil bersama tim utama pun datang ketika usianya bahkan belum genap 16 tahun.
Pada 29 April 2023, Yamal masuk sebagai pemain pengganti saat Barcelona menghadapi Real Betis di La Liga. Ketika itu, usianya baru 15 tahun, 9 bulan, dan 16 hari. Debut tersebut membuatnya tercatat sebagai pemain termuda Barcelona yang tampil di La Liga.
Namun, penampilan Yamal bukan sekadar kesempatan bagi pemain akademi untuk mencicipi atmosfer tim utama. Dalam waktu relatif singkat, ia mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar dan perlahan berubah dari pemain muda potensial menjadi bagian penting Barcelona.
2. Rekor Demi Rekor Mengikuti Perjalanan Yamal
Sejak debut, usia seolah menjadi angka yang terus mengikuti pencapaian Yamal. Ia menjadi pemain termuda Barcelona yang tampil di Liga Champions, pemain termuda yang mencetak gol di La Liga, serta pemain termuda yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan La Liga.
Yamal juga menjadi pemain termuda yang mencapai 100 penampilan bersama Barcelona. Koleksi trofinya pun mulai bertambah. Bersama Blaugrana, ia telah meraih tiga gelar La Liga dan satu Copa del Rey.
Di level internasional, catatan Yamal juga tidak kalah impresif. Ia menjadi pemain termuda yang tampil dan mencetak gol untuk Timnas Spanyol. Pada Euro 2024, Yamal tampil melawan Kroasia ketika baru berusia 16 tahun 338 hari. Ia pun tercatat sebagai pemain termuda yang pernah tampil di Piala Eropa. Yamal kemudian menjadi bagian dari skuad Spanyol yang meraih gelar Euro 2024 dan Piala Dunia 2026. Namanya juga masuk dalam jajaran kandidat kuat untuk meraih Ballon d'Or 2026.
3. Kaki Kiri Jadi Senjata Utama Yamal
Yamal bukan hanya mengandalkan kecepatan. Bermain terutama dari sisi kanan, pemain kelahiran 13 Juli 2007 tersebut memiliki kemampuan membawa bola, melewati lawan dalam situasi satu lawan satu, serta menciptakan peluang dari ruang sempit.
Kaki kirinya menjadi salah satu senjata utama. Kemampuan tersebut membuat Yamal sulit ditebak. Ia bisa melebar di sisi kanan untuk membuka ruang, masuk ke area tengah untuk mencari peluang, atau memberikan umpan kepada rekan setim.
Barcelona juga menilai Yamal sebagai pemain yang berani menghadapi lawan dan mampu bermain di beberapa posisi di lini depan. Perkembangannya tidak berhenti pada kemampuan menciptakan peluang. Kontribusinya di depan gawang juga semakin besar.
Pada musim 2025/2026, Yamal mencetak 16 gol dan 11 assist di La Liga. Performa tersebut turut mengantarnya meraih penghargaan sebagai pemain terbaik La Liga musim tersebut. Memasuki musim 2026/2027, kontribusinya kembali terlihat. Dalam kemenangan telak 5-0 Barcelona atas Valencia pada 6 September 2026, Yamal mencetak dua gol. Ia juga menambah dua gol di Liga Champions.
4. Bukan Lagi Wonderkid, Yamal Sudah Jadi Pemain Penting
Label wonderkid perlahan mulai terasa tidak cukup untuk menggambarkan posisi Yamal di Barcelona. Ia bukan lagi pemain muda yang hanya mendapatkan menit bermain ketika situasi memungkinkan. Nomor 10 yang dikenakannya kini menjadi salah satu simbol penting di skuad Blaugrana.
Di bawah arahan Hansi Flick, Yamal mendapatkan ruang untuk berkembang sekaligus menjadi salah satu sumber kreativitas utama Barcelona. Kemampuan mencetak gol, menciptakan peluang, membuka ruang, hingga menghadapi lawan dalam duel satu lawan satu membuat perannya semakin besar.
Kepercayaan itu juga berlanjut pada musim 2026/2027. Yamal masuk dalam jajaran wakil kapten Barcelona setelah mendapatkan kepercayaan dari rekan-rekan setimnya. Pada usia 19 tahun, posisi tersebut menunjukkan bahwa Barcelona mulai melihatnya bukan hanya sebagai bintang di lapangan, tetapi juga sosok yang diproyeksikan menjadi pemimpin.
5. Jadi Kapten Termuda Barcelona
Momen bersejarah itu akhirnya datang ketika Barcelona menghadapi Feyenoord di Liga Champions pada 9 September 2026. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 5-1 Barcelona tersebut, Yamal menerima ban kapten setelah Raphinha meninggalkan lapangan pada menit ke-71.
Usianya ketika itu baru 19 tahun 58 hari. Yamal pun melewati rekor Bojan Krkic dan menjadi pemain termuda yang pernah menjadi kapten Barcelona dalam pertandingan resmi. Pencapaian tersebut menjadi gambaran bagaimana cepatnya perjalanan Yamal bersama Barcelona. Hingga 25 September 2026, pemain kelahiran 13 Juli 2007 itu sudah mencatat delapan penampilan, delapan gol, dan enam assist bersama Barcelona di La Liga dan Liga Champions.
Dulu ia merupakan pemain akademi yang mendapatkan kesempatan debut sebelum berusia 16 tahun. Kini, tiga tahun berselang, ia sudah dipercaya mengenakan ban kapten salah satu klub terbesar di dunia.
Tantangannya pun semakin besar. Barcelona tidak hanya membutuhkan Yamal untuk menghadirkan aksi individu dan gol-gol penting. Blaugrana juga membutuhkan kontribusinya untuk mengejar target yang lebih tinggi, termasuk kembali berjaya di Liga Champions. Bagi Yamal, kompetisi Eropa tersebut menjadi salah satu target utama yang ingin diraihnya musim ini.
Dukung Barcelona Lebih Dekat dengan Memiliki BRI Debit FC Barcelona
Bagi Culers yang ingin membawa semangat Blaugrana ke aktivitas sehari-hari, kini bisa memiliki BRI Debit FC Barcelona dengan top up mulai Rp1 juta dan menikmati berbagai benefit menarik.
Dengan BRI Debit FC Barcelona, nasabah dapat menikmati diskon 20% untuk Culers Premium Membership serta potongan hingga 40% di merchant Boga Group, seperti Kintan, Shaburi Kintan, Letasu, Loafbun, Putu Made, Yakiniku Like, Bakerzin, Ebiga, Kimukatsu, dan Pepper Lunch.
Benefit lainnya hadir untuk para penggemar sepak bola. Pengguna BRI Debit FC Barcelona bisa mendapatkan diskon hingga Rp150.000 untuk transaksi menggunakan BRI Debit, ditambah potongan Rp100.000 apabila menggunakan BRI Debit FC Barcelona di FISIK Football, FISIK Store, Specs Store, dan Our Daily Dose.
Selain itu, nasabah dengan top up mulai Rp100 juta berkesempatan mengikuti program undian untuk memenangkan 80 hadiah, termasuk merchandise resmi FC Barcelona dan Exclusive Trip ke Spotify Camp Nou. Melalui Exclusive Trip tersebut, pemenang berkesempatan menyaksikan langsung pertandingan FC Barcelona dengan fasilitas yang mencakup tiket pertandingan, akses VIP Lounge, dan akomodasi. Informasi selengkapnya dapat dilihat melalui tautan ini. Promo berlaku hingga 31 Oktober 2026.
Dengan berbagai benefit tersebut, BRI Debit FC Barcelona tak sekadar membawa identitas klub kesayangan dalam aktivitas sehari-hari. Ada pula berbagai kesempatan dan promo yang membuat pengalaman menjadi Culers terasa lebih dekat.
Untuk mengajukan BRI Debit FC Barcelona serta mengetahui syarat dan ketentuannya, kunjungi debit.bri.co.id/id/fcbarcelona atau kantor cabang BRI terdekat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:10
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Rodri Langsung Jadi Pilar Barcelona, Real Madrid-pun Frustrasi
Liga Spanyol 23 September 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
3 Syarat Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 13:27
-
Sepak Takraw Putri Indonesia Raih Medali Perunggu Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 25 September 2026, 13:24
-
Tak Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes Pulihkan Cedera di Belanda
Tim Nasional 25 September 2026, 12:57
-
Italia Membuka Siklus Baru
Piala Eropa 25 September 2026, 12:18
-
5 Fakta Lamine Yamal, Superstar Barcelona yang Bikin Sejarah di Usia Muda
Lain Lain 25 September 2026, 11:36
-
Link Live Streaming Bangladesh vs Malaysia di FIFA Asean Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 11:14
-
Zidane Minta Prancis Tampil Bagus di Semua Lini Lawan Turki
Piala Eropa 25 September 2026, 11:13
-
Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Ada Indonesia vs Singapura
Tim Nasional 25 September 2026, 11:04
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 10:58
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura Hari Ini
Tim Nasional 25 September 2026, 10:52
-
Norwegia dan Sebuah Kemenangan yang Terasa Istimewa
Piala Eropa 25 September 2026, 09:05
-
Jorge Jesus Ungkap Alasan Cristiano Ronaldo Diganti: Kebutuhan Pertandingan
Piala Eropa 25 September 2026, 08:55
-
Portugal di Bawah Jorge Jesus: Menyerang, Pressing, Tak Membiarkan Lawan Bernapas
Piala Eropa 25 September 2026, 08:45
-
Portugal Mengontrol Permainan dan Punya Peluang untuk Cetak Lebih Banyak Gol
Piala Eropa 25 September 2026, 08:33
-
Pengakuan untuk Kualitas dan Ketajaman Portugal
Piala Eropa 25 September 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

