Bola Beli: Kelebihan dan Kekurangan Sepatu Sepak Bola Anak Specs
Darojatun | 11 November 2020 09:48
Bola.net - Saat ini banyak sekali produk sepatu sepak bola anak yang beredar di pasaran, salah satu produk yang banyak digemari adalah produk dari brand Specs. Sadar akan semakin banyaknya orang tua yang mengenalkan olahraga sepak bola kepada anak sejak dini, Specs pun berlomba memunculkan inovasi pada produk mereka.
Seringkali orangtua anak yang menyokong sang buah hati ketika mengikuti kegiatan di sekolah sepak bola (SSB) menyuarakan keluhan kalau sepatu sepak bola anak yang tersedia di pasaran kerap terlalu panjang, kurang lebar, hingga memiliki bahan sepatu yang menyakiti kaki anak. Imbasnya penampilan dan proses asah keterampilan sepak bola sang anak pun terganggu.
Dari sisi harga, range harga sepatu sepak bola anak berkisar dari Rp 250 ribu hingga Rp 800 ribu tergantung dari merek, jenis outsole (plastik, silikon, carbon) dan materi upper shoes (kulit, kulit sintentik, hingga plastik). Specs bermain di rentang harga yang lebih ringan yaitu di kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu.
Sepatu bola anak Specs seri Joga FG JR misalnya, berada di rentang harga Rp 250 ribu sampai dengan Rp 280 ribu baik di toko daring maupun toko offline. Merek buatan Indonesia ini cenderung relatif lebih murah karena dibuat dari bahan upper body sintetik dan outsole dari plastik.
Sedangkan seri Accelarator Lightspeed II sedikit lebih mahal di kisaran harga Rp300 hingga Rp350 ribu karena dibuat dari materi yang lebih ringan dengan desain pul sepatu berbentuk panel-panel langsing yang menjamin genggaman sepatu ke lapangan tetap kuat sembari memicu kecepatan lari anak karena pul tidak menjebak tanah menempel di bagian bawah sepatu.
Tidak Ada Versi Kulit Asli
Masing-masing seri sepatu sepak bola anak Specs ini juga disertai banyak pilihan warna yang eyecatching dan cocok untuk jiwa anak-anak yang ceria dan aktif. Akan tetapi, seperti disampaikan di awal tulisan ini kelebihan sepatu lokal ini adalah lebih pas untuk karakter ukuran kaki anak Indonesia yang bertelapak lebar di rentang ukuran 33-36.
Ketika sepatu sepak bola anak Specs ini terasa cocok di kaki kebanyakan anak Indonesia, merek-merek impor seperti Nike dan Adidas disebut para orangtua justru lebih panjang karena didesain untuk anak-anak dari benua Eropa. Akibatnya, bagian depan kaki anak yang memakai merek Specs lebih padat terisi ujung depan kaki. Imbasnya proses mengontrol dan menendang bola pun terasa lebih baik dengan merek lokal ketimbang merek impor, yang lebih sering menyisakan ruang di bagian dalam ujung depan sepatu ketika dikenakan.
Dari sisi model pun merek sepatu sepak bola anak lokal Specs tidak kalah modern ketimbang para pesaingnya, hanya saja daya tahan bagian atas sepatu disebut kurang tahan banting oleh anak-anak dan para orangtua yang aktif terlibat di berbagai SSB. Bila ada pilihan bagian atas sepatu Specs yang terbuat dari kulit asli dengan harga sedikit lebih mahal, alternatif jenis sepatu yang bisa dibeli anak-anak akan lebih banyak dan sepatu pun tidak mudah koyak di bagian atasnya. Pada sisi dalam sepatu, bahan sintetis ternyata cukup lembut dan tidak menyakiti kaki anak, hal yang sama harus dipertahankan bila Specs membuat versi kulit asli dari seri sepatu sepak bola anak ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video Bola Beli: Melihat Plus Minus Sepatu Bola Adidas Predator 20.3 FG
Open Play 25 Maret 2021, 22:30
-
Bola Beli: Contoh-contoh Olah Raga Permainan Bola Besar, Apa Saja?
Lain Lain 25 Maret 2021, 22:24
-
Bola Beli: Yuk Kenali Teknik Dasar Bermain Kasti!
Lain Lain 25 Maret 2021, 22:16
-
Bola Beli: Apa Sih Keunggulan Raket Yonex Astrox 88 S?
Lain Lain 16 Maret 2021, 00:21
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


