Kisah Bangkitnya Kopi Ortu Bersama Energi BRI Liga 1
Afdholud Dzikry | 24 April 2025 13:45
Bola.net - Di sebuah sudut tenang Kota Malang, tepatnya di Jl. Terusan Kawi 5, berdiri sebuah kedai kopi kecil yang hangat dan bersahaja: Kopi Ortu. Sejak dibuka tahun 2018, kedai ini menjadi tempat berkumpulnya aroma kopi robusta dan arabika dengan obrolan hangat para pengunjung.
Namun, pandemi Covid-19 datang seperti badai. Kehidupan melambat, keramaian menghilang, dan Kopi Ortu pun nyaris tak bernyawa. Farel Abinowo, sang pemilik, sempat kebingungan mencari cara untuk mempertahankan bisnis yang sudah ia bangun dengan sepenuh hati.
Hingga sebuah ide sederhana muncul. Sebuah ide yang kemudian menjadi titik balik: nonton bareng pertandingan sepak bola.
Saat kompetisi BRI Liga 1 kembali bergulir, Farel melihat peluang. Ia memasang layar besar di kedainya dan mulai mengundang pecinta bola untuk menonton bersama. Tak disangka, semangat para suporter yang haus akan euforia stadion langsung memenuhi Kopi Ortu.
Kedai yang sempat sepi itu kembali hidup. Sorak-sorai penonton, tawa, dan semangat pertandingan menjelma jadi denyut baru bagi Kopi Ortu.
Kopi Ortu, Rumah Suporter Malang Raya
Sejak musim 2021–2022, Kopi Ortu menjadi tempat favorit para suporter di Malang Raya untuk berkumpul. Setiap laga BRI Liga 1 berubah menjadi pesta kecil, bukan hanya menonton bola, tapi merayakan kebersamaan.
Layar lebar di Kopi Ortu tidak hanya menampilkan pertandingan, tapi juga mempertemukan orang-orang dari berbagai latar: mahasiswa, pekerja, bahkan keluarga. Di sini, semua bersatu dalam semangat yang sama.
Hafid Rozaqi Ma’ruf, pengelola Kopi Ortu, melihat perubahan besar. “Omzet perlahan membaik, bahkan lebih tinggi dari sebelum pandemi,” ujarnya. Atmosfer yang tercipta bukan hanya soal bola, tapi tentang rasa memiliki, kebersamaan, dan energi positif yang menular.
“Kami ingin terus menjaga suasana ini. Maka dari itu, setiap jadwal pertandingan, kami siapkan sebaik mungkin. Agar setiap pengunjung merasa nyaman dan pulang dengan senyuman,” tambah Hafid Rozaqi.
BRI Liga 1: Nafas Baru Kopi Ortu
Bagi Kopi Ortu, BRI Liga 1 bukan sekadar tontonan, tapi oksigen yang memberi nafas baru pada bisnis yang hampir mati.
Sebelum ada gelaran ini, omzet Kopi Ortu sempat anjlok drastis. Namun sejak rutin mengadakan nobar, bukan hanya pertandingan Liga 1 tapi juga liga-liga top Eropa, kedai ini perlahan bangkit. Setiap pertandingan besar, Kopi Ortu penuh dari awal hingga peluit akhir.
"Alhamdulillah, sejak ada BRI Liga 1, kami bisa merasakan peningkatan omzet yang luar biasa," tutur Farel Abinowo. Ia merasa bahwa kehadiran para suporter tak hanya menghidupkan kedai, tapi juga menciptakan ruang sosial yang hangat.
“Mereka datang bukan hanya untuk menonton, tapi juga berbagi semangat dan kebahagiaan. Itu yang membuat Kopi Ortu terasa istimewa,” tutupnya.
BRI dan Komitmen Mengembangkan Sepak Bola Indonesia

BRI telah menjadi sponsor utama Liga 1 sejak musim 2021-2022 dan terus memperpanjang komitmennya hingga musim 2024-2025. Dukungan BRI tidak hanya sebatas pendanaan, tetapi juga mendorong profesionalisme liga melalui berbagai inovasi, seperti penerapan VAR dan sistem penjualan tiket digital yang lebih transparan.
Dampak ekonomi dari penyelenggaraan BRI Liga 1 sangat signifikan, dengan perputaran uang mencapai Rp10,42 triliun dan penciptaan nilai tambah ekonomi sebesar Rp5,93 triliun menurut riset BRI Research Institute. Selain itu, kompetisi ini juga membuka peluang kerja bagi sekitar 45 ribu orang, serta meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di berbagai sektor, termasuk coffee shop seperti Kopi Ortu.
Sebagai sponsor, BRI berharap kehadiran Liga 1 dapat terus mendorong prestasi sepak bola nasional dan mencetak talenta muda berbakat yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Sinergi antara BRI, pelaku usaha, dan komunitas sepak bola menjadi kunci terciptanya ekosistem yang sehat dan berkelanjutan, baik untuk industri olahraga maupun ekonomi kerakyatan di seluruh Indonesia.
*Artikel ini ditujukan untuk mengikuti program BRI Fellowship Journalism 2025.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Bandung Resmi Datangkan Amunisi Baru Asal Irak, Frans Putros
Bola Indonesia 16 Juli 2025, 18:31
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











